Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pertumbuhan Ekonomi Melambat - Akibat Arah Kebijakan Pemerintah Belum Jelas

Zulmi
Zulmi

BALI TRIBUNE - Target pertumbuhan kredit sektor perbankan tumbuh 8 hingga 12 persen, namun jika dilihat sampai dengan Triwulan I kredit perbankan baru tumbuh sekitar 1,1 persen Triwulan I 2017, namun secara yoy kredit tumbuh 10,31 persen. “Mudah mudahan dalam Triwulan berikutnya kredit perbankan akan semakin tumbuh,” ujar Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VIII, Zulmi, di sela acara buka bersama media di Denpasar, Rabu (31/5).

Melambatnya pertumbuhan kredit ini menurutnya akibat masyarakat masih menunggu dari kebijakan pemerintah itu akan dibawa kemana. “Pada triwulan pertama masyarakat cenderung hanya wait and see kebijakan pemerintah itu mau dibawa kemana, ini juga jadi salah satu faktor perlambatan di sektor kredit,” katanya, sembari berujar pihaknya tetap optimis pertumbuhan kredit hingga akhir tahun akan tetap bertumbuh 9 hingga 25 persen.

Lantas ia menjelaskan penghimpunan dana pihak ketiga justru lebih besar dibandingkan dengan kredit yang disalurkan dalam tahun yang sama. Peningkatan DPK mencapai 2,45 persen atau hampir dua kali lipat dari pertumbuhan kredit. Namun dari sisi lain yang menjadi keprihatinan pihanya yaitu NPL perbankan cenderung meningkat, kalau secara keseluruhan dibandingkan dengan Desember 2016 itu sebesar 2, 42 persen sedangkan Maret sudah mencapai 3,2 persen, jelas peningkatannya cukup signifikan.

“Peningkatan yang signifikan itu terjadi pada NPL BPR yang per Desember 2016 4,91 persen, namun Maret 2017 sudah mencapai 6,71 persen,” ujarnya. Penyebab dari tingginya NPL BPR karena sebagian kredit yang disalurkan pada sektor sektor yang sudah jenuh seperti halnya sektor properti dan turunannya dan saat ini mulai bermasalah. “Turunan dari sektor properti seperti toko semen, besi, pasir, disamping juga rumah yang tiap bulan harus dicicil. Bisa juga rumah yang sudah dibangun tidak laku dijual,” imbuhnya.

Namun demikian, sektor sektor lainnya cenderung stabil dibandingkan sektor properti. Secara umum disebutkan perlambatan ekonomi secara nasional ataupun regional masih dipengaruhi oleh kondisi global. “Hal ini bukan tanpa sebab, pasalnya daya beli masyarakat cenderung mengalami penurunan akibat pendapatan masyarakat tidak sebanding dengan biaya yang haru dikeluarkan, dan ini juga yang mempengaruhi NPL perbankan mengalami peningkatan,” tutupnya.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Bangli Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Lintas Provinsi

balitribune.co.id | Bangli - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangli berhasil membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus jual beli bayi. Dalam kasus yang menggegerkan ini, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan mengamankan empat orang bayi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.