Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PT Samudra Giri Nusa Ditunjuk Kelola Kapal Roro Nusa Jaya Abadi

Bali Tribune/ SANDAR - Kapal Roro NJA saat sandar menunggu penumpang di Pelabuhan Sampalan.
balitribune.co.id | Semarapura - Seringnya terjadi penumpukan penumpang saat menunggu angkutan Kapal Roro Nusa Jaya Abadi yang melayani jalur Padangbai menuju Nusa Penida dan sebaliknya,akhirnya pihak Dishub selaku operator mengusulkan dan disetujui oleh ULP Pelabuhan untuk melakukan penambahan 2 kali ekstra trip. 
 
Kapasitas penambahan ekstra  Trip tersebut disampaikan langsung Kadis Perhubungan Klungkung Drs Nyoman Sucitra. Ditemui, Rabu(27/3), Nyoman Sucitra membeber masalah penambahan ekstra Trip yang mulai diberlakukan untuk penyebrangan Kapal Roro NJA ini.
 
Terkait ekstra Trip untuk Kapal Roro NJA ini dirinya menyatakan bahwa sejatinya Kapal NJA hanya dapat 1 ekstra Trip dan ditambah lagi 2 Ekstra Trip,makanya saat ini untuk setiap Minggunya Kapal NJA dapat 3 kali Ekstra Trip.” Mengingat seringnya krodit terjadi penumpukkan penumpang sesuai kondisi dilapangan dikasi lagi 2 ekstra Trip untuk menuntaskan persoalan penumpukkan yang terjadi,”terangnya.
 
Mengapa pengelolaan Kapal NJA ini diserahkan dan dilakukan penunjukkan langsung pada PT Samudra Giri Nusa. Hal itu disebabkan karena PT Palmas yang selama  ini sebagai pengelola Kapal Roro NJA ini gagal ikuti tender sampai dua kali,hingga akhirnya dilakukan penunjukkan langsung. “Karena dua kali PT Palmas gagal ikuti tender makanya dilakukan penunjukkan langsung pada PT Samudra Giri Nusa,”sebutnya.
 
Dia menyatakan rasa gembiranya dengan adanya penambahan ekstra Trip ini. Karena dengan adanya penambahan itu penyebrangan Kapal Roro NJA bisa lebaih maksimal utamanya saat LCT tidak operasional mengangkut BBM untuk melayani SPBU  ke Nusa,mereka bisa maksimalkan operasional Kapal Roro NJA untuk melakukan penambahan esktra Trip .Karen mereka pihak PT Samudra Giri Nusa tidak lagi perlu membuat surat resmi  Penida saat LCT tidak okarena sudah menjadi bagian tugas mereka.  
 
 Dengan tidak lagi PT Palmas menjadi operator Kapa Roro NJA ini ,bukan karena ada unsur pihak lain. Hal itu terjadi karena pihak PT Palmas sendiri yang tidak bisa memenangkan tender malah gagal tender.“ Dengan gagalnya PT Palmas sudah dua kali gagal tender akhirnya pihak ULP melakukan penunjukkan langsung pada PT Samudra Giri Nusa,” tandasnya. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Tren Pariwisata Global 2026, Wisatawan Menghindari Destinasi Padat

balitribune.co.id | Mangupura - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia melihat tren wisata global pada tahun 2026 cenderung untuk melepaskan diri dari stres. Orang-orang dari berbagai negara akan mencari tempat wisata atau destinasi yang benar-benar menghadirkan ketenangan dan pemulihan mental.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konsolidasi Pembangunan Bali Seratus Tahun Telah Dimulai

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster) secara resmi memproklamirkan dimulainya pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125, di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar, pada hari Senin tanggal 22 Desember 2025, tiga hari menjelang perayaan Natal 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.