Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pura Dalem Solo Abiansemal Dibobol Maling, Sejumlah Aci-aci emas raib

Pura Dalem Solo di Banjar Aseman, Sedang, Abiansemal yang dibobol maling.

BALI TRIBUNE - Pura Dalem Solo di Banjar Aseman, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, dibobol maling.  Peristiwa ini baru diketahui warga pada Jumat (21/9) pagi.  Sontak kejadian yang tersebar luas dari mulut ke mulut ini membuat warga setempat gempar.   Pasalnya,  maling selain mengacak-acak pratima dan benda sakral lainnya juga membawa kabur pershiasan emas dan benda sakral lainnya dengan total senilai Rp 53.900.0000. "Peristiwa ini baru diketahui pagi tadi (kemarin,  red). Dan berita kemalingan ini menyebar ke masyarakat dari mulut ke mulut, " ungkap Jro Mangku, Pura Dalem Solo, I Gusti Ayu Ariniasih. Ia pun menuturkan bahwa peristiwa ini baru diketahui setelah  I Ketut Suwena yang menjadi tukang bersih pura melakukan bersih-bersih di pura tersebut sekitar pukul 08.00 wita. Saat bersih-bersih ia melihat pintu gudang dalam keadaan terbuka. Serta kunci pintu dalam kondisi rusak akibat di congkel. Setelah dicek ternyata benda-benda berharga dalam gudang sudah raib dan dalam kondisi berantakan. Adapun barang yang hilang yakni 4 buah gelang emas, 5 buah kalung emas, 20 buah perhiasan bunga emas, dan 1 gulung wastra. "Yang hilang semua emas-emas untuk pratima, " katanya. Pura Dalem Solo sendiri sebenarnya memiliki tempat penyimpanan yang cukup aman.  Akan tetapi, karena letaknya cukup tinggi, sehingga warga pengempon pura memilih gudang sebagai tempat penyimpan benda sakral di pura tersebut. "Tempat penyimpanan pratima sebenarnya ada,  tapi agak tinggi.  Sehingga disimpan di gudang biar gampang. Selama ini cukup aman dengan ditutup kain wastra,"  jelas Jro Mangku. Hal senada juga disampaikan I Nyoman Ganti selaku mantan Kelian Pura Dalem Solo.  Ia menyebut tidak saja Pura Dalem Solo yang ada di utama mansala diobok-obok maling,  Pura Alit di jaba tengah juga sempat diacak-acak.   Namun,  karena tidak ada benda berharga sehingga maling menyasar areal utama pura yakni Pura Dalem Solo. “Maling juga sempat ke jaba tengah,  tapi karwna disana tidak ada apa,  sehingga maling kesini dan berhasil menemukan pratima, " kata Ganti. Sementara Kapolsek Abiansemal Kompol I Nyoman Weca mengaku  sudah menerima laporan terkait kejadian ini.  Pihaknya pun sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. "Kasus ini sedang kami lakukan penyelidikan,"  katanya.

wartawan
I Made Darna
Category

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.