Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penyedotan Pasir di Sawangan Nelayan Merasa Dibohongi

TERGERUS - Kawasan pantai Sawangan tergerus akibat adanya penyedotan pasir oleh investor.

BALI TRIBUNE - Dampak lingkungan akibat disedotnya pasir di kawasan pantai Sawangan, Kuta Selatan rupanya berdampak luas. Bukan hanya pada lingkungan tapi aktivitas nelayan ikut terganggu. "Sejak ada pengerukan pasir di pantai ini beberapa tahun silam, lingkungan laut jadi rusak. Biota laut terganggu dan ikan menjadi berkurang karena adanya palung setelah pasirnya dikeruk. Air di sekitar palung jadi bau sehingga ikan menjauh," ujar sejumlah nelayan.  Akibat adanya penyedotan pasir laut oleh investor dalam beberapa minggu belakangan ini menyebabkan abrasi pantai semakin parah. Dampaknya nelayan sulit melaut karena pengikisan pantai menyebabkan nelayan tak bisa menurunkan jukung.  Menurut keterangan mantan ketua kelompok nelayan setempat Ketut Sarka akibat rusaknya pantai puluhan nelayan sudah tak bisa melaut lagi, pendapatan mereka nyaris terputus. "Nelayan sekarang sudah jarang melaut karena rusaknya lingkungan sehingga penghasilan nelayan anjlok," ujarnya dengan mimik kecewa.  Nelayan lainnya juga mengaku hal serupa dan itu terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Pasir pantai ini sudah berulang kali diambil sehingga menyebabkan abrasi cukup besar. Nelayan sebenarnya sudah protes dan minta pengerukan pasir dihentikan, namun investor yang mengaku telah mengantongi izin tetap jalan terus melakukan aktivitasnya. Lantas ia dan teman-temannya berharap pemerintah  untuk menghentikan pengerukan tersebut dan segera dikaji ulang."Tujuannya agar kerusakan tak semakin parah dan aktivitas nelayan tak terhenti," ucap Sarka. Keluhan masyarakat nelayan terkait kondisi pantai Sawangan yang  didengar langsung  Anggota Komisi IV DPR RI AA Bagus Adhi Mahendra Putra, Kamis (12/7) serta dihadiri pula  Wakil Ketua DPRD Badung Ir. Nyoman Karyana, anggota DPRD Badung yang juga tokoh masyarakat Kutuh Nyoman Mesir, tokoh Sawangan Wayan Muntra serta dari Dinas KKP. Nelayan mengaku sebelumnya investor mengatakan pasir yang disedot dengan kapal itu diambil di tengah laut, jauh dari pantai. "Kapalnya juga dikatakan jauh di tengah sehingga tak kelihatan," ujar nelayan. Namun dalam kenyataannya, kapal melakukan aktivitasnya dekat dengan bibir pantai. Dan kami merasa dibohongi," ucap nelayan kompak.  Kepada Gus Adhi, politisi Golkar yang membidangi pertanian dalam arti luas itu, warga sebenarnya sudah pernah protes kepada pihal terkait dan minta penyedotan pasir untuk reklamasi bandara itu dihentikan. Namun protes nelayan tak digubris. Untuk itu mereka minta Gus Adhi agar membantu mengatasi masalah yang dihadapi. Sebab menurut nelayan kalau pengerukan yang sudah berjalan beberapa minggu ini tetap berlangsung maka kerusakan pantai akan semakin parah dan nelayan terancam hilang mata pencahariannya. "Sosialisasi tidak ada, cuma katanya-katanya, padahal penyedotan tetap saja berlangsung, bagaimana ini," ujar nelayan menahan emosi.  Atas kejadian  yang dialami nelayan, Gus Adhi minta kepada pihak terkait agar segera menghentikan penyedotan pasir pantai. "Saya secepatnya akan membahas masalah ini di Komisi IV DPR dan akan turun bersama-sama ke sini agar masalah ini segera bisa diatasi terutama kerusakan pantai yang terjadi," tegasnya sembari menekankan lokasi penyedotan hendaknya segera direlokasi.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Polres Klungkung Amankan Pelaku Penipuan dan Penggelapan

balitribune.co.id I Semarapura - Satuan Reserse Kriminal Polres Klungkung yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Reno Chandra Wibowo, S.Tr.K., S.I.K., melalui Kanit I Satreskrim IPDA I Putu Satria Mahotama Putrawan, S.Tr.K., berhasil mengamankan seorang pria berinisial WT (29), asal Sumbawa, terkait dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan.

Baca Selengkapnya icon click

Hendak Cek Sapi di Kandang, Warga Sanggalangit Justru Temukan Jasad di Saluran Irigasi

balitribune.co.id I Singaraja - Warga Banjar Dinas Kayu Putih, Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng digegerkan dengan temuan jasad seorang pria di saluran irigasi, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 05.30 Wita. Tubuh korban pertama kali ditemukan warga yang sedang membersihkan saluran air yang meluap.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Buleleng Kucurkan Hibah Rp 13,8 Miliar untuk Desa Adat dan Subak

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian adat dan sistem pertanian tradisional. Hal itu ditandai dengan penyerahan bantuan hibah oleh Bupati I Nyoman Sutjidra kepada desa adat dan lembaga subak se-Buleleng dalam rapat koordinasi virtual dari Kantor Bupati, Senin (23/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Dishub Jaring 5 Kendaraan Tak Laik di Terminal Pesiapan

balitribune.co.id I Tabanan - Dinas Perhubungan (Dishub) Tabanan menjaring lima angkutan barang yang tidak memenuhi syarat laik jalan dalam kegiatan ramp check di Terminal Pesiapan pada Senin (23/2/2026). Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan keamanan armada angkutan menjelang arus mudik hari raya besar. Baik armada angkutan barang atau orang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PH Pura Dalam Balangan: Made Daging Satukan Tiga Alas Hak Tanah Pura Balangan Berbeda dengan Cara "Gulung Karpet"

balitribune.co.id | Denpasar - Penasehat Hukum (PH) Pengempon Pura Dalam Balangan, Harmaini Idris Hasibuan, SH mengatakan, telah mengingatkan tersangka oknum eks Kanwil BPN Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, SH, MH sebelum melakukan pengukuran tanah Pura Dalam Balangan dengan cara “Gulung Karpet” pada 5 Agustus 2020, bahwa berdasarkan data spasial yang ada dalam aplikasi Komputerisasi Kegiatan Pertanahan (KKP) Kementerian Agraria, bidang tanah yang d

Baca Selengkapnya icon click

Sidang Kasus Penembakan di Villa Casa Santisya Munggu, Anak Korban Minta Keadilan

balitribune.co.id I Denpasar - Suasana haru menyelimuti persidangan kasus penembakan di vila Munggu dengan agenda duplik di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (23/2/2026). Anak ketiga dari korban tewas Zivan Radmanovic, remaja berusia 13 tahun hadir langsung membacakan surat terbuka yang menyentuh hati di hadapan Majelis Hakim.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.