Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengurus KONI Klungkung Sembahyang Bersama

menampung
Persembahyangan bersama piodalan di Padmasana GOR Swecapura, Gelgel, KLungkung.

BALI TRIBUNESejak KONI Klungkung kembali berkantor di Gedung GOR Swecapura, pasca-GOR Swecapura ditinggal para pengungsi asal Karangasem yang sempat menjadi Pos Pengungsi Letusan Gunung Agung selama  berbulan bulan. Setelah kembali berkantor di Gedung GOR Swecapura, Sabtu (31/3) Saniscara purnama kedasa yang  bertepatan dengan Tumpek Landep, KONI Klungkung  bertempat di Padmasana Gedung GOR Swecapura, Gelgel digelar piodalan sekaligus persembahyangan bersama seluruh Pengurus KONI Klungkung.

Kegiatan tersebut di samping bertepatan dengan piodalan juga bertepatan dengan Tumpek Landep yang bermakna menajamkan kembali kinerja Pengurus KONI Klungkung. Hal itu dikemukakan langsung oleh Ketum KONI Wayan Subamia SE sekaligus memimpin acara persembahyangan bersama yang dipuput Jero Mangku setempat.

Namun sebelum kembali menghuni Kantor di GOR Swecapura, para Pengurus KONI Klungkung melakukan gotong royong melakukan pembersihan ruangan termasuk kawasan GOR Swecapura yang kondisinya bagaikan habis terjadi perang dunia dimana sampah dan onggokan kertas maupun plastik yang bertebaran di sana sini.

Aksi bersih bersih ruangan kantor maupun halaman GOR Swecapura ini langsung dikomando Ketum KONI Klungkung Wayan Subamia SE. “Mulai Minggu ini kita KONI Klungkung mulai berkantor di Gedung ruang Kantor KONI sebelumnya. Untuk itu kita melakukan gotong royong untuk bisa menempati Gedung Kantor KONI yang sempat menjadi Pos Penerimaan Pengungsi Gunung Agung saat terjadinya erupsi,” terang Wayan Subamia SE.

Di samping itu dirinya menekankan jika nantinya situasi kembali terjadi letusan Gunung Agung yang mengharuskan warga Karangasem kembali mengungsi pihak KONI Klungkungg kembali merelakan GOR Swecapura maupun Kantor KONI KLungkung dipergunakan untuk menampung para pengungsi kembali.

“Persembahyangan bersama yang kita laksanakan ini, agar dijadikan kesempatan yang baik untuk memanjatkan  syukur atas segala kesehatan dan keselamatan yang telah diberikan Ida Sang Hyang Widi Wasa kepada kita semua khususnya Pengurus KONI untuk mampu memompa semangat Atlit KLungkung serta mampu lebih meningkatkan prestasinya kedepan,”sebut Subamia  Usai persembahyangan bersama seluruh jajaran Pengurus KONI KLungkung menggelar acara makan bersama sebagai wujud sukur telah kembali berkantor di GOR Swecapura, Gelgel, Klungkung.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Wujudkan Budaya Tertib Lalin, Astra Motor Bali Soroti 6 Pemicu Utama Kecelakaan

balitribune.co.id  | Denpasar - Astra Motor Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di jalan raya sejalan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.