Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perayaan Galungan di Desa Tengganan Pegringsingan, Haturkan Banten Uduan ke Tiga Pura

Bali Tribune / SIAPKAN SESAJI - Warga di Desa Tenganan Pegeringsingan Tengah menyiapkan sesaji banten Uduan saat perayaan Galungan.

balitribune.co.id | Amlapura - Kendati masih dalam masa pandemi Covid-19, namun tidak mengurangi kekhusyukan umat Hindu di Kabupaten Karangasem dalam merayakan Galungan. Kamis (15/4), saat Umanis Galungan, sejumlah obyek wisata di Karangasem, seperti di Pantai Taman Ujung, Pantai Jasri, Bukit Asah, dan Obyek Wisata Taman Tirtagangga ramai dikunjungi pelancong.

Terkait perayaan Galungan, Rabu (14/4), suasana berbeda terlihat di Desa Tenganan Pegringsingan, yang merupakan desa tua di Kecamatan Manggis, Karangasem. Sebagai umat Hindu penganut sekte Dewa Indera yang dikenal sebagai Dewa Perang, warga di desa Tenganan Pegringsingan memiliki kalender adat tersendiri. Dimana dalam kalender adat yang dimiliki desa ini, hari raya Galungan bukan merupakan hari raya besar, karena dalam kalender adat tersebut warga hanya mengenal satu hari besar yakni Usabha atau Aci Sambah, yang jatuh pada bulan kelima dalam penanggalan kalender adat desa ini.

Meski Galungan bukan menjadi hari besar, namun warga di desa tua ini tetap merayakannya, hanya saja perayaan Galungan di desa ini jauh berbeda dengan perayaan Galungan di desa lainnya di Karangasem pada umumnya. Ada aturan tersendiri yang dimiliki oleh warga desa adat ini dalam menghaturkan sesaji pada perayaan Galungan.

Memang tidak terlihat aktifitas menonjol yang dilakukan warga di desa adat ini saat perayaan Galungan. Namun sejak pagi sejumlah gadis desa dengan mengenakan pakaian adat khusus khas desa tua ini, sudah berkumpul dengan membawa tampar berisi berbagai jenis sesaji, yang akan dihaturkan ke Pura Anyar yang berlokasi di lereng bukit.

Sejumlah ibu-ibu juga terlihat menghaturkan sesaji dan pasepan dari sabut kelapa didepan gerbang atau angkul-angkul rumah mereka, sementara sejumlah warga laki-laki yang ditunjuk oleh adat terlihat sibuk menyiapkan sesaji khusus yang akan dikhaturkan ke tiga pura utama di desa tua tersebut, yakni Pura Bale Agung, Pura Ulun Swarga dan Pura Sembangan yang berada jauh ditengah hutan di kaki bukit.

Klian Adat kesatu, Desa Tenganan Pegringsingan, I Putu Made Atmaja, kepada media ini menjelaskan, di Desa Tenganan Pegringsingan memiliki ritual tersendiri dalam perayaan Galungan yakni dengan membuat banten uduan, dengan menyembelih babi hitam, dan membuat sesaji dimaksud dengan menggunakan bahan-bahan yang merupakan hasil bumi dari desa Tenganan Pegringsingan itu sendiri. Untuk persembahyangan dan menghaturkan sesaji banten uduan itu juga, dilakukan oleh sejumlah warga yang ditunjuk oleh adat.

Untuk diketahui, sebelum Hindu masuk ke Bali, warga di Desa Tenganan Pegrigsingan sudah beragama Hindu, hanya saja warga di desa tua ini menganut Sekte Dewa Indra yang dikenal sebagai dewa perang. Jadi pelaksanaan hari raya dan ritual di desa ini juga berbeda dengan ritual umat Hindu secara umum.  Beberapa yang membedakan diantaranya, warga di Tenganan Pegringsingan pada perayaan Galungan tidak memasang penjor, selain itu untuk persembahyangan di tiga pura adat hanya diwakilkan oleh lima orang yang ditunjuk oleh adat.

