Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Permintaan Lesu Akibat Corona, Harga Hasil Tangkapan Nelayan Jembrana Anjlok

Bali Tribune/ ANJLOK - Kendati tetap melaut, namun harga hasil tangkapan nelayan di Jembrana kini anjlok lantaran pemintaan sepi akibat terpengaruh corona.
Balitribune.co.id | Negara - Dampak mewabahnya corona selain dirasakan di sektor pariwisata juga berdampak di sektor perikanan. Kini para nelaya di Jembrana mengeluh lantaran hasil tangkapan mereka yang biasanya dikirim ke Denpasar, sejak sepekan terakhir sudah tidak ada permintaan. Nelaya khawatir situasi sulit ini justru dijadikan kesempatan oleh para spekulan.
 
Kendati di tengah diberlakukannya social distancing untuk mencegah penyebaran virus corona, aktifitas di sejumlah pelabuhan nelayan baik itu di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan maupun pelabuhan tradisional yang tersebar di sejumlah desa di pesisir Jembrana masih tetap berjalan, namun merebaknya virus corona ini telah berdampak pada permintaan sejumlah komoditas tangkapan nelayan. Tidak adanya permintaan suplay ke hotel dan restoran di Denpasar, nelayan kini hanya menghadalkan konsumen local.
 
Salah seorang masyarakat nelayan Jembrana, H. Farhan (49) asal Dusun Kelapa Balian, Desa Pengambengan, Kecamata Negara, mengatakan saat ini untuk pengiriman ke luar Jembrana sudah lesu. Salah satu komoditas yang berdampak adalah cumi-cumi dan udang. Selama ini komoditas hasil tangkapan nelayan tersebut permintaannya tinggi, namun sejak sepekan terkahir sudah tidak ada permintaan lagi, “biasanya dibeli suplayer dari depasal untuk disalurkan ke hotel dan restoran, tapi sekarang permintaannya sepi,” uajrnya.
 
Nelayan di Jembrana kini hanya menghadalkan pasar local untuk menjual komuditas hasil tangkapan yang selama ini di drop dengan jumlah besar ke wilayah Denpasar dan Badung tersebut. Selain nelayan, pelaku usaha dibidang perikanan seperti belantik juga menurutnya merasakan dampak corona ini. Menurutnya nelayan hingga kini tetap melaut namun untuk permintaannya turun drastis sehingga harga ikan anjlok. “Nelayan kesulitan jual, pengepul kesulitan menyalurkan hasil tangkapan yang di beli dari nelaya,” ungkapnya. 
 
Saat ini harga beli di tingkat nelayan tetap, namun dengan minimnya permintaan, diakuinya hasil tangkapan ditingkap pengepul dijual murah, “Dari belinya Rp 50 ribu sekarang terpaksa di jual sampai dibawah Rp 40 ribu. Ini juga nantinya akan berimbas pada harga beli di nelayan,” jelasnya. Hingga kini menurutnya belum ada solusi atas persoalan dampak corona yang berpengaruh terhadap sektor perikanan tangkap ini,. “Belum ada jalan keluarnya, pengepul berharap pembeli datang karena nelayan tetap melaut,”  paparnya.
 
Kini diakuinya harga jual ikan juga anjlok karena alasan tidak ada pembeli. “Usaha penampung ikan tetap membeli tapi ditampung di coldstorage. Takutnya kondisi sulit ini dijadikan kesempatan untuk memainkan harga,” ungkapnya. 
 
Menurutnya perlua ada kontrol dari pemerintah terhadap persoalan ini. Terlebih menurutnya dengan kondisi cuaca, nelayan khususnya nelayan tradisional menggunakan jaring sekarang kesulitan untuk mendaptkan ikan. “Kami khawatir akan berdampak pada perekonomian nelayan,” tandasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Kurangi Kemacetan di Pecatu, Dishub Badung Mulai Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

balitribune.co.id | Mangupura - Guna mengurangi kemacetan di wilayah Desa Pecatu, Kuta Selatan dan sekitarnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Badung telah menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Perubahan arus ini pun berlaku pada pukul 14.00-22.00 Wita yang diterapkan sejak Selasa (2/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaringan Pipa Transmisi Hancur Diterjang Longsor, Perbaikan Menunggu Pipa dari Pabrik

balitribune.co.id I Bangli - Perbaikan jaringan pipa transmisi sumber mata air Gamongan I di Desa Kayubihi Bangli yang hancur akibat tergerus longsor beberapa hari yang lalu butuh waktu yang panjang. Pasalnya untuk pergantian pipa yang hancur masih menunggu datangnya pipa pengganti  dari pabrik.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Buleleng Kucurkan Rp4,18 Miliar untuk 7 Partai Politik

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 7 partai politik di Kabupaten Buleleng telah menerima Bantuan Keuangan Partai Politik yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026. Pencairan bantuan tersebut dilaporkan sebagai bagian dari pelaksanaan ketentuan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan partai politik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Truk Pasir Anjlok Lintangi Separuh Jalan, Perparah Kemacetan Lalin di Ubud

balitribune.co.id I Gianyar - Kemacetan lalu lintas  di Jalan Raya Sayan, Ubud, menjadi semakin parah, Rabu (3/6/2026) pagi. Kerena sebagian badan jalan terhalang truk pasir yang anjlok ban hingga rebah. Sementara kendaraan yang melintas harus berjalan pelan karena material pasir tumpah ke badan jalan.

Baca Selengkapnya icon click

Dinas Kesehatan Karangasem Temukan 4.724 Orang Suspect TBC Sepanjang Tahun 2024-2026

balitribune.co.id I Amlapura - Penyebaran kasus Tuberkolosis atau TBC di Kabupaten Karangasem menjadi perhatian serius sejumlah kalangan, termasuk pemerintah daerah dan pusat. pasalnya banyak kasus tubekolosis yang yang tidak terdeteksi sehingga terlanjur menular ke orang sekitar yang terjangkit tuberkolosis itu sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.