Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Program Studi Spesialis Radiologi Fakultas Kedokteran Unud di Asesmen Dua Asesor LAM-PTKes

Bali Tribune / ASESMEN - Program Studi Spesialis Radiologi Fakultas Kedokteran Unud di Asesmen Dua Asesor LAM-PTKes, Senin (16/10).

balitribune.co.id | Denpasar - Tim Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) melaksanakan asesmen lapangan dalam rangka akreditasi Program Studi Spesialis Radiologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud). Pembukaan asesmen berlangsung di Ruang Pertemuan dr. AA Made Djelantik FK Unud Kampus Sudirman Denpasar, Senin (16/10). Adapun Asesor yang hadir yakni Dr. dr. Hermina Sukmaningtyas, M.Kes, Sp.Rad (K) dan dr. Lies Mardiyana, Sp.Rad (K).

Dekan FK Unud Prof. Dr. dr. Komang Januartha Putra Pinatih, M.Kes dalam sambutannya mengatakan Program Studi Radiologi ini merupakan salah satu dari 20 program studi spesialis yang dimiliki dan jika dilihat dari sisi usia masih relatif cukup muda. Selama tujuh tahun sejak berdirinya program studi tentu sudah cukup banyak upaya-upaya yang dilakukan oleh pengelola program studi beserta seluruh tenaga pengajar untuk bagaimana bisa membuat program studi ini makin hari bisa berkembang menjadi lebih baik. Selama tiga hari ke depan akan berlangsung asesmen lapangan sebagai bagian dari proses akreditasi program studi. Akreditasi sendiri selain sebagai amanah dari Undang-Undang, juga merupakan suatu upaya bagaimana kita bisa memastikan bahwa seluruh proses yang berlangsung di dalam program studi itu telah berjalan sesuai dengan standar atau aturan yang telah ditetapkan.

"Ini sangat penting untuk menjamin bahwa lulusan kita memang memiliki kompetensi yang kita harapkan sesuai dengan profil lulusan yang sudah ditetapkan," ujar Dekan FK.

Kedatangan Tim Asesor akan memastikan bahwa potret yang telah dikirim melalui dokumen-dokumen yang telah dikirimkan ke LAM-PTKes ini benar-benar sesuai dengan potret kita. Tim Asesor diharapkan bisa memberikan masukan-masukan terkait hal-hal yang masih bisa ditingkatkan dan hal-hal yang harus diperbaiki sehingga dapat menjadi bekal untuk melakukan upaya-upaya perbaikan. Dekan berharap program studi dapat meraih hasil yang maksimal.

Sementara Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, MP.,IPU mewakili Rektor dalam sambutannya mengharapkan Tim Asesor dapat memberikan masukan dan arahan, dimana banyak hal yang dapat dikembangkan di Program Studi Spesialis Radiologi FK Unud ini. "Tentunya kedepan masukan dan harapan sebagai tindaklanjut dari proses asesmen oleh asesor ini untuk perbaikan dari Program Studi sangat diharapkan," ujar Prof. Rai.

Melalui kesempatan tersebut Wakil Rektor juga memperkenalkan sekilas mengenai profil Universitas Udayana yang telah berumur 61 tahun dan status akreditasi sudah unggul serta pengelolaan kelembagaan BLU yang sedang bertransformasi menuju PTN BH. Wakil Rektor berharap Prodi Spesialis Radiologi dapat menambah persentase program studi Unggul di Unud.

Perwakilan Asesor Dr. dr. Hermina Sukmaningtyas, M.Kes, Sp.Rad (K) dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapan proses asesmen dalam rangka akreditasi dapat berjalan dengan baik. Kita semua berkomitmen untuk menjamin lulusan yang dihasilkan oleh perguruan tinggi khususnya dari Program Studi Radiologi, maka penjaminan mutu ini menjadi sesuatu yang rutin dan sudah dilaksanakan mulai dari proses perencanaan, evaluasi atau PPEPP di universitas sampai di program studi. Dengan turunnya Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023, ada transformasi standar nasional dan akreditasi perguruan tinggi. Dengan harapan perguruan tinggi lebih leluasa untuk melakukan penyesuaian dan ini memerlukan kerja keras bersama. Tim Asesor berharap fakultas dapat memberikan dukungan penyediaan dokumen yang dibutuhkan nanti dalam proses asesmen lapangan ini.

Sumber: https://www.unud.ac.id

wartawan
ARW
Category

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.