Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puri Peguyangan Gelar Upacara Atma Wedana dan Mepandes

mapandes
MEPEED - Prosesi mepeed untuk ngangget don bingin serangkaian karya Memukur dan Mepandes yang, diikuti para kerabat Puri Peguyangan, para pengiring, serta warga sekitar, berlangsung khidmad dan semarak, Kamis (7/7).

Denpasar, Bali Tribune

Puri Peguyangan, Denpasar Utara, menggelar upacara Atma Wedana (Memukur) dan Mepandes (Potong Gigi), yang puncak upacara dilangsungkan pada Minggu (10/7) mendatang. Untuk tetap menjaga dan memupuk kedekatan dengan warga, dan kerabat puri, maka dalam upacara ini juga merangkul sejumlah pengiring dari kalangan masyarakat Peguyangan dan sekitarnya.

Sedikitnya ada 55 pengiring serta 65 orang ngiring yang ikut dalam upacara mepandes ini. Panglingsir Puri Peguyangan, yang juga generasi penerus Puri Peguyangan, AA. Ngurah Gede Widiada, menjelaskan Upacara Atma Wedana Puri Peguyangan tahun 2016 ini, pada intinya merupakan wujud rasa bhakti kepada leluhur terutama mendiang AA. Putu Agung Tirta.

Dijelaskan Gung Widiada, AA. Putu Agung Tirta, dikenal sebagai sosok perempuan yang kokoh memegang komitmen dalam perjuangan, terutama saat terjadi Serangan Umum Kota Denpasar. Dalam situasi heroic kala itu, AA. Putu Tirta pun tak luput mengemban tugas sebagai penerus puri Peguyangan agar senantiasa dekat dengan mayarakat.

“Saya sebagai penerusnya, melihat AA Putu Agung Tirta sebagai sosok wanita pejuang yang sangat kokoh, serta mempunyai komitmen yang sangat kuat baik dalam mempertahankan kemerdekaan maupun menjaga tradisi puri,” terang AA. Ngurah Gede Widiada ditemui di sela prosesi “ngangget don bingin”, Kamis (7/7) kemarin.

Dikatakan Gung Widiada, AA Putu Agung Tirta merupakan teman bermain Prof. I Gusti Ngurah Bagus yang selalu dekat dengan para pejuang Denpasar tatkala penjajahan pasukan NICA, diantaranya, Ida Bagus Japa (Kakak mantan Gubernur Bali, Prof. Dr. IB. Mantra, AA. Kusuma Yudha, serta Made Pugeg. Dalam kondisi seperti itu, AA. Putu Agung Tirta berperan sebagai kurir (pengantar surat) di tengah perjuangan menghadapi serangan umum Denpasar.

AA Putu Agung Tirta pun sampai tak sempat memikirkan dirinya dalam mengarungi kehidupan berumah tangga. Terlebih AA. Putu Tirta juga sebagai janbanggul di Pura Desa yang dinilainya sebagai tugas social religius. “Saya mendapat nilai keteladanan dari beliau (AA. Putu Agung Tirta) untuk terus menjaga dan membina hubungan baik dengan masyarakat, Puri, serta pemerintah,” tandas AA. Widiada yang juga anggota DPRD Kota Denpasar ini.

Dalam karya Atma Wedana dan Memukur yang mengambil tingkatan utama ini, seluruh biaya ditanggung secara bersama-sama dalam bentuk partisipasi pengiring sehingga tidak memberatkan. “Pengiring pun memandang partisipasinya sebagai wujud penghormatan dan rasa baktinya kepada leluhur,” ucap Widiada.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Nyabit di Kebun, Made Rinun Ditemukan Tewas di Jurang

balitribune.co.id | Mangupura - Nasib tragis dialami Ni Made Rinun (56). Perempuan paruh baya ini ditemukan tewas di dasar jurang di kebunnya di Banjar Teba Jero, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Badung, Senin (25/8).

Jenazah korban ditemukan di jurang sedalam 30 meter. Kuat dugaan korban terjatuh.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perdalam Pemahaman Pola Asuh Adaptif, Rasniathi Adi Arnawa Buka Sosialisasi PAAREDI

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa membuka secara resmi Sosialisasi PAAREDI (Pola Asuh Anak di Era Digital), bertempat di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Rabu (27/8).

Baca Selengkapnya icon click

49,57 Hektar Sawah Gagal Panen, Pemkab Badung Bakal Tempuh Jalur Niskala “Ngaben Bikul” Tahun 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Serangan hama tikus membuat para petani di Kabupaten Badung merana. Bagaimana tidak? Dari 9 ribu hektar lebih sawah yang ada di Gumi Keris, tercatat sudah ada 49,57 hektar sawah yang diserang “jero ketut” atau tikus.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lahan Diserobot, Pemilik Lapor Polisi

balitribune.co.id | Singaraja - Pemilik lahan berlokasi di Banjar Dinas Pamesan Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, melaporkan kasus dugaan penyerobotan lahan ke Polres Buleleng. Lahan tersebut diduga diserobot oleh Ketut Wijana Putra (71) warga Banjar Dinas Pamesan Desa Lokapaksa. Isi lahan berupa tanah dan bebatuan di ekspolitasi kemudian diperjual belikan oleh pelaku.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.