Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Polresta Denpasar Kerahkan 572 Personel Amankan Nyepi

Bali Tribune/Kapolresta Denpasar, AKBP Jansen Avitus Panjaitan, mengecek kesiapan anggotanya di Lapangan Renon Denpasar, Jumat (13/3) pagi.
Balitribune.co.id | Denpasar -  Polresta Denpasar menerjunkan 572 personelnya untuk pengamanan hari raya Nyepi tahun baru Caka 1942. Pengamanan dimulai dari rangkaian kegiatan hari raya Nyepi diawali dengan Melasti/Mekiyis, Pengerupukan, (Tawur Agung), Nyepi dan Ngembak Geni pelaksanaan kegiatan Melasti/Mekiyis dilaksanakan dari tanggal 22 - 26 Maret di wilayah hukum Polresta Denpasar. 
 
"Pengamanan dilaksanakan secara terpadu dari unsur Polresta Denpasar berserta jajaran yang dibantu instansi terkait dan mitra Kamtibmas lainnya serta kolaborasi dengan unsur - unsur dari pengamanan Adat atau Pecalang," ungkap Kapolresta Denpasar, AKBP Jansen Avitus Panjaitan, seusai mengecek kesiapan anggotanya di Lapangan Renon Denpasar, Jumat (13/3) pagi.
 
"Apel gelar personel dan sarana prasarana yang kita laksanakan hari ini, merupakan wujud kesiapan Polri khususnya Polresta Denpasar menjelang pelaksanaan pengamanan hari raya Nyepi tahun baru caka 1942 dan rangkaiannya guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif," ujarnya.
 
Mantan Wakapolres Badung ini mengimbau kepada seluruh anggotanya agar dalam melaksanakan pengamanan selalu berkoordinasi agar tercipta soliditas dan sinergitas dalam pelaksanaan tugas di lapangkan. 
 
Hal ini diperlukan guna mampu mencegah dan menangkal kemungkinan gangguan Kamtibmas yang dapat timbul menjelang, pada saat dan setelah perayaan hari raya Nyepi.
Perayaan hari raya Nyepi juga akan dimeriahkan lomba Ogoh - ogoh memperebutkan Piala Kapolda Bali. Lokasi lomba di simpang Taman Sari Sanur pada saat Pengerupukan akan mewarnai penyambutan tahun baru Caka 1942 di wilayah Polresta Denpasar.
 
Beberapa point penting yang ditegaskan dalam pelaksanaan tugas pengamanan nanti, yaitu jangan bertindak arogan dan tetap menjaga nama baik Polri khususnya Polresta Denpasar.
 Selain itu, katanya, harus meminimalisasi segala bentuk potensi gangguan Kamtibmas yang kemungkinan timbul sebelum, pada saat dan sesudah perayaan hari raya Nyepi Tahun Baru Caka 1942. Tetap melaksanakan koordinasi dengan unsur - unsur pengamanan adat dan instansi terkait lainnya dalam pelaksaanan tugas di lapangan guna menghindari terjadinya hal- hal yang diinginkan. Dan terakhir adalah berikan petunjuk yang jelas dan humanis kepada umat atau masyarakat umum yang membutuhkan bantuan.
wartawan
Bernard MB
Category

Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali, Perkuat Sinergi Aksi Berbelanja dan Berbagi untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Bangli - Komitmen TP PKK Kabupaten Tabanan dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang digagas TP PKK Provinsi Bali kembali ditunjukkan melalui kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click

Video Syur Guru PPPK Viral, Polisi Buru Mantan Suami

balitribune.co.id I Negara - Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan rekaman video pribadi seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Jembrana mendadak viral dan menjadi perbincangan publik. Dalam hitungan jam, video berdurasi sekitar empat menit lebih itu menyebar luas, memicu beragam reaksi dari warganet.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Hadiri Tiga Pujawali di Darmasaba, Tegaskan Penguatan Infrastruktur dan Keamanan Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rangkaian tiga kegiatan Pujawali di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (7/7/2026). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam melestarikan adat sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Pekerjakan LC Dibawah Umur, Pemilik Kafe Terancam 15 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Negara - Di balik gemerlap lampu dan hingar-bingar musik tempat hiburan malam, tersimpan kisah yang seharusnya tidak dialami seorang remaja berusia 16 tahun. Jauh dari kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, gadis berinisial TW justru berakhir menjadi Lady Companion (LC) atau pemandu lagu di sebuah kafe di Kabupaten Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.