Selain itu jenis sesaji yang dihaturkan juga sangat berbeda dengan sesaji yang dihaturkan umat hindu secara umum pada saat Galungan. “Kalau Galungan seperti sekarang ini kami menghaturkan Banten atau Sesaji Uduan. Tampin Tapen satu menghaturkan banten uduan ke Pura Puseh, Tampin Tapen kedua menghaturkan sesaji ke Pura Ulun Swarga dan begitu seterusnya,” ungkapnya.

Banten Uduan tersebut terdiri dari lima jenis buah-buahan Bali seperti jeruk Bali atau Jeruti, pisang, jeruk, dan beberapa jenis buah lainnya. Selain itu dalam Banten Uduan tersebut juga ada beberapa jenis jajan yang terbuat dari beras dan ketan dalam ukuran besar yang dibentuk persegi empat. Dan yang paling menarik adalah tumpengan besar setinggi setengah meter.

Sarana Banten Uduan tersebut kemudian dirangkai oleh tiga orang wanita diatas sebuah dulang raksasa dengan urutan dan posisi tertentu. Setelah siap, tiga dulang yang berisi Banten Uduan itu kemudian dihaturkan oleh lima orang warga yang ditunjuk adat ke tiga pura yakni Pura Umun Swarga, Pura Bale Agung dan Pura Sembangan. Seluruh prosesi penghaturan sesaji dala perayaan Galungan di desa ini ditutup dengan tradisi megibung yang diselenggarakan di Bale Banjar desa adat setempat.

wartawan
Husaen SS.

Transaksi Digital Tumbuh 40,36 Persen, QRIS Tembus 69,32 Juta Pengguna

balitribune.co.id | Jakarta - Ekonomi dan keuangan digital (EKD) semakin dipandang sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia. Untuk mengoptimalkan potensinya, sinergi kebijakan, inovasi teknologi, penguatan talenta digital, serta keamanan sistem pembayaran menjadi agenda utama Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit & Expo 2026 (FEKDI x IFSE 2026).

Baca Selengkapnya icon click

Gaya Asyik AHM Edukasi Safety Riding 4.603 Mahasiswa Lewat "Secangkir Kopi, Sejuta Mimpi

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) menggelar edukasi keselamatan berkendara bagi 4.603 mahasiswa yang dikemas dengan gaya khas anak muda sepanjang September 2026. Bersama seluruh jaringan main dealer sepeda motor Honda, para generasi muda diajak menjadikan aktivitas berkendara sebagai bagian dari perjalanan dalam mewujudkan mimpi dengan tetap mengutamakan keselamatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Siapkan Kuliah Gratis 8 Semester untuk Keluarga Kurang Mampu

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung memperluas akses pendidikan tinggi melalui program beasiswa kuliah hingga delapan semester bagi anak dari keluarga kurang mampu dan keluarga petani.

Program tersebut menjadi salah satu perhatian Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal di tengah perkembangan ekonomi dan investasi di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Beberkan Rencana Pembangunan Jembatan Gianyar–Bongkasa, Dorong Akses Wisata dan Ekonomi Warga

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung tengah mengupayakan pembangunan infrastruktur jembatan yang diharapkan dapat membuka konektivitas dari wilayah Gianyar menuju Bongkasa, Kecamatan Abiansemal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

RAPBD Bangli 2027 Rp1,32 Triliun, DPRD Soroti Jalan Rusak Hingga Beban Utang PEN

balitribune.co.id | Bangli – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangli yang digelar secara maraton pada Jumat (25/9/2026) mengungkap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Bangli Tahun Anggaran 2027 senilai Rp1,32 triliun. Angka yang disodorkan pihak eksekutif tersebut langsung mendapat hujan sorotan dari fraksi-fraksi di dewan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.