Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pria Pengangguran Curi Uang untuk Tajen

Bali Tribune/ PELAKU - Kapolsek Susut AKP Dewa Ngurah Satria Yoga saat menunjukkan pelaku pencurian uang, bertempat di Kapolsek Susut.



balitribune.co.id | Bangli - Pria asal Desa Pupuan, Kecamatan Tegalalang, Gianyar I Komang Budiana (25) diamankan Unit Reskrim Polsek Susut, Bangli. Pria pengangguran tersebut sebelumnya mencurian uang belasan juta rupiah di wilayah Banjar/Desa Tiga Kecamatan Susut, Bangli. Uang tersebut dipakai berjudi dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bahkan, uang hasil curian hanya tersisa Rp 100 ribu.

Kapolsek Susut AKP Dewa Ngurah Satria Yoga mengungkapkan jika terjadi aksi pencurian di warung milik I Nyoman Sutama (50), warga Banjar/Desa Tiga pada 4 November lalu. Uang belasan juta rupiah yang disimpan dalam kamar yang notabene jadi satu bagian dengan warung, digondol maling. "Korban kehilangan uang Rp 16,5 juta. Kasus pencurian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian," jelasnya, Senin (15/11).

Petugas yang melakukan penyelidikan berhasil mengantongi identitas terduga pelaku. "Pelaku asal Desa Pupuan Tegalalang Gianyar tersebut diamankan petugas di seputaran Bypass IB Mantra, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh Gianyar," kata AKP Dewa Yoga.

Setelah dilakukan interogasi, pelaku mengakui perbuatan. Sedangkan uang hasil curian telah digunakan oleh pelaku. Hasil curian yang nilainya belasan juta rupiah hanya tersisa Rp 107 ribu. "Hasil curian tersebut digunakan pelaku untuk kebutuhan sehari-hari serta digunakan untuk berjudi," ujarnya.

Akibat perbuatannya pelaku I Komang Budiana dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukumannya maksimal lima  tahun penjara.

Disampaikan pula bahwa saat melakukan aksinya, pelaku berpura-pura membeli kopi. Ketika kondisi lengang pelaku masuk ke dalam kamar.

wartawan
SAM
Category

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.