Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengamat: Koster Menang Jika Pilgub Digelar Saat Ini

Luh Riniti Rahayu
Luh Riniti Rahayu

BALI TRIBUNE - Tiga nama sudah mendaftar sebagai bakal calon gubernur Bali dalam penjaringan oleh PDIP Bali. Ketiganya adalah Ketua DPD PDIP Provinsi Bali Wayan Koster, Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, dan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti.

Menurut pengamat politik Luh Riniti Rahayu, apabila Pilgub Bali digelar saat ini, maka Koster yang paling potensial mendapatkan rekomendasi DPP PDIP. Selain itu, politikus asal Buleleng ini juga diprediksi akan memenangkan pemilihan.

“Kalau Pilgub Bali digelar sekarang, Koster yang menang. Tetapi kalau nanti, kita belum tahu,” ujar Riniti, saat dikonfirmasi Bali Tribune, di Denpasar, Selasa (11/7).

Riniti memang tidak mendasari pernyataannya dengan sebuah survei. Namun, dari ketiga nama yang telah mengikuti penjaringan di PDIP ini, meskipun sama-sama memiliki kelebihan, namun Koster tetap dinilai punya nilai plus.

Eka Wiryastuti misalnya, merupakan kader perempuan pertama di Bali di era kemerdekaan, yang sukses meraih kekuasaan sebagai bupati. Bahkan, Eka Wiryastuti mampu mencatat sejarahnya sendiri, karena sukses menjadi bupati Tabanan selama dua periode.

Sementara Rai Mantra, karir politiknya pun tak kalah mentereng. Menjadi wakil wali kota Denpasar, menjadi wali kota Denpasar antar waktu, dan kini menjadi wali kota Denpasar hasil Pilkada 2015 lalu, adalah kekuatan penting Rai Mantra.

Bahkan mendaftar sebagai bakal calon gubernur Bali, Rai Mantra mendapat restu Puri Satria Denpasar, ikon PDIP di Pulau Dewata. Rai Mantra juga mendapat dukungan politik dari Partai NasDem.

Sedangkan Koster, juga memiliki catatan perjalanan politik yang fantastis. Selama tiga periode terakhir, Koster terpilih sebagai anggota DPR RI dengan meraih suara yang signifikan di Bali. Bukan itu saja. Koster juga sukses merebut kursi panas ketua DPD PDIP Provinsi Bali.

Untuk Pilgub Bali 2018 pun, jauh-jauh hari Koster sudah bekerja. Maka tidak berlebihan, jika saat pendaftaran di PDIP Bali beberapa waktu lalu, seluruh DPC PDIP Kota dan Kabupaten di Bali, mendaftarkan Koster.

Dengan kekuatan masing-masing ini, Riniti berpandangan, ketiganya memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP. “Yang paling kuat adalah yang didukung Mega (Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri, red),” tegasnya.

Menurut dia, sesuai ketentuan di internal PDIP, maka nama-nama yang telah mengikuti penjaringan di PDIP akan disurvei terlebih dahulu sebelum DPP PDIP menerbitkan rekomendasi. Bersamaan dengan itu, Mega juga biasanya tak pernah terburu-buru dalam urusan rekomendasi.

“Mega sangat hati-hati dalam mengeluarkan rekomendasi. Jadi, hasil survei juga akan menjadi pertimbangan utama Mega,” tandas Riniti.

Saat survei ini, diakui pengajar di FISIP Universitas Ngurah Rai Bali itu, para kandidat akan adu kuat. Siapa yang memenangkan survei, maka ia akan berpeluang besar untuk diusung PDIP pada Pilgub Bali 2018.

“Logikanya sih, karena Koster paling dulu mendeklarasikan diri dan setia lewat PDIP, belum lagi Koster duduk sebagai ketua DPD PDIP Bali serta telah bekerja keras, maka KBS punya tenaga lebih besar. Tetapi, ending politik bisa apa saja terjadi,” kata Riniti.

Dengan kerja politik selama ini, Riniti yakin, Koster akan menguasai perolehan suara di Buleleng, kantong suara terbesar di Bali. Koster juga dinilainya lebih siap, tidak saja untuk berlaga namun juga dalam hal pasangan calon. Sebab Koster sudah menunjuk Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace sebagai calon wakil gubernur.

wartawan
San Edison
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.