Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengelola Bandara Ngurah Rai Targetkan 9 Juta Penumpang

Bali Tribune / Handy Heryudhitiawan (paling kanan) didampingi Co. GM Commercial Bandara I Gusti Ngurah Rai, Aidhil P. Julian (tengah) dan Co. GM, Ruly Artha (kiri)

balitribune.co.id | KutaPengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada akhir tahun 2022 menargetkan melayani 9 juta penumpang baik rute domestik maupun internasional. Target tersebut seiring semakin meningkatnya kedatangan wisatawan domestik maupun asing ke Pulau Dewata pasca-pandemi Covid-19. Demikian disampaikan General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan kepada awak media di kantor setempat, Kuta, Badung, Senin (13/6). 

Ia yang baru menjabat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mengaku optimistis akan terjadi pertumbuhan penumpang, mengingat tingginya antusias wisatawan mancanegara dan turis dari berbagai daerah di Indonesia berwisata di Pulau Dewata. Selain itu, pada tahun 2022 banyak kegiatan internasional berlangsung di Bali termasuk KTT G20, sehingga akan meningkatkan trafik penumpang. 

"Bandara I Gusti Ngurah Rai pernah melayani 24 juta penumpang baik internasional dan domestik pada tahun 2019, ini puncaknya sebelum Covid-19. Kemudian di tahun 2020 ada pandemi, melayani 6,2 juta penumpang. Setelah ada Covid-19 jumlah penumpang terjun ke 3,7 juta di tahun 2021. Pengelola berjibaku menjaga keseimbangan antara operasional dan pendapatan," ucap Handy yang sebelumnya pernah mengelola 3 bandara. 

Mantan Vice President Corporate Secretary Angkasa Pura I ini mengatakan, operasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sebelum pandemi berlangsung 24 jam. Sekarang ini operasional dipangkas menjadi 19 jam. "Saya ditugaskan di Bandara Ngurah Rai diminta untuk memastikan bandara ini berjalan aman dan lancar. Karena ada signal perbaikan dan harus menyiapkan dan menerima kedatangan internasional yang perlu didorong. Kami di Bandara Ngurah Rai telah melakukan sejumlah persiapan untuk G20 yang akan berlangsung di Bali pada November 2022, diantaranya mempercantik bandara maupun dukungan seni dan budaya dimulai lagi," jelasnya. 

Ia mengajak semua pihak bersama-sama membangun Bali. "Di mana pun ditugaskan saya siap. Kita siapkan bandara, siap menerima penerbangan-penerbangan internasional dan pelancong-pelancong ke Bali. Slot penerbangan di Bandara Ngurah Rai masih terbuka," ujar Handy. 

wartawan
YUE

Arus Balik Lebaran, 210 Penumpang Padati Pelabuhan Celukan Bawang

balitribune.co.id I Singaraja - Arus balik pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah mulai terlihat di Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (24/3/2026). Ratusan penumpang yang menggunakan kapal perintis KM Sabuk Nusantara 74 tiba dan memadati area pelabuhan.

Baca Selengkapnya icon click

Menkomdigi Pantau Infrastruktur Telekomunikasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id I Kuta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi nasional dalam menghadapi lonjakan trafik selama masa mudik Ramadan dan Idulfitri 2026. Guna mendukung kelancaran arus balik Lebaran, Menteri Komdigi, Meutya Hafid melaksanakan kegiatan pemantauan telekomunikasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (24/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukcapil Denpasar Buka Selama Cuti Bersama, Layani 273 Dokumen Kependudukan

balitribune.co.id I Denpasar - Selama cuti bersama Idul Fitri menjadi momen bagi warga Denpasar untuk mengurus dokumen kependudukan di Dukcapil yang bertempat di Lumintang, Denpasar. Kondisi ini menjadi waktu luang bagi warga, selain tidak banyak antre juga pelayanan lebih cepat.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.