Pria Jerman Lari Keliling Bali Rekam Keindahan Alam | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 28 Oktober 2020
Diposting : 31 August 2020 16:59
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Bali Tribune / KEINDAHAN ALAM - Lari keliling Bali ditengah pandemi Covid-19 untuk merekam keindahan alam Pulau Dewata

balitribune.co.id | DenpasarMengetahui di masa pandemi ini banyak bisnis yang tutup dan masyarakat lokal pun banyak kehilangan pekerjaan, kondisi tersebut menggugah inisiatif seorang warga Jerman yang menetap di Bali melakukan misi sosial untuk Pulau Dewata tercinta. Berikut ini adalah aksi inspiratif dari Thimo Kilberth yang patut diteladani.

Meskipun berkebangsaan Jerman, tidak menyurutkannya melakukan aksi sosial demi Pulau Bali. Dalam situasi yang memperihatinkan seperti ini, Thimo Kilberth memahami kesulitan masyarakat Bali yang sebagian besar menggantungkan perekonomiannya di sektor pariwisata. 

Sektor pariwisata yang kini sedang terpuruk akibat imbas pandemi Covid-19 mendorong pria kelahiran Jerman untuk berbuat sesuatu bagi Bali. Dibantu rekan - rekannya, pria yang sudah menetap di Bali hampir selama 20 tahun ini berupaya membantu warga lokal dengan lari marathon berkeliling Bali ke 9 kabupaten dan kota menempuh jarak sejauh 379,8 kilometer selama periode 9 hari.

Sambil berlari, disetiap daerah yang dilaluinya Thimo Kilberth juga mendokumentasikan situasi Bali yang menampilkan kontras antara keindahan alam dan kesulitan ekonomi saat ini yang dihadapi warga. Dokumentasi tersebut terus diupdate sambil menggalang donasi dari para donatur dermawan.

Selanjutnya dana yang terkumpul dari inisiatif pelari ultra marathon asal Benua Eropa ini diharapkan dapat membantu meringankan beban hidup warga Bali yang terkena dapak langsung dari pandemi global.

Thimo kilberth, pelari ultra marathon asal Jerman beberapa waktu lalu mengaku, kendati aksinya tersebut telah mencapai titik finish namun dirinya masih tertantang untuk melalukan misi sosial. "Saya telah menyelesaikan seluruh lintasan lari berkeliling Bali dengan finish di depan Jayasabha Kota Denpasar beberapa hari yang lalu. Tapi masih tertantang untuk bisa melakukan misi sosial berikutnya di lain waktu," terangnya.