Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rekor Baru Polda Bali, Gerebek Villa di Kuta Amankan 38 Kg Narkoba

Bali Tribune / Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra
balitribune.co.id | DenpasarRekor baru penangkapan kasus narkoba di Bali. Ini seiring anggota Subdit II Direktorat Reserse Narkoba (Dit Res Narkoba) Polda Bali mengungkap 38 Kg narkoba di wilayah Kuta, Jumat (8/4) malam. Jumlah barang bukti sebanyak ini mencatatkan rekor baru sepanjang sejarah penangkapan kasus narkoba di Bali. Sebelumnya, polisi menangkap seorang residivis, Lu Ming Fe dengan barang bukti 1,5 Kg sabu. Kemudian anggota Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polresta Denpasar meringkus dua orang pengedar narkoba, M Ansar dan Aulia Rahman di Jalan Taman Pancing Denpasar Selatan, Sabtu (19/2) lalu dengan barang bukti 18 Kg sabu.
 
Informasi yang berhasil dihimpun Bali Tribune mengatakan, penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat bahwa akan adanya pesta narkoba di sebuah villa wilayah Kuta. Setelah dilakukan penyelidikan yang lebih mendalam, polisi akhirnya penggerebek villa itu. Dan ternyata benar adanya, hasil penggerebekan ditemukan barang bukti yang sangat fantastis. Jumlah barang bukti sebanyak itu berasal dari tiga orang tersangka yang dipimpin oleh seorang oknum anggota Ormas ternama di Bali berinisial TD. "Mereka tiga lokal semua. Kalau dua orang belum tahu namanya. Mereka lagi diperiksa di Polda," ungkap seorang petugas.
 
Dijelaskan petugas yang meminta agar namanya dirahasiakan itu, barang bukti sebanyak ini terdiri dari sabu 35 Kg dan ganja 3 Kg. Jumlah itu belum termasuk ineks dan kokain. "Barang bukti semuanya lengkap. Belum tahu barang bukti ini dapat dari mana dan jaringan apa. Mereka masih diperiksa," ujarnya.
 
Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra yang dikonfirmasi Bali Tribune via pesan singkat membenarkan adanya penangkapan itu. Ini menunjukkan bukti keseriusan Polda Bali dalam memberantas narkoba di Bali. "Kalau kita diam saja tidak menangkap, seolah - olah aman," ujarnya. Namun jendral bintang dua ini enggan menjelaskan lebih rinci karena para pelaku sedang menjalani pemeriksaan. "Masih diperikasa. Coba bisa kontak sama Dir Narkoba," imbuhnya. Sementara Direktur Reserse Narkoba Polda Bali, Kombes Pol Mohammad Khozin yang dihubungi via telepon genggamnya tidak dijawab.
wartawan
RAY
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.