Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pukesmas Abiansemal I Bakal Dijadikan RS Kelas C

Puskesmas Abiansemal I


BALI TRIBUNE - Puskesmas Abiansemal I akan diusulkan naik kelas menjadi Rumah Sakit (RS) tipe C. Diharapkan pertengahan 2019 mendatang, rumah sakit yang belum ditentukan namanya tersebut sudah bisa beroperasi. Saat ini proses perubahan status Puskesmas menjadi RS ini sedang digodok Dinas Kesehatan (Diskes) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung. Kepala Diskes Badung, dr I Gede Putra Suteja, Jumat (2/11), membenarkan rencana menjadikan Puskesmas Abiansemal I sebagai RS kelas C. Menurut dia Detail Engineering Design (DED) rumah sakit untuk Puskesmas Abiansemal I sebenarnya sudah ada sejak 2017. Selanjutnya, pembangunan fisiknya ada di bawah penanganan Dinas PUPR. “Kami hanya menyiapkan tenaga dan alat saja. Rencana fisiknya ada di PUPR,” ujar Putra Suteja, Jumat (2/11). Lebih lanjut ia menyebut perubahan status puskesmas menjadi RS ini dilatarbelakangi karena belum adanya rumah sakit untuk wilayah Badung utara. “Di Badung utara belum ada rumah sakit kelas C. Nah, dengan peningkatan kelas Puskesmas Abiansemal I menjadi kelas C, diharapkan nantinya pelayanan kesehatan masyarakat lebih maksimal,” katanya sembari menyebut ada dua dasar pelayanan kesehatan, yakni akses dan mutu. Akses, dengan adanya rumah sakit kelas C tersebut nantinya, maka aksesnya lebih mudah dan cepat. Tidak jauh, misalnya pasien dari Pelaga ke rumah sakit, tidak jauh yang dari Abiansemal ke rumah sakit.  Di samping itu, dengan adanya rumah sakit, mutu juga akan meningkat, karena akan ada sejumlah spesialis. Utamanya ada empat spesialis, yakni spesialis bedah, penyakit dalam, anak, dan kandungan. Terdapat pula tiga spesialis tambahan, yakni radiologi, laboratorium, dan anastesi. Dengan demikian, pasien yang memerlukan sejumlah pelayanan tersebut bisa segera ditangani. Sementara pasien yang patah tulang misalnya, tetap ke RSUD Mangusada. Bagaimana dengan Badung Selatan dan Tengah? Putra Suteja menerangkan untuk kawasan Badung selatan, selama ini sudah ada empat rumah sakit. Tiga di antaranya adalah rumah sakit kelas C dan satu rumah sakit kelas B. Rumah sakit kelas B yakni Siloam, sementara rumah sakit kelas C adalah Rumah Sakit Udayana, Surya Husada Nusa Dua, Bali Jimbaran, dan Rumh Sakit Kasih Ibu Kedonganan. Dari empat rumah sakit tersebut, salah satunya dikelola oleh pemerintah, sementara tiga sisanya dikelola pihak swasta. Untuk Badung tengah, Pemkab Badung sudah memiliki rumah sakit kelas B, yakni RSUD Mangusada. Putra Suteja yang Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali ini menjelaskan berdasarkan Permenkes Nomor 1 tahun 2012 dan Pergub nomor 7 tahun 2014, konsep rujukan adalah kompetensi. Jadi tidak harus, pasien yang dirujuk Puskesmas harus ke RS kelas C dulu sebelum ke kelas B. “Jika harus dirujuk ke rumah sakit ke kelas B karena kelas B ada spesialis dan alatnya, langsung bisa dari Puskesmas ke Kelas B. Jadi berdasarkan konsep wilayah. Karena Kabupaten/kota kan konsepnya wilayah. Kan lucu kabupaten punya rumah sakit kelas B, kalau rujuk ke rumah sakit kelas C ke tempat lain, kan jadi salah,” terangnya. Khusus untuk RS kelas C di Abiansemal, pihaknya mengaku masih menghitung kebutuhan biaya. “Sesuai perintah Bupati Badung rumah sakit tersebut agar segera diwujudkan,” tegasnya. Pihaknya sendiri optimis tahun 2019 rumah sakit sakit kelas C sudah terwujud di Abiansemal. “Tampaknya akan segera kami wujudkan di 2019. Tim kami sudah bergerak untuk itu. Kami sedang proses penyiapan perizinan untuk rumah sakit Abiansemal atau apapun nanti namanya,” ujarnya. Lebih lanjut kata dia, pihaknya sudah mengantongi DED gedung  B Puskesmas Abiansemal I untuk jadi rumah sakit. Nantinya akan dilanjutkan dengan Feasybility Study untuk lebih lanjut memperluas kawasan rumah sakit di tahun yang akan datang. “Prinsip kami 2019 itu sudah dibangun Gedung B di Abiansemal I, di belakang itu untuk kami bisa operasionalkan. Mudah-mudahan di pertengahan 2019 bisa kami operasionalkan salah satu rumah sakit Kelas C kami yang ada di Abiansemal,” katanya. Untuk diketahui Pemkab Badung telah memiliki layanan kesehatan yang meliputi Puskesmas Pembantu, Puskesmas, dan rumah sakit. Yakni 13 Puskesmas, 54 Puskesmas pembantu, dan ada satu desa yang tidak mempunyai sarana pelayanan kesehatan, yakni Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani.

wartawan
I Made Darna
Category

63 Tahun Menanti Janji, Ahli Waris Ancam Segel SDN 3 Banjar Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Siswa SDN No 3 Banjar, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng, terancam kehilangan tempat belajar. Ahli waris pemilik lahan mengancam akan menutup operasional sekolah karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng dianggap abai dalam menyelesaikan status kepemilikan lahan seluas 16 are tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Gelar Edukasi Safety Riding di Panti Asuhan

balitribune.co.id | Denpasar  – Komitmen Astra Motor Bali dalam menanamkan budaya keselamatan berkendara terus digencarkan melalui berbagai lini masyarakat. Kali ini, Team Safety Riding Astra Motor Bali memberikan edukasi keselamatan berkendara kepada penghuni panti asuhan, sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran #Cari_Aman sejak dini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

All New Honda Vario 125, Debut Perdana di Bali Besok!

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali mengajak seluruh masyarakat Pulau Dewata untuk menyaksikan secara langsung peluncuran generasi terbaru skutik andalannya, All New Honda Vario 125, yang akan digelar besok, 24–25 Januari 2026, dalam rangkaian acara Regional Public Launching (RPL) di MBG.

Baca Selengkapnya icon click

Dorong UMKM Bangli "Naik Kelas", DPMPTSP dan Rumah BUMN Telkom Sinergikan Legalitas dan Digitalisasi

balitribune.co.id | Bangli - Dalam upaya mempercepat transformasi digital dan penguatan legalitas usaha bagi pelaku UMKM, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangli menggelar kegiatan "Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Pelatihan Digitalisasi Berbasis Media Sosial".

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Kebut Progres Pembangunan Jalan Lingkar Selatan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan komitmennya mengatasi kemacetan lalu lintas dengan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan sebagai penguat utama daya dukung pariwisata. Salah satu proyek strategis yang terus didorong adalah Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas di wilayah Badung Selatan, pusat pertumbuhan pariwisata Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.