Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rapat Paripurna DPRD Karangasem, Setujui Bahas Dua Ranperda Inisiatif Dewan

TERIMA - Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi terima laporan pandangan umum fraksi dalam rapat paripurna, Senin (7/1).

BALI TRIBUNE - DPRD Karangasem menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi terkait dua Ranperda Inisiatif Dewan masing-masing Ranperda tentang Penanggulangan Kemiskinan dan Ranperda tentang jaminan hak-hak penyandang Disabilitas, yang dipimpin oleh Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi beserta sejumlah pimpinan dewan dan anggota seluruh fraksi di DPRD, Senin (7/1). Dalam pandangan umumnya, hampir seluruh fraksi pada intinya menyatakan sepakat dan menyetujui dua Ranperda inisiatif dewan itu untuk dibahas lebih lanjut. Tekait dua Ranperda Inisiatif Dewan tersebut, Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi kepada wartawan usai rapat paripurna kemarin menegaskan soal pentingnya kedua Ranperda tersebut, utamanya Ranperda tentang penanggulangan kemiskinan. Menurutnya, banyak hal yang melatar belakangi penyusunan Ranperda yang merupakan inisiatif dewan itu diantaranya semangat untuk menekan angka kemiskinan termasuk percepatan pengentasan kemiskinan di Bumi Lahar Karangasem. Dewan menyadari Kabupaten Karangasem merupakan salah satu daerah yang cukup jauh dari pusat kota atau Ibu Kota Provinsi, sehingga masih sangat identik dengan kemiskinan. Di Ranperda itulah nantinya berbagai poin penting akan dibahas dan akan dirancang dalam kaitan penanggulangan kemiskinan. Diakuinya memang selama ini perhatian terhadap para penyandang Disabilitas masih sangat rendah, dan selama ini pihaknya bersama anggota masih sering turun untuk meberikan bantuan bagi para penyandang Diasbilitas seperti bantuan kursi roda, tongkat dan bantuaan lainnya. Dengan adanya Perda tentang jaminan hak-hak para penyandang Disabilitas inilah nantinya akan dicoba dicarikan solusi dari sisi anggaran untuk memenuhi hak-hak para penyandang Disabilitas dimaksud. Dengan adanya Perda Penanggulangan Kemiskinan, paling tidak nantinya diharapkan angka kemiskinan bisa ditekan, dimana terkait data jumlah atau angka kemiskinan di Karangasem secara detail akan dibahas nantinya dalam rapat kerja bersama eksekutif. Dalam rapat Paripurna kemarin juga langsung dibentuk dua Panitia Khusus (Pansus) masisng-masing Pansus Penanggulangan Kemiskinan dan Pansus Jaminan Hak-hak Penyandang Disabilitas. Setelah ini pihaknya akan fasilitasi dengan Pemprov Bali terkait isi dari kedua  Ranperda tersebut.  Yang jelas kedua Ranperda itu sangat krusial karena dengan Perda itu bisa ditentukan berapa alokasi anggaran yang diperuntukkan bagi penanggulangan kemiskinan dan pemenuhan hak-hak penyandang Disabilitas di Karangasem.

wartawan
Redaksi
Category

“Homeless Media” Adaptasi atau Ancaman Demokrasi?

balitribune.co.id | Perdebatan soal “homeless media” sesungguhnya bukan sekadar pertengkaran antara media lama dan media baru. Polemik ini lebih dalam dari itu - Indonesia sedang menghadapi benturan besar antara disrupsi digital dengan standar profesionalisme pers yang selama ini menjadi fondasi demokrasi.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Scam Tembus 530 Ribu, OJK Perkuat Kolaborasi Indonesia-Australia

balitribune.co.id | Jakarta - Maraknya penipuan digital di sektor jasa keuangan membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Australia, untuk mempercepat penanganan scam yang kini berkembang lintas negara dan lintas sektor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BKSDA Bali Gagas Konsep The New Kintamani

balitribune.co.id I Bangli - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali resmi memperkenalkan konsep The New Kintamani sebagai arah baru pengelolaan bentang alam yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. 

Gagasan ini dipaparkan dalam forum konsolidasi di Museum Geopark Batur, Kintamani, Jumat (8/5/2026), yang dihadiri 46 pemangku kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anggota DPR: Jangan Biarkan RI Jadi Surga Judi Online

balitribune.co.id I Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo meminta aparat penegak hukum tidak membiarkan Indonesia menjadi tempat aman bagi bandar dan sindikat judi online (judol). Dia menegaskan negara tidak boleh kalah melawan kejahatan judol yang kini berkembang menjadi sindikat lintas negara. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.