Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Politeknik Internasional Bali Siap Lahirkan SDM Pariwisata Profesional

OSPEK - Direktur Politeknik Internasional Bali, Prof. Dr.Ir. Sulistyawati, MS.,MM.,MMIS.,PH.D.,DTh melakukan pemukulan gong tanda dimulainya kegiatan opsek PIB di Desa Beraban, Kediri.

BALI TRIBUNE - Politeknik Internasional Bali (PIB) yang dirancang untuk menjadi institusi pembelajaran kelas dunia di industri pariwisata dan perhotelan kembali melaksanakan ospek bagi mahasiswa baru di kampus setempat, Desa Beraban, Kediri Tabanan, Senin (6/8). Dari 58 mahasiswa baru yang terbagi dalam empat program studi, 50 persen diantaranya merupakan mahasiswa berprestasi dan miskin yang mendapatkan beasiswa dari Founder PIB Dr.Ir.Frans. Bambang Siswanto, MM. Direktur Politeknik Internasional Bali, Prof. Dr.Ir. Sulistyawati, MS.,MM.,MMIS.,PH.D.,DTh menjelaskan program-program PIB disiapkan menggunakan kurikulum yang berstandar internasional untuk menumbuhkan sumber daya manusia yang berkualitas. Dilengkapi dengan penempaan kepemimpinan dan jiwa kewirausahaan dengan terus mengharmonisasikan perspektif lokal dan global. Diakuinya sebelumnya PIB mendapatkan mahasiswa sebanyak 12 orang dan saat ini sudah mengalami peningkatan kuantitas penerimaaan mahasiswa baru. PIB berlokasi di area destinasi pariwisata yang berkembang pesat diantara Kuta dan Tanah Lot serta dikelilingi bebagai macam hotel berstandar internasional. Ini juga menjadi motifasi PIB terus membangun kerjasama dengan dunia industri pariwisata baik hotel maupun restaurant yang terus memperluas jaringan baik dalam maupun luar negeri. Kedepan semua tamatan akan langsung ditempatkan di dunia kerja sesuai potensi dan terbangunnya networking. Mendukung terbangunnya output yang berkualitas dan siap saing di dunia kerja PIB menempa mahasiswanya untuk membangun karakter dan prilaku diri yang Pancasilais dan cinta NKRI. " Ospek akan memakan waktu 2 sampai 3 minggu. Mahasiswa baru akan dilatih dan dimasukkan ke asrama sehingga bisa merubah mindsed masing-masing calon mahasiswa," papar Profesor yang memiliki 4 gelar doktor ini. Prof. Sulistyawati menambahkan, mahasiswa baru juga akan dilatih agar memiliki persepsi dan karakter yang sama sehingga terlahir menjadi insan pariwisata profesional yang dilandasi budaya. Dalam pembelajaran di PIB sebagai lembaga pendidikan vokasi pariwisata berbasis tourismpreneurship dan profesional bertaraf internasional sehingga terbangun insan profesional yang bekerja dengan tanggung jawab dan royal. Dalam kesempatan tersebut founder PIB Dr.Ir.Frans. Bambang Siswanto, MM dalam sambutannya juga mengungkapkan sebagai satu-satunya Politeknik internasional swasta di Bali yang memiliki luas kampus 15 hektar awalnya PIB merupakan Bali Internasional Traning Developmen Center (BITDC) untuk anak anak putus sekolah. "Nama saya Frans Bambang Siswanto datang tahun 1967, sudah 51 tahun lalu. Temen-teman saya orang Bali banyak anak petani dan tau kehidupan anak yang  orangtuanya PNS. Anak-anak tidak bisa sekolah bukan karena bodoh tetapi keadaan orang tua. Inilah yang menjadi komitmen istri saya membangun Politeknik Internasional Bali," jelas Frans. PIB memiliki prodi meliputi, Perhotelan Intetnasional yang didukung kurikulum berstandar internasional untuk perhotelan. Program diploma 3 tahun, ini mendapat gelar A.Md.Par., yang didukung 6 bulan praktek kerja nyata di hotel untuk mengembangkan kemampuan praktis. Prodi Manajemen Bisnis Hotel menekuni tentang pengelolaan perhotelan dan bisnis internasional. Program diploma 4 tahun dengan gelar S.Tr.Par., dengan pembekalan melalui praktek kerja nyata selama 6 bulan di perusahaan pengelola acara atau brand activation. Prodi ke 3 yakni Manajemen Bisnis Acara yang memberi kemampuan dalam pengelolaan acara dan konvensi internasional, Program diploma 4 tahun dengan gelar S.Tr.Par., Praktek Kerja Nyata selama 6 bulan di perusahaan pengelola acara atau brand activation. Selanjutnya Program diploma seni kuliner yanh dirancang dengan kurikulum berstandar internasional. Program diploma 3 tahun, mendapat gelar A.Md.Par, 6 bulan praktek kerja nyata di hotel ataupun restoran berstandar international dan fasilitas standar industri untuk kuliner. "Prodi Kulinery Art, mempunyai perbedaan karena perkawinan tiga ilmu yang diramu  yaitu tentang taste (rasa, red) enak, indah. Memasukkan dekorasi Bali kedalam penyajian kuliner didukung kerjasama dengan dokter nutrisi, meramu tiga disiplin ilmu," tutup Prof. Sulistyawati. 

