Penjualan Suzuki Semakin Positif Jelang Akhir Tahun | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 25 November 2020
Diposting : 23 November 2020 05:03
Hendrik B Kleden - Bali Tribune
Bali Tribune/ Kontribusi penjualan Suzuki XL7 cukup tinggi.
Balitribune.co.id | PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) berhasil membawa angka penjualan kendaraan kembali stabil di bulan Oktober lalu. Suzuki mencatatkan kontribusi terhadap pasar nasional sebesar 12,4 persen atau 5.715 unit untuk penjualan ritel dan 10,5 persen atau 5.143 unit untuk total wholesales nasional.
 
"Meski pasar otomotif sedang lesu, capaian penjualan Suzuki perlahan-lahan semakin stabil. Di September dan Oktober, kami berhasil mencatat angka penjualan mendekati 6.000 unit. Tentunya hal ini juga berkat kepercayaan masyarakat yang memilih produk Suzuki," terang Donny Saputra selaku 4W Marketing Director PT SIS.
 
Seiring dengan peningkatan angka penjualan retail mobil sebesar 6,4 persen berdasarkan data Gaikindo, angka penjualan Suzuki pun perlahan kembali stabil. Stabilnya angka penjualan Suzuki ini didominasi oleh New Carry Pick Up sebanyak 3.363 unit atau sekitar 64 persen dari penjualan retail Suzuki di bulan Oktober.
 
Kemudian disusul XL7 sebagai SUV unggulan Suzuki yang berkontribusi sebesar 11 persen dan All New Ertiga, mobil kebanggaan keluarga, yang menyumbang 8 persen. Angka penjualan Suzuki pada bulan Oktober lalu yang kembali stabil ini didominasi produk-produk buatan Indonesia sebesar 95 persen.
 
Mobil Suzuki yang memilki tingkat muatan komponen lokal hingga 85 persen ini masih jadi pilihan utama, baik di pasar otomotif nasional maupun internasional. Karena selain mendominasi angka penjualan Suzuki di Indonesia, produk buatan dalam negeri ini juga turut berkontribusi pada angka ekspor Suzuki dengan capaian ekspor selama Oktober 2020 sebesar 4.190 unit.
 
"Terima kasih atas kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap produk-produk Suzuki. Tentunya dukungan dan kepercayaan dari masyarakat semakin memotivasi kami untuk terus berkontribusi dalam menstimulus pasar. Sehingga dalam berbagai hal, baik ekonomi, industri, dan sektor lainnya bisa kembali stabil dan pulih seperti sedia kala," tutup Donny.