Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perampas Blue Bird Dibekuk Hitungan Jam

Blue Bird
Pelaku perampasan mobil taksi Blue Bird saat ditangkap

BALI TRIBUNE - Warga digemparkan dengan aksi perampasan mobil taksi Blue Bird dengan nomor lambung IV 296, DK 387 FJ dengan sopir Urip Nugroho di Jalan Dewi Sri Kuta, Jumat  (11/8) pukul 05.30 Wita. Namun hanya hitungan jam, sang pelaku bernama Karisma Gultom alias Bung Tomo (26) berhasil dibekuk tim gabungan Polda Bali dan Polresta Denpasar. Warga Jalan Bypass Ngurah Rai Sanur No. 68 Denpasar ini diringkus bersama seorang perempuan pukul 08.15 Wita di kamar No 103 Home Stay De Mension, Jalan Pura Demak IV Denpasar.

Aksi ini berawal pada pukul 04.00 Wita, kantor Blue Bird ada orderan dari tamu di Hotel Pop Teuku Umar Denpasar. Selanjutnya korban merapat ke lokasi, dan pelaku sebagai tamu meminta diantar ke New Star untuk cari temannya.Setelah turun di New Star, temannya tidak ada di lokasi selanjutnya minta diantar ke Piramid Karaoke untuk jemput temannya, kemudian setelah jemput temannya minta diantar ke Dewi Sri Hotel untuk memesan kamar. Lantaran harga kamar hotel kemahalan, pelaku tidak jadi pesan kamar di Dewi Sri Hotel dan selanjutnya minta diantar ke Jalan Sunset Road dan berhenti di Pame Hotel."Selang berapa menit, tamu (pelaku) keluar dari Hotel Pame kembali minta diantar tujuan tidak jelas. Sekitar pukul 05.30 Wita lewat pos satpam Hotel Pame, tamu minta berhenti dan sopir keluar untuk buka pintu namun sopir didorong hingga terjatuh, kemudian taksi dibawa kabur oleh tamu itu," ungkap Kepala Pers Taxi Blue Bird, I Nyoman Suda Ardana. Sopir taksi langsung melaporkan kejadian  itu ke Mapolresta Denpasar. Setelah dilakukan monitor melalui GPS Blue Bird, keberadaan taksi yang dirampas itu di seputaran Jalan Pura Demak. Tim gabungan Polda Bali dan Polresta Denpasar diterjunkan ke lokasi. Menurut informasi petugas Front Office Dee Mension, pelaku masih menginap di kamar 103. "Sehingga dilakukan penyergapan. Dan pada saat ditangkap pelaku tidak melalukan perlawanan," tutur seorang petugas.  Kepada petugas, pelaku menerangkan dirinya menyewa taksi dari Pop Hotel menuju Piramid pada pukul 04.30 Wita, selanjutnya menuju Fave Hotel. Sesampai di tempat tujuan, ia disuruh turun oleh sopir taksi, namun ia melihat ada sebuah mobil yang mendadak berhenti di depan taksi yang ditumpanginya. Selanjutnya ia melihat ada satu orang yang tidak dikenal mendekati taksi yang ditumpanginya itu. Merasa ketakutan, pelaku yang duduk di kursi belakang langsung melompat ke kursi kemudi dan membawa taksi tersebut keliling-keliling di seputaran Denpasar sambil menghubungi pihak Blue Bird. "Selanjutnya yang bersangkutan menuju Dee Mansion Jl Pura Demak IV No 57 Denpasar dan memesan kamar. Pelaku sempat meminta bantuan kepada karyawan hotel untuk membelikan pulsa yang akan digunakan pelaku untuk menghubungi pihak Blue Bird," tutur seorang petugas yang ikut dalam proses penangkapan. "Tapi itu pengakuan pelaku, masih kita dalam lagi keterangannya," sambung petugas yang tidak mau namanya dikorankan ini. Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Pol Drs. Sang Made Mahendra Jaya ditemui Bali Tribune di Mapolda Bali kemarin mengatakan, kasus tersebut murni perampasan mobil yang tidak ada kaitannya dengan kasus pencurian senjata api milik anggota Brimob yang sedang bertugas di Ayana Jimbaran beberapa hari ini.Sementara sumber Bali Tribune lainnya mengatakan, pelaku masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolresta Denpasar. Polisi masih mendalami motif kejadian itu. "Masih dicek kondisinya juga, apakah aksinya itu karena pengaruh alkohol atau narkoba. Masih dicek dan didalami," ujarnya.

wartawan
redaksi
Category

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kinerja Moncer di 2025, Bank BPD Bali Perkuat UMKM dan Digitalisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Di tengah dinamika ekonomi global dan nasional yang masih penuh tantangan, Bank BPD Bali menutup tahun 2025 dengan kinerja keuangan yang solid. Pertumbuhan aset, kredit, serta penguatan inovasi layanan digital menjadi fondasi utama bank pembangunan daerah ini dalam menjaga fundamental bisnis tetap sehat dan berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

​Teguran Presiden Prabowo Jadi Momentum "Jengah" Benahi Carut-Marut Sampah di Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Sorotan tajam Presiden Prabowo Subianto mengenai kondisi kebersihan di Bali dalam Rakornas Forkopimda seluruh Indonesia baru-baru ini memicu gelombang respons di Pulau Dewata. Teguran tersebut dipandang bukan sekadar kritik, melainkan bentuk kepedulian mendalam kepala negara agar Bali segera melakukan aksi nyata yang berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click

Tanggapi Sentilan Presiden Prabowo, DPRD Badung: Sampah di Bali Itu Kiriman Lintas Pulau, Pusat Harus Turun Tangan!

balitribune.co.id | ​Mangupura - Menanggapi sorotan tajam Presiden Prabowo Subianto terkait masalah sampah di Bali dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul baru-baru ini, DPRD Kabupaten Badung angkat bicara.

Pihak legislatif menegaskan bahwa masalah sampah di Bali bukan sekadar isu domestik, melainkan fenomena kiriman lintas pulau yang memerlukan campur tangan Pemerintah Pusat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.