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Sempat Disegel Kementerian LH, 12 Incinerator Badung Kembali Beroperasi

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung kembali mengoperasikan 12 unit incinerator untuk memperkuat penanganan sampah daerah. Pengoperasian mesin pembakar sampah tersebut dilakukan setelah fasilitas menjalani evaluasi teknis, uji emisi, serta memenuhi persetujuan dan perizinan yang diperlukan. Mesin canggih berharga miliaran ini sebelumnya sempat disegel oleh Gakum Kementerian Lingkungan Hidup.

Baca Selengkapnya icon click

Maling Celana Dalam di Tabanan Ngaku demi Puaskan Nafsu

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang karyawan dagang lalapan berinisial MIF (20) nekat mencuri celana dalam di rumah seorang warga di wilayah Jalan Anyelir, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan. Pelaku secara blak-blakan mengakui bahwa tindakan menyimpang tersebut dilakukannya murni demi memuaskan hawa nafsu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Ajak Semeton Dewata Ikuti AHM Photo Competition 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali mengajak seluruh semeton Pulau Dewata untuk berpartisipasi dalam AHM Photo Competition 2026, ajang fotografi yang diselenggarakan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) dengan mengusung tema “Cerita Sepeda Motor Honda di Setiap Perjalanan.”

Baca Selengkapnya icon click

RIP Belum Terbit, Pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang  Berpotensi Terganjal

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang sebagai terminal logistik khusus, masih menghadapi kendala administratif. Hingga kini, Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Celukan Bawang belum diterbitkan Kementerian Perhubungan RI. Padahal, Pemerintah Provinsi Bali tengah menyiapkan Pelabuhan Celukan Bawang sebagai salah satu jalur distribusi logistik dari Jawa menuju Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pelabuhan Celukan Bawang Kembali Disinggahi Kapal Pesiar Internasional

balitribune.co.id I Singaraja - Aktivitas kapal pesiar internasional kembali menggeliat di Pelabuhan Celukan Bawang. Setelah sempat jeda sejak April 2026, pelabuhan di Kabupaten Buleleng ini kembali menerima kunjungan kapal pesiar MV Island Sky. Di tengah rencana pengembangan layanan roll-on/roll-off (Ro-Ro), aktivitas kapal pesiar tetap menjadi salah satu bagian dari kegiatan kepelabuhanan di Celukan Bawang.

Baca Selengkapnya icon click

Zero Complaint

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster) mencanangkan zero complaint di periode kedua pemerintahannya. Lewat Instruksi Gubernur Nomor 6 Tahun 2026 Tentang Peningkatan Kinerja, Kualitas, dan Integritas Penyelenggaraan Program dan Pelayanan Publik di Provinsi Bali, Pak Koster ingin agar seluruh jajaran birokrasi di Bali bekerja dengan standar tertinggi, yakni cepat, tepat, transparan, dan bebas dari keluhan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.