Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengunjung Waterfall Gianyar Tewas Tertimpa Batu

Bali Tribune / I Made Malik Adnyana
balitribune.co.id | DenpasarNaas dialami wisatawan domestik, Noer Alifah (61). Wanita asal Surabaya ini kehilangan nyawa ketika menikmati objek wisata di Wartefall di Desa Blangsinga, Gianyar, Sabtu (15/10) pukul 16.00 Wita. 
 
Kerabat korban I Made Malik Adnyana (54) kepada wartawan di Denpasar, Minggu (18/12) menjelaskan, peristiwa bermula saat korban datang ke objek wisata tersebut bersama rombongan. Usai membeli tiket masuk, korban bersama cucunya dan rombongan dari Surabaya berjumlah 50 orang berjalan menuju lokasi air terjun. "Sebelum sampai di air terjun, tiba - tiba batu terjatuh dari tebing dan mengenai kepala Ibu Noer Alifah," ungkapnya. 
 
Cucunya yang melihat kejadian tersebut, langsung menjerit histeris. Oleh rombongan dan karyawan Blangsinga Waterfall, korban ditandu ke atas lalu dibawa ke Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu Saba, Gianyar. Sampai di Rumah Sakit, korban langsung dilakukan tindakan medis dengan dilakukan pembedahan. Dari penjelasan dr.Golden, setelah operasi batok kepala disimpan di perut atara kulit dan lemak. Setelah tiga hari berselang, datang karyawan dari Detukad yang diwakili oleh Bu Jero Pak Made Suanta dari Bendesa Adat Blangsinga menjenguk membawa buah-buahan dan roti. "Selain itu, mereka juga mau memberi uang untuk pasien lima juta rupiah. Namun kami dari pihak keluarga menolak uang tersebut," terangnya.
 
Sepekan menjalani perawatan, nyawa korban tidak dapat tertolong. Pihak keluarga kemudian dipanggil oleh managemen Rumah Rakit dan menjelaskan bahwa tagihan yang harus dibayar sebesar Rp267 juta. Segala upaya dilakukan oleh pihak keluarga untuk membayar tagihan sebanyak itu. Di satu sisi, mereka hanya menerima uang santunan dari Detukad Rp25 juta, dan Jasa Raharja Rp27,5 juta. "Dari Rp267 juta, kami baru bayar Rp108 juta. Di mana uang itu berasal dari Detukad dan Jasa Raharja sebesar Rp52,5 juta, uang keluarga Rp55,5 juta. Kemudian kami dapat potongan Rp11 juta, sehingga kami masih punya utang Rp148 juta di Rumah Sakit," terangnya.
 
Dikatakan Made Malik Adnyana, pihak keluarga sempat didatangi staf Oleh - Oleh Krisna untuk menyerahkan uang Rp20 juta, Bendesa Adat Blangsinga Rp7,5 juta dan Detukad Rp10 juta. Namun ia mengaku meminta agar uang tersebut ditunda diserahkan, dikarenakan pihak keluarga masih kekurangan uang untuk membayar sisa tagihan yang jumlahnya masih besar. "Meski sudah kehilangan keluarga, kami tidak menuntut apa-apa. Kami hanya meminta kepada managemen objek wisata atau yang bertanggung jawab untuk membantu membayar biaya rumah sakit sebesar Rp267 juta. Itu saja permintaan kami," pungkasnya.
wartawan
RAY
Category

Curi Perhiasan Emas Senilai Ratusan Juta, Residivis Asal Desa Peninjoan Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Bangli - Tim Opsnal Polsek Tembuku berhasil mengungkap kasus pencurian emas senilai ratusan juta milik I Putu Eka Andita Wiguna (36) asal Banjar Kalanganyar Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku. 

Tim Opsnal Polsek Tembuku yang dipimpin IPDA I Nengah Kariawan  berhasil mengamankan pelaku berinisial IWS asal Banjar Penarukan, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku.

Baca Selengkapnya icon click

Edukasi Berkendara Aman Astra Motor Bali Sapa Pelajar Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan budaya keselamatan berkendara melalui kegiatan edukasi safety riding yang menyasar kalangan pelajar. Kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 1 Gianyar pada Jumat (24/4/2026) dengan melibatkan 65 siswa sebagai peserta aktif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cara Perempuan Astra Bali Maknai Hari Bumi, Pilah Sampah dari Sumbernya

balitribune.co.id | Denpasar - Perempuan Astra bersama Grup Astra Bali menggelar kegiatan workshop bertajuk ‘Peran Perempuan Astra Penjaga Harmoni Bumi’. melalui workshop dan diskusi bertema “ Pilah & Olah Sampah”,  Sabtu (25/4/2026) di Astra Motor Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terlacak Autogate, DPO Pembunuhan AS Ditangkap di Bali

balitribune.co.id I Mangupura - Teknologi autogate milik Direktorat Jenderal Imigrasi kembali menunjukkan efektivitasnya dalam menjaga pintu masuk Indonesia. Seorang warga negara Amerika Serikat berinisial AJP, yang masuk dalam daftar buronan aparat penegak hukum Amerika Serikat atas kasus pembunuhan, berhasil diamankan saat hendak memasuki Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.