Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PUTRI Bali: DTW Aset Pariwisata

pariwisata
Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, bersama pelaku pariwisata di sekretariat PUTRI Bali, kantor BTB Denpasar.

BALI TRIBUNE - Keberadaan beragam Daya Tarik Wisata (DTW) di Bali yang tidak terbatas baik itu terbentuk dari alam, buatan manusia dan balai lingkungan hidup seperti taman-taman rekreasi ini merupakan aset yang harus dijaga dan dirawat.

“Bahkan pantai pun merupakan aset dan tidak semua punya, namun ini harus dijaga dan dirawat agar pariwisata kita tidak memberikan kejenuhan,” tegas Ketua Umum DPD Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi (PUTRI) Bali masa bhakti 2018-2021, I Gusti Agung Ayu Inda Trimafo Yudha, di Denpasar, Selasa (25/7).

Menurutnya, DTW yang merupakan aset pariwisata Bali menjadi salah satu pemicu datangnya wisatawan baik asing maupun mancanegara untuk berwisata ke Pulau Dewata. “Asetnya tetap dijaga yang sudah baik tetap dijaga kerapiannya, kebersihannya serta budi pekerti dari pelaku usaha juga harus dijaga dan memberikan tamu kenyamanan,” ujar Gek Inda.

Sementara itu, Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, saat berkunjung ke sekretariat PUTRI Bali mengatakan jika keinginan Pemerintah Kabupaten Badung setiap tahunnya melakukan penambahan destinasi wisata. “Kita ingin ada destinasi wisata yang baru diantaranya Pantai Pandawa, Pantai Melasti, begitu juga pantai yang ada di Canggu, Pererenan dan Berawa. Kita betul-betul berikan untuk kepentingan masyarakat,” sebutnya.

Giri Prasta mengatakan, keberadaan DTW di Kabupaten Badung saat ini dipromosikan oleh Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung dan Dinas Pariwisata Badung. Promosi pariwisata tersebut kata dia sangat penting karena efeknya akan terlihat setahun atau dua tahun setelah promosi dilakukan. “Belum tentu sekarang kita promosi tamunya akan datang,” ucap Giri Prasta.

Dikatakannya, dalam hal pengembangan kepariwisataan di Badung ini perlu merangkul stakeholder pariwisata yang ada di Bali. Sebab tanpa adanya stakeholder pariwisata, wisatawan domestik maupun asing tidak akan pernah datang ke Bali dengan baik.

“Untuk itu kami harus berikan wujud perhatian kepada stakeholder pariwisata. Kebutuhan stakeholder di Bali akan kita usahakan kita penuhi untuk melaksanakan tugasnya. Kami juga harus menjadikan masyarakat Badung sebagai tuan rumah. Sebagai pelaku pariwisata ini adalah masyarakat setempat dan hasilnya juga untuk masyarakat,” katanya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Dukung Pengembangan Usaha Pemindangan Ikan Melalui Penyaluran KUR di Bali dan Nusa Tenggara

balitribune.co.id | Semarapura - Wayan Suitari yang merupakan salah seorang perajin ikan pindang di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba Kabupaten Klungkung meningkatkan usahanya dengan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia yang sudah selama puluhan tahun bergelut di dunia pemindangan ikan, mendapat dukungan dana dari perbankan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.