Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Peringati Hari Infanteri ke-72, Rindam IX/Udayana Gelar Karya Bakti Bersih Lingkungan

Bali Tribune/ MENGECEK - Danrindam IX/Udayana Kolonel Inf Joao Xavier Barreto Nunes mengecek Karya Bakti bersih sungai.
Balitribune.co.id | Tabanan - Memperingati HUT Infanteri yang ke-72, Rindam IX/Udayana menggelar Karya Bakti membersihkan lingkungan disekitar Mako Rindam dan membersihkan kali dari sampah agar terhindar dari bencana banjir, Rabu (16/12). Karya Bakti tersebut langsung dipimpin oleh Komadan Rindam IX/Udayana, Kolonel Inf Joao Xavier Barreto Nunes, SE.
 
Karya Bakti TNI Rindam IX/Udayana ini bekerjasama dengan masyarakat sekitar dan juga dibantu oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Tabanan dan juga dari Polri. Bersih-bersih lingkungan dilakukan di sekitar rumah dinas Ridam IX/Udayana menuju lapangan tembak Rindam IX/Udayana dan pmbersihan kali yang ada disekitar Mako Rindam IX/Udayana.
 
Komandan Rindam IX/Udayana Kolonel Inf Joao Xavier Barreto Nunes menjelaskan, peringatan Hari Infanteri yang jatuh pada tanggal 19 Desember merupakan suatu tradisi bagi prajurit Korps Infanteri untuk mengenang kembali peristiwa bersejarah yang terjadi di Kota Ambarawa 72 tahun silam, yang dikenal dengan Palagan Ambarawa. Namun karena tahun ini ada pandemi Covid-19, maka ada beberapa tradisi peringatan Hari Infanteri tidak dilakukan seperi Upacara dan Peleton Beranting yang berjalan tiga hari tiga malam ditiadakan dan dialihkan ke kegiatan Karya Bakti. 
 
"Kegiatan hari ini dalam rangka merayakan hari Ulang Tahun infanteri. Namun karena adanya covid-19 ada beberapa kegiatan yang ditiadakan, seperti Upacara dan tradisi Peleton Beranting jalan tiga hari tiga malam ditiadakan. Dan tardisi itu dialihkan ke karya bakti, yaitu bersih-bersih lingkungan dan revitalasi sungai, karena kita ketahui saat musim hujan sangat rentan, kalau aliaran sungai tersembut maka akan berdampak pada masyarakat, ini perioritas yang kita lakukan," jelas Kolonel Inf Joao Xavier Barreto Nunes.
 
Kolonel Inf Joao Xavier Barreto Nunes juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama kebersihan kali atau sungai. Dimana masyarakat dihimbau agar tidak membuang sampah ke sungai, apalagi kondisi musim hujan seperti saat ini, kalau sungai tersumbat karena sampah maka akan menyebabkan banjir dan ujung-ujungnya berdampak ke masyarakat sendiri. "Saat ini kita harus sadar, sadar kebersihan lingkungan. Jangan lagi ada yang membuang sampah ke sungai. Saat ini sampah dimana-mana, bahkan kemarin tembok Rindam sampai jebol, karena sungai tersumbat sampah karena besarnya volume menjebol tembok Rindam. Kita disini tidak ingin Bapak-bapak pelatih yang hebat-hebat ini rumahnya terendam banjir," tegasnya. 
 
Peringatan hari Infanteri yang jatuh pada tanggal 19 Desember juga berbarengan dengan HUT Rindam IX/Udayana, tidak hanya menggelar Karya Bakti di sekitar Mako Rindam IX/Udayana, namun Karya Bakti juga dilakukan di Taman Makan Pujaan Bangsa Margarana Tabanan. Selain itu juga digelar donor darah dan bedah rumah. Dimana ada dua rumah warga yang dibedah, yang pertama rumah men mandiri, alamat  Payangan Tengah, Kecamatan Marga, Tabanan. Dimana yang akan diperbaiki yaitu atap, lantai dan pintu. Sedangkan rumah yang kedua milik I Wayan Sukada, Banjar Beringkit, Desa Beringkit, kecamatan Marga, Tabanan.  Perbaikan yang akan dilakukan yaitu rabat tembok dan rabat lantai. Selain itu dalam memperingati hari Infanteri dan HUT Rindam IX/Udayana juga akan dilakukan sunatan massal. 
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.