Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Persiapkan Pembukaan Pariwisata Bali, Mafia Visa dan Karantina Ditindak Tegas

Bali Tribune / PERSIAPAN - Menparekraf, Sandiaga Salahudin Uno memastikan persiapan pembukaan pariwisata Bali harus tetap dilakukan.
balitribune.co.id | NegaraKendati kasus covid-19 mengalami lonjakan, namun pemerintah pusat memastikan optimisme pembukaan pariwisata Bali. Terlebih Bali menjadi tuan rumah perhelatan intenasional G-20. Pembrantasan mafia visa dan karantina menjadi salah satu focus dalam upaya pemulihan pariwisata Bali setelah terdampak pandemic covid-19 yang mewabah sejak awal 2020 lalu.
 
Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyatakan pariwisata Bali harus tetap berjalan ditengah situasi sulit pandemic. Meneteri Parekraf, Sandiaga Salahudin Onu saat kunjungannya ke Jembrana Rabu (23/2) mengatakan kendati dalam situasi merebaknya covid-19 varian omicron, namun persiapan pembukaan pariwisata Bali harus tetap dilakukan.
 
“Walaupun omicron, the show must go on (semua harus berjalan sebagaimana mestinya) kita harus terus siapkan pembukaan (pariwisata) Bali” ujarnya. Terlebih dikatakannya tahun 2022 Bali menjadi tuan rumah pertemuan multilateral G-20. Pihaknya menekankan pentingnya kedisiplinan masayarakat dalam kepatuhan penerapan protocol kesehatan serta vaksinasi dalam pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali.
 
“Dengan peningkatan protocol kesehatan, kedisiplinan seluruh lapiran masyarakat dan kerjasama semua pihak serta vaksinasi Bali sekarang sudah menurun kasus covid-19nya,” ungkapnya. Pihaknya menegaskan kesiapan untuk bangkitnya pariwisata Bali, “kami nyatakan siap kita untuk Bangkit, siap untuk menyelenggarakan G-20 dan pariwisata terbuka dengan prinsi kehati-hatian dan kewaspadaan,” paparnya.
 
Bahkan terkait pemulihan pariwisata dan ekonomi di Bali, sejumlah persoalan kini menjadi perhatian serius pihaknya. Salah satu masalah yang menjadi atensi pihaknya adalah mafia visa dan mafia karantian. Pihaknya memastikan melakukan tindakan tegas, “kita sudah langsung menindak tegas kerjasama dengan pihak berwajib, teman-teman di kepolisian. Kami dengarkan masukan dari Gubernur dan Wakil Gubenur” tegasnya.
 
“Kita tindak tegas, tidak ada toleransi untuk kegiatan yang mencoreng wajah pariwisata kita dan keramah tamahan Bali khususnya,” imbuhnya. Pihaknya pun berharap dukungan dari semua pihak terhadap langkah tegas yang dilakukan pihaknya tersebut, “mohon dukungan semua pihak. Kita pokoknya tegas akan bertindak secara tegas akan bertindak secara lugas.Kita berantas mafia karantina dan mafia visa ini,” paparnya.
 
Pihaknya juga mengucurkan bantuan untuk pengembangan pariwisata ke daerah, “kita serahkan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pariwisata yang dialokasikan dari APBN kepada Kabupaten Jembrana untuk peningkatan fasilitas dan daya tarik wisata. DAK ini lima persen dari pagu alokasi perdaerah untuk mendanai kegiatan penunjang yang berhubungan langsung demi kebangkitan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
 
Kabupaten Jembrana menurutnya mendapatkan alokasi DAK fisik dan non fisik total mencapai Rp 5,5 Milyar untuk pengembangan sirkuit All in One Pengambengan, “standar kelas nasional dan internasional. Saya ingin pengembangan destinasi ini focus pada kualitas dan keberlanjutan lingkungan serta dipastikan untuk kesejahteraan masyarakat agar menyerap lapangan kerja. Ini harapannya bisa menggiatkan masyarakat dan membangung optimis, menjaga momentum kebangkita ekonomi kita,” tandasnya.
wartawan
PAM

Hujan Deras Landa Nusa Penida, Polisi Atensi Tanah Longsor di Banjar Behu

balitribune.co.id I Semarapura - Hujan deras yang mengguyur wilayah Banjar Behu, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, pada Minggu malam (22/2/2026) sekitar pukul 22.30 Wita, mengakibatkan senderan tembok pekarangan rumah warga roboh dan material batu serta tanah menutup sebagian badan jalan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pelabuhan Penyeberangan ke Nusa Penida Ditutup Sementara

balitribune.co.id I Semarapura - Aktivitas penyebrangan dari Nusa Penida dihentikan sementara, karena situasi cuaca buruk berupa hujan deras dan angin kencang, Selasa (24/2/2026). Penundaan keberangkatan kapal dimulai sejak Pukul 08.30 WITA. Keputusan ini disampaikan melalui surat resmi Kantor Unit Penyelenggara yang dikeluarkan untuk mengutamakan keselamatan dan keamanan pelayaran selama kondisi cuaca tidak kondusif.

Baca Selengkapnya icon click

Hujan Nonstop Rendam Kuta, Brimob Evakuasi Puluhan WNA dari Risata Bali Resort

balitribune.co.id I Mangupura - Puluhan turis warga negara asing (WNA) yang menginap di Risata Bali Resort and Spa, kawasan Pantai Jerman, Badung, terpaksa dievakuasi menggunakan perahu karet pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 08.00 Wita.

Evakuasi dilakukan akibat banjir yang merendam kawasan tersebut setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Bali selama beberapa hari terakhir. Ketinggian banjir diperkirakan lebih dari 1,2 meter.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kondotel di Cemagi Langgar Aturan Ketinggian Bangunan, Satpol PP Perintahkan Potong

balitribune.co.id I Mangupura - Satpol PP Badung melakukan pemanggilan kedua kepada pihak investor Kondotel di Cemagi, Mengwi, Badung, Selasa (24/2/2026). Dalam pemanggilan tersebut, Satpol PP memerintahkan pihak investor memotong ketinggian bangunannya agar sesuai dengan izin PBG.

Kondotel di Cemagi memiliki ketinggian melebihi PBG dengan 4 lantai.

Baca Selengkapnya icon click

Banjir Rendam Kawasan Kuta, Wabup Bagus Alit Sucipta Langsung Turun ke Jalan Dewi Sri

balitribune.co.id I Mangupura - Bali dilanda cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang secara terus menerus dalam beberapa hari terakhir. Akibatnya, sejumlah bencana melanda daerah itu, mulai dari pohon tumbang, longsor hingga banjir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.