Pengawasan Lalulintas Orang di Padang Bai Super Ketat | Bali Tribune
Bali Tribune, Selasa 07 Juli 2020
Diposting : 3 April 2020 20:18
Husaen SS. - Bali Tribune
Bali Tribune / PENGAWASAN - Satgas Covid-19 Provinsi dan Kabupaten meninjau pengawasan perlintasan orang di Pelabuhan Padang Bai. Karangasem. .

balitribune.co.id | Amlapura - Pengamanan dan pengawasan lalulintas orang dari dan menuju Bali di pelabuhan penyeberangan Padang Bai terus diperketat oleh Tim Gabungan dari Sat Pol PP, Kepolisian dan TNI, serta Satgas Covid-19 Kabupaten Karangasem.

Untuk memastikan pengawasan lalulintas orang yang keluar masuk Bali dari pintu masuk Bali timur itu, Satgas Covid-19 Provinsi Bali bersama Satgas Karangasem, Jumat (3/4), turun langsung melakukan peninjauan di Dermaga 1 dan 2 pelabuhan, utama proses pengecekan perlintasan orang yang masuk ke Bali. Begitu turun dari kapal, seluruh penumpang yang baru tiba di Padang Bai tersebut langsung digiring ke tempat tertentu untuk menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas dari Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan identitas kependudukan dan diinterogasi oleh petugas tujuan kedatangan mereka ke Bali.

“Kami Satgas Covid-19 Karangasem turun langsung ke Padang Bai mendampingi Satgas Covid-19 Provinsi, untuk mengecek pelaksanaan pengawasan lalulintas orang di pelabuhan,” tegas Kalak BPBD Karangasem yang juga Sekretaris Satgas Covid-19 Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, kepada koran ini Jumat kemarin.

Dijelaskannya, pengawasan perlintasan orang di pintu masuk Bali paling timur tersebut sudah berlangsung sangat ketat, dimana setiap penumpang diperiksa suhu tubuhnya. “Kalau ada ditemukan penumpang yang suhu tubuhnya 38 derajat celsius, yang bersangkutan langsung dibawa ke ruang isolasi yang ada di pelabuhan. Selanjutnya Satgas Covid-19 akan menurunkan tim medis untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk membawa yang bersangkutan ke rumah sakit,” beber Arimbawa.

Untuk penumpang yang suhu tubuhnya normal, utamanya yang ber KTP Bali akan didata dan diminta untuk melaporkan diri ke Satgas Covid-19 ditingkat desa untuk kemudian melakukan karantina mandiri di rumah mereka masing-masing. “Nah, untuk pendatang yang luar Bali, kita interogasi tujuannya datang ke Bali itu apa. Nah kalau mereka datang ke Bali untuk mencari kerja ya yang bersangkutan langsung kita pulangkan ke daerah asalnya,” ucapnya.

Dari hasil turun melakukan pengecekan ke Padang Bai, diakuinya di pelabuhan masih kekurangan tenaga medis atau tenaga kesehatan serta alat untuk pengukur suhu tubuh. Utamanya tenaga kesehatan yang bekerja pada malam hari. Dan itu akans egera ditindak lanjuti oleh Satgas Covid-19 Provinsi.