Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perpustakaan KPw BI Bali Bagian dari Penguatan Edukasi Masyarakat

Bali Tribune / KI-KA - Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, Prof Dr Budiono dan Kepala KPw BI Bali, Trisno Nugroho meresmikan perpustakaan KPw BI Bali usai direnovasi.

balitribune.co.id | DenpasarSuasananya nyaman langsung terasa ketika memasuki ruang perpustakaan KPw BI Provinsi Bali yang berada di lantai II gedung utama usai direnovasi. Lokasi yang strategis dan kemudahan akses tentu menjadi pilihan, dengan koleksi buku sebanyak ±12.754 buah yang terdiri dari koleksi buku ekonomi (buku-buku yang menunjang pelaksanaan tugas Bank Indonesia) dan non ekonomi, dengan koleksi yang berkualitas baik dari dalam maupun luar negeri. 

Harapannya, selain pegawai, masyarakat umum juga dapat mengunjungi dan memanfaatkan koleksi dan fasilitas perpustakaan tersebut. Menariknya di dalam perpustakaan ini KPw BI Bali juga menyediakan “Kids Corner” yang berisi koleksi buku cerita bagi anak-anak. Jadi bukan hanya remaja dan orang dewasa saja yang bisa datang ke perpustakaan ini, anak-anak pun bisa. Tersedianya fasilitas di perpustakaan sebagai bagian dari penguatan edukasi bagi masyarakat yang dilakukan BI. 

“Kami berharap usai direnovasi perpustakaan baru KPw BI Provinsi Bali akan memperoleh akreditasi A dari Perpustakaan nasional dan menjadi perpustakaan terakreditasi terbaik, melanjutkan pencapaian Juara III Perpustakaan Terbaik Non Akreditasi yang pernah kami peroleh pada tahun 2019 lalu,” ungkap Kepala KPw BI Bali, Trisno Nugroho mendampingi Prof Dr Boediono, Wakil Presiden Republik Indonesia ke-11 periode 2009-2014 dan Gubernur Bank Indonesia periode 2008-2009 dan juga Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti yang berkesempatan meninjau perpustakaan usai direnovasi, Rabu (29/1/2020). Pada kesempatan ini, Budiono berkesempatan melihat e-katalog yang ada di perpustakaan dan menemukan salah satu bukunya tercatat di e-katalog.

Usai mengunjungi perpustakaan, lantas rombongan menuju ruangan Tirtha Gangga untuk  bersama-sama mengikuti Bedah Buku “Ekonomi Indonesia dalam Lintasan Sejarah” yang menghadirkan secara langsung penulisnya, salah seorang  Ekonomi Indonesia yaitu Prof Dr Boediono. Hadir pula Penanggap selaku ekonom senior nasional, Kepala Ekonom PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, acara dipand oleh news anchor senior nasional, Kania Sutisnawinata.

Secara singkat, terdapat tiga pesan utama dari buku yang ditulis  Prof. Dr. Boediono. Yang pertama, sejarah mencatat sasaran politik pada suatu masa tidak selalu sejalan atau sinergis dengan sasaran ekonomi pada waktu yang sama. Bangsa Indonesia selalu dihadapkan pada pilihan atau trade off antara kedua sasaran tersebut. Tugas pengelola negara adalah menjaga agar setiap saat kedua sasaran tersebut tidak melenceng terlalu jauh satu sama lain. Situasi yang ideal apabila kekuasaan politik dan ekonomi dapat mencari titik-titik temu untuk bersinergi mencapai sasaran bersama jangka panjang bangsa. 

Yang kedua, “kita harus menerima kenyataan bahwa gejolak dan gangguan bisa datang sewaktu-waku dan membawa ekonomi kita keluar rel”, tidak ada jalan lain selain selalu siap siaga, dan memiliki sistem pertahanan yang kuat, melalui : (i) Pembangunan struktur ekonomi yang kuat, (ii) Tataran Kebijakan yang pruden, dan (iii) Protokol Krisis yang jelas sebagai langkah mengatasi krisis. Yang ketiga, pentingnya Indonesia menyiapkan generasi unggul dan reformasi institusi publik untuk menghadapi tantangan perekonomian yang semakin berat kedepannya.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Warga Sukawati Geger! Ular Sanca 5 Meter Masuk Rumah Warga

balitribune.co.id | Gianyar - Musim hujan, giliran tamu tak diundang berupa hewan liar mengusik kenyamanan warga. Kali ini ular besar gegerkan keluarga I Wayan Balik Eka Putra,  warga Gang Angsa Utara, Banjar Tangkuban, Desa Batuyang, Kecamatan Sukawati. Lantaran ukurannya sangat besar, warga pun melapor ke petugas Damkar Gianyar, Senin (12/1) dini hari.

Baca Selengkapnya icon click

Giliran PHDI Pusat Tegaskan Pakem Nyepi: Tawur Saat Tilem Kesanga, Nyepi Esok Hari

balitribune.co.id | Denpasar - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat menegaskan kembali pakem pelaksanaan Hari Suci Nyepi. Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar, Minggu (11/1), Sabha Pandita PHDI Pusat menyimpulkan bahwa upacara Tawur Kesanga dilaksanakan pada Tilem Sasih Kesanga, sementara Hari Raya Nyepi jatuh keesokan harinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Kantongi PBG, Satpol PP Badung Stop Puluhan Proyek Vila di Kerobokan Kelod

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menghentikan sementara pembangunan puluhan vila di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Proyek akomodasi pariwisata tersebut diduga belum mengantongi perizinan lengkap, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.