Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Presiden Jokowi Serahkan Bansos di Pasar Kreneng

Bali Tribune/ PASAR KRENENG- Wali Kota Denpasar, Jaya Negara dan Gubernur Bali, Wayan Koster saat mendampingi Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo melaksanakan Kunjungan Kerja di Pasar Kereneng, Kota Denpasar, Rabu (25/5).



balitribune.co.id | Denpasar -  Presiden RI Joko Widodo bersama Ibu Negara, Iriana Joko Widodo melaksanakan Kunjungan Kerja di Pasar Kereneng, Kota Denpasar, Rabu (25/5). Dimana, kunjungan kerja orang nomor satu di Indonesia ini guna menyerahkan bantuan sosial kepada pedagang pasar.

Turut mendampingi Presiden Jokowi yakni Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, Gubernur Bali Wayan Koster, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara,  Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana Kapolresta Denpasar, AKBP. Bambang Yugo Pamungkas dan Kajari Denpasar, Yuliana Sagala.

Sejak tiba di lokasi, Presiden Jokowi bersama rombongan langsung menuju penerima untuk menyerahkan bantuan. Tampak satu persatu penerima yang terdiri dari pedagang pasar, PKL, dan PKH ini menerima bantuan dari presiden. Tak hanya diluar pasar, Presiden Jokowi juga berkeliling untuk mengunjungi pedagang kios dan los di dalam pasar sekaligus meninjau harga.

Dimana, dalam kesempatan tersebut Presiden Jokowi turut menyerahkan tiga jenis bantuan sekaligus. Yakni bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada penerima manfaat di Kecamatan Denpasar Utara, Bantuan Modal Kerja (BMK) kepada 100 orang penerima dan BLT Minyak Goreng kepada 100 orang penerima. Selain itu terdapat dua orang penyandang disabilitas yang diberikan bantuan tongkat adaptip, kursi roda dan modal usaha.

Salah seorang penerima, Wayan Sariadi yang kesehariannya menjual nasi kuning mengaku senang dan berterimakasih atas bantuan yang diberikan. Pihaknya pun mangatakan bantuan tersebut akan digunakan untuk menambah modal usaha.

“Senang dan berterimakasih, dan akan digunakan untuk menambah modal usaha,” jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Wayan Noviani yang memiliki usaha sembako, pihaknya mengaku bantuan ini sangat membantu. Bantuan ini juga akan dipergunakan untuk menambah modal guna mengembangkan usaha.

“Akan digunakan untuk nambah modal, sehingga bisa mengembangkan usaha,” ujarnya.

Sementara, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara disela kunjungan mengucapkan terimakasih atas Kunjungan Presiden RI Joko Widodo di Pasar Kereneng Denpasar.

“Tentu Pemerintah Kota Denpasar berterimakasih atas kunjungan bapak Presiden di Pasar Kereneng ini,” ujarnya.

Jaya Negara berharap dengan adanya bantuan dari Presiden RI, seperti PKH, Modal Kerja dan lainya dapat menjadi motovasi dan semangat bagi masyarakat, khususnya pedagang untuk terus berusaha. Hal ini terlebih di masa pandemi saat ini.

“Tentu atas bantuan sosial yang diberikan kami mengucapkan terimakasih, dan ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat bagi pedagang untuk terus berusaha, berkembang dan tumbuh, meski di masa sulit saat ini,” jelasnya.

Terkait kunjungan Jokowi di Pasar Kreneng tersebut, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto, selaku Pangkogasgab Pam VVIP memiliki tanggung jawab besar untuk melaksanakan tugas Operasi Pengamanan VVIP, sesuai SOP dengan tugas fisik jarak dekat secara langsung dan setiap saat kepada obyek VVIP (Presiden RI).

Sehingga selama pelaksanaan kegiatan Presiden RI di Pasar Kreneng, Pangdam IX/Udayana turut mendampinginya termasuk saat Jokowi menyapa dan memberikan langsung bantuan tersebut kepada para PKL. Bahkan, Pangdam juga turut menyerahkannya secara langsung bantuan tersebut.

wartawan
YAN
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.