Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pergantian Musim, Potensi Demam Berdarah Tinggi

dr. Putu Suasta

BALI TRIBUNE - Selain menimbulkan musibah, cuaca ekstrem akibat perubahan dari musim kemarau ke musim penghujan juga berpotensi menimbulkan sejumlah permasalahan kesehatan di masyarakat. Selain menjadi antensi pemerintah, masyakarat juga diminta untuk memwasapadai berbagi potensi pemasalahan kesehatan tersebut.  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana dr. Putu Suasta mengatakan, musim penghujan akan mempengaruhi kondisi tubuh manusia. Menurutnya, pada cuaca ektrem hingga musim penghujan kondisi tubuh manusia akan lebih rentah jatuh sakit akibat penurunan daya tahan tubuh serta banyaknya tempat-tempat perkembangbiakan vektor (penyebar penyakit) seperti gigitan nyamuk. Walaupun masayarkat telah seminggu sekali secara rutin melaksanakan gerakan serentak pemberatnasan sarang nyamuk namun diakuinya tidak merata disuatau wilayah dan beru pada titik-titik tertentu. Masyakarat harus berpartisipasi aktif menjaga lingkungannya dan menjaga kondisi tubuhnya. “Secepatnya melakukan kontrol pemeriksaan apabila mengalami gangguan kesehatan, tidak menunggu ampai kondisi tubuh menurun,” ujarnya. Salah satu penyakit yang paling rentan menginfeksi tubuh manusia di saat memasuki musim penghujan menurutnya demam berdarah. “Tentu karena virus apabila kita terinfeksi akan menjadi manifest klinis penyakit atau tidaknya akan dipengaruhi juga oleh daya tahan tubuh” ungkapanya.  Bahkan menurutnya, orang yang tergigit nyamuk aedes aegypti belum tentu semuanya menjadi sakit karena tergantung kemampuan daya tahan tubuh mengeliminir bibit penyakit yang masuk. “Apabila kondisi tubuh kita tidak kondusip akhirnya virus yang masuk akan menyebabkan gejala-gejala demam berdarah,” jelasnya.  Menurutnya, semua wilayah kini petensial terhadap demam berdarah karena penularannya selain dipengaruhi kondisi lingkungan juga mobilitas penduduk. “Walaupun kondisi wilayahnya bersih dan terpantau,  tapi kalau mobilisasi penduduknya tinggi, bisa saja terinfeksi ditempat lain,” ujarnya.  Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk dan rutin melaksanakan poging secara merata baik pada daerah perkotaan maupun pada daerah pedesaan terutama pada wilayah yang potensial atau apabila dilaporkan adanya kasus, menurutnya juga perlu dilakukan upaya beresama oleh masyarakat yang digerakan aparat di masing-masing lingkungan. “Paling penting adalah kesadaran masing-masing individu disetiap rumah tangga untuk memperhatikan kondisi disekitarnya seperti genangan air, penampungan air,” paparnya. Kewaspadaan masyarakat di musim penghujan harus lebih ditingkatkan termasuk juga terhadap gangguan kesehatan. Dibandingkan tahun 2017, angka demam berdarah tahun 2018 ini jauh menurun. “Ini juga karena kesadaran dan partisipasi masyarakat  akan kesehatan lingkungannya juga semakin meningkat walaupun dalah hal keserentakannya belum, ini baru sifatnya individual padahal DB adalah penyakit berbasis masyarakat jadi pemberantasannya harus serentak. Semua anggota keluarga harus menjadi jumantik (juru penamtau jentik),” jelasnya.  Bagi masyarakat yang mengalami demam bisa dideteksi DB secara cepat dengan memeriksakan diri kefasilitas pelayanan kesehatan. “Di Puskesmas sudah ada NS1 yakni reagen test cepat untuk mengetahui demam berdarah sejak satu hari sesudah tubuh panas yang sangat peka” sebutnya. Yang menjadi prioritas pemeriksaan demam berdarah adalah ibu hamil dan anak-anak serta orang tua karena akan menyangkut nyawa, ibu hamil, anak-anak dan orang tua itu lebih rentan dan menyangkut nyawa seseorang,” jelasnya.  Namuan tidak semua pasien DBD harus opname lantaran pasien bisa melakukan perawatan dirumah karena masih bisa ditangani dengan minum obat dan banyak minum air terkecuali menurutnya apabila hasil pemeriksaan trombosit pasien dibawah 100 maka wajib opname dirumah sakit.  

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Dinas Kesehatan Karangasem Pastikan Kesiapan Rumah Sakit

balitribune.co.id I Amlapura - Terkait masuknya Hanta Virus ke beberapa wilayah di Indonesia, Kementrian Kesehatan RI telah menyebarkan surat edaran ke seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, dan surat edaran tersebut juga telah diterima oleh Dinas Kesehatan Karangasem, pada 10 Mei 2026 lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Dukung Kesehatan dan Bakti Sosial, ILDI Denpasar Siap Bersinergi dengan K3S Kota Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Dewan Perwakilan Wilayah Ikatan Langkah Dansa Indonesia (DPW ILDI) Kota Denpasar menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dan mendukung berbagai program Pemerintah Kota Denpasar, khususnya dalam bidang kesehatan dan sosial.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Klungkung Mulai Pasang Kuda-Kuda Hadapi Hantavirus

balitribune.co.id I Semarapura - Belakangan ini, nama Hantavirus lagi ramai dibicarakan di beberapa wilayah Indonesia. Dinas Kesehatan Klungkung langsung tancap gas memperketat penjagaan. Dinas Kesehatan Klungkung mulai meningkatkan kewaspadaan menyusul munculnya sejumlah kasus Hantavirus di beberapa daerah di Indonesia. Pengawasan diperketat, mulai dari tim surveilans di lapangan hingga fasilitas kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkot Denpasar Mulai Tata Kawasan Wisata Pantai Sidakarya

balitrbune.co.id I Denpasar - Pemkot Denpasar mulai menata Pantai Sidakarya di Desa Sidakarya, Denpasar Selatan, sebagai destinasi wisata baru. Kawasan yang mulanya merupakan tempat sandar perahu nelayan ini kini menawarkan daya tarik hamparan hutan mangrove dan ketenangan air bagi penikmat wisata air serta para pemancing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DLHK Badung Target Fasilitas RDF Beroperasi Juli 2026

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung memastikan proses pengadaan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) tetap berjalan pada tahun 2026. Fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif itu ditarget mulai beroperasi pada pertengahan Juli mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Bidik PMA Ilegal, Vila dan Usaha Asing Bermasalah Disorot

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung mulai menyoroti maraknya dugaan Penanaman Modal Asing (PMA) ilegal yang beroperasi di sejumlah kawasan pariwisata. Komisi I dan Komisi II DPRD Badung bahkan menggelar rapat kerja lintas komisi bersama sejumlah OPD untuk membahas pengawasan dan pembatasan investasi asing di Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.