Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Peringati Hari Kartini, Peselancar Asing Pakai Kebaya

Bali Tribune/ Salah satu peselancar asing mengenakan kebaya dalam rangka peringatan Hari Kartini.

balitribune.co.id | Denpasar - Matahari di Pantai Kuta mulai condong ke arah barat, Sabtu (20/4). Di antara para wisatawan yang sedang berjemur maupun bermain air, tampak sekelompok perempuan berbusana kebaya dan bersarung pantai berlengak lengok di bibir pantai, masing-masing menyunggi papan selancar lalu menuju ke laut. Dalam sekejap, para perempuan itu tampak berusaha meliak liuk menantang ombak yang cukup tinggi dengan papan selancarnya. Aksi berselancar dengan memakai kebaya ini dilakukan untuk memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April. Uniknya, sebagian peselancar berkebaya ini adalah turis asing yang sedang berwisata di Bali. Salah satunya adalah Diana, (25) perempuan asal Rusia ini terlihat menikmati tantangan berselancar ini. Dengan mengenakan kebaya hijau dilengkapi sarung pantai berwarna orange, Diana tampak mencoba berdiri di atas papan selancar dan melakukan manuver ketika berhadap dengan ombak. “Ombak membuatmu hidup dan pakaian (Kebaya) ini sungguh menantang,” kata Diana dengan napas tersengal-sengal seusai berselancar. Bagi dia, ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah satu cara untuk mendukung perempuan di Indonesia. “Saya kira perempuan bisa melakukan apa saja, tunjukan kepada dunia bahwa perempuan juka bisa,” kata Diana semangat. Hal yang sama dirasakan Mina Jo (28), perempuan asal Korea Selatan ini mengakui cukup sulit berselancar dengan kebaya. Meski demikian, menaklukan laut adalah inginnya. Dengan wajah bahagia bercampur nafas tersenggal, ia tetap mencari ombak, berdiri di atas papan selancar dan menari bersama ombak. “Benar (sulit sekali) , biasanya tidak pakai apa-apa saja begitu sulit, pakai baju dengan lengan panjang, pakai sarung sungguh sulit, “ katanya usai berselancar sekitar 20 menit. Mina Jo pun mengakui tidak begitu tahu tentang Kartini. Tapi, dia mau berpatisipasi dalam kengiatan ini karena ingin ikut menyuarakan kesetaraan gender. Bagi dia, baik laki-laki dan perempuan adalah wajib hukumnya untuk setara. “Tinggal dirumah dan itu tidak bagus, dan bagi seluruh perempuan bila emang pengin keluar dari rumah, membuat sesuatu, pergi saja, itu plihan yang oke,” tegas. Sementara itu, salah satu panita penyelenggara acara, Piping Irawan mengatakan, sengaja mempromosikan kebaya dan surfing dalam momentum Hari Kartini ini. Selain promosi budaya, acara ini diharapkan menjadi motivasi perempuan Indonesia untuk ikut menjadi peselancar profesional. Apalagi, di Indonesia tak banyak perempuan yang bergelut diolahraga ini. “Ini sebagai daya tarik bagi perempuan di Indonesia, “ kata dia.

wartawan
Valdi S Ginta
Category

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diklaim Efektif Cegah Kebakaran, Controlled Landfill TPA Mandung Capai 70 Persen

balitribune.co.id I Tabanan - Penerapan metode pengurugan secara terkendali (controlled landfill) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, menunjukkan progres signifikan. Hingga kini, progres pengerjaannya telah mencapai 70 persen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terbentur Beton Pembatas Jalan, Pengendara Motor Tewas

balitribune.co.id I Bangli - Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan Bayung Gede, Desa Bayung Gede, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli pada Senin (24/8/2026). Kecelakaan lalu lintas yang terjadi malam hari tersebut merenggut nyawa pengendara sepeda motor Gede Radika Dharma Putra (20) asal Desa Belancan Kintamani.

Baca Selengkapnya icon click

Sempat Disegel Kementerian LH, 12 Incinerator Badung Kembali Beroperasi

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung kembali mengoperasikan 12 unit incinerator untuk memperkuat penanganan sampah daerah. Pengoperasian mesin pembakar sampah tersebut dilakukan setelah fasilitas menjalani evaluasi teknis, uji emisi, serta memenuhi persetujuan dan perizinan yang diperlukan. Mesin canggih berharga miliaran ini sebelumnya sempat disegel oleh Gakum Kementerian Lingkungan Hidup.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.