Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puncak Peringatan HUT ke-30 WHDI Badung, Bupati Mengajak WHDI Tingkatkan Solidaritas

Bupati
Bupati Giri Prasta disaat menghadiri Puncak peringatan HUT Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung ke-30 dipusatkan di Balai Banjar Petang Kelod, Kecamatan Petang, Selasa (15/5) kemarin.

BALI TRIBUNE - Puncak peringatan HUT Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung ke-30 dipusatkan di Balai Banjar Petang Kelod, Kecamatan Petang, Selasa (15/5) kemarin. Acara tersebut dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Camat Petang IB. Nata Manuaba beserta tripika kecamatan, Kabag Kesra Nyoman Sujendra, dari PHDI, Ketua TP PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Ketua Gatriwara Ny. Ayu Parwata, Istri Sekda Ny. Putu Rasniati Adi Arnawa serta para anggota WHDI Kecamatan se-Badung.  Ketua WHDI Kabupaten Badung Ny. Isyudayani Astika melaporkan, Peringatan HUT WHDI ke-30 kali ini mengusung tema, "Tingkatkan Soliditas Bersama Antar Umat Beragama Untuk Mewujudkan Kepekaan Sosial Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI". Berbagai kegiatan dilaksanakan untuk memeriahkan HUT WHDI Kabupaten Badung. Seperti lomba Dharma Gita Shanti (Macepat), lomba membuat Pejati, Lomba membuat Canang Sari, Lomba Tari Rejang Renteng serta Dharma Wecana Cilik.  Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menekankan, bahwa perayaan HUT WHDI Kabupaten Badung ke-30 ini dapat dijadikan momentum untuk lebih mengasah diri dan meningkatkan solidaritas guna membangun organisasi Kewanitaan di Kabupaten Badung. Menurutnya WHDI memiliki peranan  penting didalam meningkatkan kualitas  diri wanita. Organisasi WHDI bertujuan  membina umat Hindu khususnya  Wanita Hindu dalam mewujudkan wanita Hindu yang cerdas, mandiri, berbudi pekerti luhur serta ikut berperan dalam berkeluarga. "Organisasi WHDI  merupakan suatu wadah yang dibentuk untuk melihat berbagai persoalan dalam  kehidupan bermasyarakat Umat Hindu. Organisasi WHDI pada prinsipnya  ditujukan untuk menghimpun pemikiran diantara sesama anggotanya, serta mendinamiskan gerak dan aktivitas swadarma wanita Hindu di seluruh  Indonesia secara sistematis dan seras yang merupakan wujud dharma bakti sebagai umat Hindu dan warga Negara Indonesia dalam rangka pembangunan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila," terangnya.  Disamping itu Giri Prasta mengharapkan agar kepengurusan WHDI dibentuk di masing-masing Kecamatan dan Desa. Di masing-masing Desa Adat harus ada TK/PAUD yang bernuansa Hindu serta di setiap Kecamatan harus ada kelompok pembuat Kebaya yang nantinya pembeli akan diarahkan kesana dalam rangka perputaran ekonomi.

wartawan
I Made Darna
Category

Anggaran Lampu Penerangan Jalan, Badung Rogoh Rp 20 Miliar Per Tahun

balitribune.co.id I Mangupura - Beban biaya rekening listrik yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Badung tiap tahunnya ternyata tak main-main. Khusus untuk Lampu Penerangan Jalan (LPJ) saja Pemerintah Gumi Keris harus merogoh kocek antara Rp19 hingga Rp20 miliar per tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click

Gedong Simpen Tapakan Pura Dalem Buahan Nyaris Dibobol Maling

balitribune.co.id I Tabanan - Pintu Gedong Simpen Tapakan di Pura Dalem Buahan, Banjar Buahan Selatan, Desa Buahan, Tabanan, ditemukan dalam kondisi rusak dicongkel oleh orang tak dikenal pada Rabu (15/4/2026) dini hari. Meski tidak ada barang berharga yang hilang, aksi percobaan pencurian tersebut sempat dipergoki warga sebelum pelakunya melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus III DPRD Karangasem Melakukan Sidak ke Sejumlah Usaha Wisata dan Toko Modern Berjejaring di Desa Bunutan

balitribune.co.id I Amlapura - Pansus III DPRD Karangasem melaksanakan kegiatan Sidak (Inspeksi Mendadak) ke Objek Wisata Amed dan Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, pada Selasa (14/4/2026). Sidak yang dipimpin Ketua Pansus I Wayan Sumatra, bersama seluruh anggota Pansus ini bergerak melakukan pengecekkan dan pendataan objek usaha di wilayah tersebut baik yang sudah menagntongi izin maupun yang belum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menghilang 11 Hari, Mayat I Wayan Saja Ditemukan Membusuk di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Keberadaan I Wayan Saja (56) warga Bentuyung, Ubud, Gianyar, akhirnya ditemukan pada hari kesebelas pasca dilaporkan hilang. Namun sayang, saat ditemukan di jurang sungai beji, korban sudah menjadi mayat dalam kondisi membusuk, Selasa (14/4/2026) petang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.