balitribune.co.id | Gianyar - Suasana riuh gegerkan warga di Lingkungan Abianbase Kaja Kauh, Jalan Berata, Gianyar, Selasa (20/1) siang. Menyusul kepulan asap tebal dari Pura Puseh setempat. Hingga warga mendatangi pura sebuah bangunan piasan didapati sudah diselimuti api.
Pantauan di lokasi, hembusan angin kencang mempercepat rembetan api di bangunan piasan yang terbakar. Warga pun berdatangan berusaha menghalau api agar tak berimbas ke bangunan suci lainnya. Syukurnya, beberapa menit kemudian tiga unit Mobil Damkar tiba di lokasi dan melakukan penyemprotan areal dan lanjut ke objek terbakar. Dalam hitungan setengah jam, api berhasil dipadamkan.
Keterangan Bendesa Adat Abianbase, Nyoman Sujana, kebakaran itu pertama kali di ketahuai oleh warganya, I Kadek Juni Antara (54). Dengan cepat kadek menelpon posko damkar lanjut ke prajuru lainnya.
"Bangunan yang terbakar berupa piasan Pura Puseh dengan luas sekitar 4 x 6 meter. Proses pemadaman dilakukan dengan metode penyemprotan air dan berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 30 menit," ujarnya.
Dari dugaan sementara, penyebab kebakaran kuat diduga karena konsleting listrik. Dimana posisi kilometaran berada di bangunan tersebut. Jaringan kabel listrik yang terbakar pun bersilangan di bangunan tersebut. Tidak ada korban luka dalam musibah ini. Kerugian material akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp200 juta