Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rawan Timpa Kantor Desa, Ranting Beringin Peliatan Dipangkas

Bali Tribune/ PEMANGKASAN - Pemangkasan ranting pohon beringin di Desa Peliatan, Gianyar.



balitribune.co.id | Gianyar - Di Musim kemarau, hujan kerap menyela sewaktu-waktu. Kondisi inipula kerap memicu bencana. Pohon beringin di Catus Pata Peliatan pun menjadi sorotan terlebih sudah dahannya melintangi jakan utama, ruko hingga bangunan perkantoran.

Mengantisipasi itu, pihak desa adat Peliatan memohon bantuan BPBD Gianyar untuk melakukan pemangkasan sejumlah ranting yang membahayakan bangunan. Untuk tahap awal pemangkasan dilakukan di bagian ranting sisi timur, yang sudah menaungi ruang pertemuan Kantor Perbekel/Desa Adat Peliatan, Rabu (13/9/2023).

Bendesa Adat Peliatan, Jro Bendesa Ketut Sandi menyebutkan, beringin di Catus Pata Peliatan ini merupakan pohon yang disucikan. Karena itu, pihaknya tidak dapat melakukan pemangkasan secara serentak. Terlebih pohon beringin ini sangat vital dalam hal prosesi adat setempat. "Dengan diawali atur piuning, pemangkasan ini kami hanya prioritaska  pada dahan yang mulai terlihat merendah karen terbebani ranting dna daun. Terutamnya disisi timur yang sudah menaungi ruang pertemuan desa. Kalau diguyur hujan sangat berpotensi  patah," ungkap Jro Bendesa.

Petugas BPBD Gianyar pun harus berhati-hati melakukan pemangkasan. Karena semua dahan yang dipangkas  posisinya diatasi bangunan. Dengan bobotvdahan yang cukup berat, satu persatu dipotong dan ditunkan dengan tali. “Untuk antisipasi saat hujan turun datang  pohon ataupun dahan hingga ranting yang tak kuat bertahan, berpotensi menimbulkan bencana. Karena itu kami sangat berterimakasi jika ada masyarakat seperti dari Desa Adat Peliatan ini yang antisipatif," terang  Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar IGN Dibya Presasta.

Syukurnya, sejumlah warga  juga menyadari bahaya yang mengancam ini. Pohon-pohon dimohinkan untuk   ditebang dan dipangkas. Namun bagi pohon-pohon yang disakralkan, membutuhkan sebuah proses ritual. "Antisipasi sudah diupayakan maksimal. Potensi yang ditimbulkan saat terjadi bencana dapat diantisipasi lebih awal," terangnya.

Lanjutnya, pihaknya sudah menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati, karena hujan juva kerap mengguyur di tengah musim kemarau. Mengingat curah hujan tidak dapat diprediksi dan kerap cukup deras disertai dengan hembusan angin kencang.  “ Kepada jajaran di BPBD, kami sudah instruksikan siaga dan meningkatkan kegiatan dan pengawasan guna menghindari hal-hal yang tidak dinginkan terjadi,” terangnya.

Sementara kepada seluruh warga masyarakat dihimbau untuk meningkatkan intensitas kebersihan lingkungan sekitar. Misalnya memangkas dahan atau ranting pohon yang beresiko roboh serta lebih mengintefsifkan kegiatan gotong royong dan kebersihan lingkungan.

wartawan
ATA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terkait Rekrut Direksi Perumda Pasar dan Pangan MGS, Komisi III Berharap Segera Ada Direksi Definitif

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung akan membuka rekrutmen Direksi Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung. Pendaftaran untuk posisi Direktur Utama, Direktur Umum, serta Dewan Pengawas dijadwalkan berlangsung pada 15–19 Desember 2025.

Perekrutan jajaran direksi dan Dewan ini mendapat sambutan baik dari Ketua Komisi III DPRD Badung I Made Ponda Wirawan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ponda Wirawan Hadiri Karya Pedudusan Agung di Pura Dalem Desa Banjar Aseman Abiansemal

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Komisi III DPRD Badung I Made Ponda Wirawan mendampingi Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Karya Mepadudusan Agung, Mapeselang, Mepedanan, Medasar Tawur Balik Sumpah Madya di Pura Dalem Desa Banjar Aseman, Desa Adat Abiansemal, Desa Abiansemal, Kecamatan Abiansemal, Badung, Jumat (28/11/2025). Hadir Perbekel Desa Abiansemal IB. Bisma Wikrama, Bendesa Adat Abiansemal IB.

Baca Selengkapnya icon click

Dua Kelompok Orang Asing Jadi Fokus Pengawasan Imigrasi

balitribune.co.id | Mangupura - Kebijakan keimigrasian di Bali menghadapi tantangan multidimensi yang kompleks, berbenturan antara tuntutan memfasilitasi pertumbuhan ekonomi pariwisata dan keharusan menegakkan kedaulatan negara, hukum, serta norma budaya. Dinamika ini menempatkan Direktorat Jenderal Imigrasi pada posisi dilematis ditengah derasnya arus globalisasi dan ancaman transnasional. Hal tersebut diungkapkan Plt.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.