Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penetapan Ranperda APBD Terancam

APBD
I Nyoman Adnyana

Denpasar, Bali Tribune

Saat ini DPRD Provinsi Bali sedang membahas Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Bali 2015. Sesuai jadwal, ranperda dimaksud akan ditetapkan menjadi perda dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali pada tanggal 19 Juli mendatang. Hanya saja, penetapan tersebut kemungkinan akan ditunda.

Penundaan salah satunya karena hubungan antara eksekutif dan legislatif belakangan kurang harmonis menyusul belum cairnya proposal dana hibah yang difasilitasi anggota DPRD Provinsi Bali. Apalagi ada ancaman serius dari para wakil rakyat untuk memboikot sidang apabila dana hibah tak kunjung dicairkan.

Selain itu, penundaan ini juga bisa saja dilakukan mengingat hingga kini belum ada rapat kerja antara antara DPRD Provinsi Bali dengan Gubernur Made Mangku Pastika. Rapat kerja belum dilakukan, karena waktu yang mepet akibat libur panjang Hari Raya Idul Fitri.

"Jadi memang kami kekurangan waktu membahas Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2015. Kami tidak sempat rapat kerja. Tanggal 18 Juli sudah rapat Laporan Pansus, dan tanggal 19 Juli penetapan,” kata Ketua Pansus Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2015 DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adnyana, saat dikonfirmasi di Denpasar, Kamis (14/7).

Ini memang cukup ironis, mengingat ada banyak hal yang perlu dibahas secara lebih detail dalam Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Bali 2015. Di antaranya terkait program yang tidak mencapai target, persoalan aset, hingga belum terealisasinya dana bantuan hibah yang difasilitasi anggota dewan.

Menurut Nyoman Adnyana, lantaran tidak ada rapat kerja, maka Pansus yang dipimpinnya terpaksa hanya memakai acuan dari pandangan umum masing-masing fraksi di DPRD Provinsi Bali, Jawaban Gubernur Bali, Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI, serta hasil konsultasi di Kementerian Dalam Negeri. Sesuai jadwal, Pansus menggelar konsultasi di Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, pada tanggal 15 Juli.

"Saya sebagai ketua Pansus juga merasa kurang klop, karena tidak sempat rapat kerja untuk mendalami persoalan yang ada di tahun 2015. Tapi apa boleh buat, karena ini kan jadwalnya memang sangat padat setelah dipotong cuti bersama itu lama. Nggak sempat kita masuk di mana, nyelipkan di mana, nggak bisa kita,” ujar anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali itu.

Politisi PDIP asal Bangli ini pun berharap akan ada masukan lagi dari anggota Pansus maupun dewan lainnya pada saat Rapat Paripurna Internal dengan agenda Laporan Pansus pada tanggal 18 Juli mendatang. Dengan demikian, acuan Pansus menjadi bertambah dalam penetapan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2015 menjadi Perda.

"Lebih bagus lagi bila ada banyak dewan yang mengusulkan agar penetapan Ranperda ditunda. Mudah-mudahan nanti kalau bisa mundur, ada rapat kerjanya lebih bagus. Cuma kan harus dikoordinasikan dulu dengan Badan Musyawarah yang membuat jadwal sidang,” pungkas Nyoman Adnyana.

wartawan
San Edison
Category

Pajak Rumah Kontrakan, Bukan Jenis Pajak Baru

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus memperkuat kepatuhan perpajakan sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperluas basis perpajakan dan mendorong kepatuhan wajib pajak, termasuk terhadap penghasilan yang berasal dari penyewaan properti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Punya Ongkos Pulang, Dua Mantan Napi Datangi DPRD Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Menghirup udara bebas setelah menjalani masa hukuman tidak serta-merta membuat dua mantan narapidana di Kabupaten Gianyar bisa langsung bernapas lega. Keduanya justru kebingungan di depan Rutan Gianyar karena tidak memiliki bekal uang maupun kerabat yang bisa dihubungi untuk pulang ke kampung halaman, Rabu (12/8/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click

Usut Dugaan Korupsi di Dinkes Tabanan, Lima Saksi Diperiksa Kejari

Usut Dugaan Korupsi BBM-Mamin di Dinkes Tabanan, Kejari Mulai Periksa Para Saksi

balitribune.co.id | Tabanan – Penyidik Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan mulai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus dugaan korupsi anggaran bahan bakar minyak (BBM) dan makan minum (mamin) di Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Tiga Karya Keagamaan di Munggu, Bupati Badung Tegaskan Komitmen Perkuat Adat, Budaya dan Pembangunan

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, desa adat dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan pembangunan dengan keberlangsungan adat, agama, tradisi dan budaya Bali, khususnya di Desa Munggu, Pemkab. Badung berkomitmen terus mendukung keberlangsungan kehidupan adat, agama, tradisi dan budaya di tengah masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Punya Ongkos Pulang, Dua Mantan Napi Datangi DPRD Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Menghirup udara bebas setelah menjalani masa hukuman tidak serta-merta membuat dua mantan narapidana di Kabupaten Gianyar bisa langsung bernapas lega. Keduanya justru kebingungan di depan Rutan Gianyar karena tidak memiliki bekal uang maupun kerabat yang bisa dihubungi untuk pulang ke kampung halaman, Rabu (12/8/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.