Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rencana, Pakraman Bedha Bangun Krematorium Di Pangkung Tibah

Krematorium
Lahan yang rencananya akan digunakan oleh pihak Desa Pakraman sebagai lokasi pembangunan Krematorium.

BALI TRIBUNE - Sebuah krematorium rencananya akan dibangun oleh Desa Adat Bedha. Bahkan sebuah papan bertuliskan, ‘Disini Akan Dibangun Krematorium Segera’ sudah dipasang pada sebuah lahan seluas 12 are yang ada di kawasan menuju pantai Desa Pangkung Tibah, Kediri Tabanan.


Menurut informasi yang dihimpun Bali Tribune beberapa waktu lalu, papan tersebut sengaja dipasang dengan tujuan bentuk sosialisasi kepada masyarakat perihal pembangunan krematorium dimaksud.
Bendesa Adat Bedha, I Nyoman Surata dikonfirmasi, Rabu (31/1) kemarin membenarkan perihal rencana pembangunan tempat krematorium tersebut.
Menurutnya pembangunan krematorium itu didasarkan oleh hasil sangkep di Desa Pakraman Bedha yang kemudian disosialisasikan kepada krama setempat.
“Rencana pembangunan tersebut sudah sesuai hasil sangkep dan sudah disosialisasikan di Banjar Pangkung Tibah, bahwa dilokasi tersebut akan dibangun tempat krematorium,”.
Ditambahkannya, ide pembangunan krematorium tersebut sudah muncul beberapa tahun yang lalu, hingga kemudian dibentuk tim pengkaji krematorium oleh prajuru Desa Pakraman Bedha.
“Bagi Banjar Adat yang sudah baik, silahkan melakukan apa yang sudah berjalan, sedangkan krematorium ini sering kali dibutuhkan dalam kondisi dan situasi tertentu,” ucap Surata.
Lanjut Surata, rencananya krematorium itu akan dibangun pada lahan milik negara seluas 12 are. Adapun ijin menggunakan tanah dimaksud ungkap Surata masih menunggu Surat Keputusan Menteri.
“Namun pembangunan belum dilakukan, saat ini masih ada persyarakat yang harus dilengkapi,” pungkasnya. 

wartawan
Komang Arta Jingga

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.