Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puluhan Kapal Ikan Terbakar, Ratusan Orang Terancam

Agus Dwi Siswaputra

BALI TRIBUNE - Puluhan kapal ikan yang ludes terbakar di pelabuhan Benoa, Denpasar, Senin dinihari (9/7) Ketua II Asosiasi Tuna Longline Indonesia (ATLI) Agus Dwi Siswaputra mengatakan, dirinya belum melihat kejadian ini dari sisi regulasi, tapi yang pasti kapal itu siap beroperasi. "Dengan adanya kejadian ini kita ndak bisa ngomong apa-apa," katanya sembari berharap ini kejadian yang terakhir. Agus Dwi yang dikonfirmasi di Sekretariat ATLI, Senin (9/7) terkait dengan kerugian yang diderita pengusaha dalam musibah ini belum bisa memberikan keterangan lebih jauh, padahal sebelumnya ditaksir kerugian akibat kejadian tersebut mencapai ratusan milyar rupiah. "Untuk dampak yang lain-lain saya no komen dululah," ucapnya berkelit sambil menyarankan untuk menanyakan langsung ke pengusaha kapal berapa nilai pastinya. Dikatakan, tenaga kerja yang kehilangan pekerjaannya akibat musibah ini  mencapai ratusan orang dengan asumsi satu kapal mempekerjakan sekitar 15 sampai 17 orang tinggal dikalikan 40 kapal yang terbakar. "Biasanya segitu tenaga kerja yang ada dikapal," ujarnya. Agus Dwi menerangkan pula dari apa yang dilihat dilapangan hanya 7 kapal yang bukan anggota ATLI, selebihnya anggota ATLI. Ia membantah jika kapal yang mangkrak dan katanya siap operasi ada kaitannya dengan kebijakan Menteri KKP. "Kan sudah ndak ada kebijakan lagi, regulasinya kita ikuti. Apalagi yang mau diikuti," sebutnya seraya beralasan kapal yang mangkrak bisa saja karena dalam perbaikan bukan akibat kebijakan Menteri KKP.  Ia dengan terus terang  mengeluhkan fasilitas kapal dan jumlah kapal yang  tidak memadai. Dikatakan dermaga yang ada kekecilan dibandingkan jumlah kapal yang mencapai ratusan. "Jumlah kapal yang ada dengan kolam yang ada kelihatannya tidak memadai, tapi kayaknya ndak sih," tegasnya mengeluhkan kondisi yang ada. Berapa potensi kehilangan pendapatan atau hasil tangkapan rupanya Agus Dwi juga tidak bisa memberikan jawaban pasti. Ia hanya sepintas mengatakan soal hasil tangkapan nelayan gambling alias untung-untungan. "Kita di ATLI tidak pernah ikut campur dapur anggota, karena namanya kita mancing bisa dapat, bisa juga ndak," kelitnya lagi tapi yang pasti dikatakan kejadian ini berpengaruh, tapi soal berapa nilainya ia beralasan tidak memegang data. "Semua data ada di sekjen, mana neh sekjennya, mungkin masih di lapangan," tuturnya. Menurutnya kabakaran yang terjadi jika dilihat banyak menimpa anggota ATLI yang notabene nelayan longline sama cumi. "Yang paling banyak kebakar kan kapalnya Ketua ATLI, nanti terserah bagaimana ketua saja, apa mau ada statmen atau tida nanti saya hubungi," tutupnya. 

wartawan
Arief Wibisono
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.