Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Prosesi Melasti Pura Mandara Giri Semeru Agung

Bali Tribune / MELASTI - Ny. Tjokorda Putri Hariyani Ardhana Sukawati (Ny. Cok Ace) mengikuti prosesi melasti serangkaian karya pujawali Pura Mandara Giri Semeru Agung, Senduro, Lumajang Jawa Timur. Prosesi melasti, Senin (11/6) lalu.

balitribune.co.id | LumajangIstri Wakil Gubernur Bali Ny. Tjokorda Putri Hariyani Ardhana Sukawati (Ny. Cok Ace) mengikuti prosesi melasti serangkaian karya pujawali Pura Mandara Giri Semeru Agung, Senduro, Lumajang Jawa Timur. Prosesi melasti, Senin (11/6) lalu.

Membaur dengan Umat Hindu yang datang dari Bali dan wilayah Senduro dan sekitarnya, Ny. Cok Ace dan Kapolres Lumajang Dewa Putu Eka turut mengikuti iring-iringan pralingga Ida Betara yang ditempatkan pada tiga buah jempana.
Prosesi melasti dilaksanakan ngubeng di pelinggih beji yang letaknya bersebelahan dengan pelinggih utama. Hal ini karena situasi yang belum memungkinkan untuk melaksanakan secara langsung ke Watu Klosot. Melasti bertujuan untuk menyucikan pralingga Ida Betara sebelum kalinggihang di Gedong Suci. Setelah ditempatkan di pelinggih masing-masing, Ida Betara katuran ayaban.

Sebelum prosesi melasti, pada pagi harinya telah dilaksanakan upacara mecaru, melaspas tetangunan, nuwur betara tirta, odalan di Pura Watu Klosot sekaligus nunas tirta yang digunakan untuk mensucikan pralingga Ida Betara dalam prosesi melasti. 

Seluruh prosesi dipuput oleh tiga orang sulinggih yaitu Ida Pedanda Baturiti, Ida Pedanda Wanayoga dan Ida Pedanda Selat Duda. Sehari sebelumnya, Minggu (10/07) Ny. Cok Ace ngaturang ayah ngias sarana upakara. Untuk diketahui, puncak karya pujawali di pura ini akan digelar pada Purnama Kasa, Buda Kliwon Pahang, Rabu (13/7) dan nyejer hingga penyineban, Minggu 24 Juli 2022

wartawan
JRO
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.