Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pohon Akasia Tumbang, Picu Kemacetan Arus Lalin

Bali Tribune/ EVAKUASI - Proses evakuasi pohon tumbang di jalan jurusan Bangli-Kayuambua, Susut, Bangli, Senin (4/1).
Balitribune.co.id | Bangli - Pohon jenis Akasia tumbang di ruas jalan jurusan Bangli-Kayuambua, tepatnya di perbatasan Banjar Penatahan Desa Susut-Banjar Tanggapan Peken, Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli, Senin (4/1) dini hari . Tubangnya pohon akasia  memicu terjainya kemacetan arus lalin . Bahkan kenacetann mengular hingga 1,5 kilometer.
 
Kasubbag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan, pohon tumbang diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.45 Wita dini hari. Sebelum tumbang  wilayah kecamatan Susut diguyur hujan lebat disertai angin kencang .Pohon dengan diameter 40 m dengan ketinggian 15 meter melintang di jalan. ”Prakti kendaraan tidak bisa melintas,” ungkapnya,
 
Kendati demikian, pengguna jalan masih bisa melewati jalur lain, namun jarak putar cukup jauh. "Peristiwa tersebut mengakibatkan jalan  tertutup. Kendaraan dari dua arah tidak dapat melintas. Tumpukan kendaraan hingga 1,5 kilometer," jelasnya. 
 
 Kata AKP Sulhadi, petugas gabung Polsek Susut dan Koramil Susut melakukan evakuasi pohon tumbang tersebut. Dahan pohon sebagian berhasil dipindahkan sehingga bisa dilakukan sistem buka tutup. Kendaraan melintas secara bergantian. Kemudian lalu lintas kembali normal sekitar 08.50 Wita. "Berkat kerja keras petugs dibantu warga proses evakuasi bisa dituntaskan dan kendaraan bisa melintas,” sebut AK Slhadi. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.