Resor di Bali Raih Penghargaan Mewakili Asia Tenggara  | Bali Tribune
Bali Tribune, Kamis 25 Juli 2024
Diposting : 10 July 2024 20:14
YUE - Bali Tribune
Bali Tribune / ILUSTRASI (ist)

balitribune.co.id | Badung - Salah satu akomodasi yang menawarkan pengalaman meningap mewah atau resor di Bali Selatan mendapatkan penghargaan internasional mewakili Indonesia dan Asia Tenggara. Penghargaan tersebut dari salah satu travel magazine bergengsi di dunia untuk kategori Top New Hotel Suites.

Dimana travel magazine tersebut dikenal karena menawarkan informasi mendalam tentang destinasi super mewah, menjadikannya sebagai sebuah pencapaian bagi properti mana pun untuk diakui. Tahun ini, travel magazine ini memperkenalkan kategori baru, Top New Hotel Suites, dengan fokus pada penilaian hotel-hotel terbaru. Penghargaan diberikan setelah tim dari travel magazine meninjau ratusan hotel mewah yang baru buka selama 18 bulan terakhir. Para experts di bidang luxury travel melakukan penilaian dengan melakukan kunjungan dan menginap di suite untuk merasakan pengalaman yang ditawarkan secara langsung. 

Setelah melakukan evaluasi menyeluruh, panel memilih pemenang berdasarkan kombinasi ulasan para expertise, feedback tamu, dan overall experience. Dari seluruh penilaian, salah satu resor di Kabupaten Badung berhasil masuk dalam daftar Top New Hotel Suites, menyisihkan ratusan hotel lain, menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia dan Asia Tenggara.

Serpil Guney dari pihak resor di Bali Selatan yang mendapat penghargaan tersebut menjelaskan, resor ini adalah sebuah destinasi yang merayakan nilai-nilai tradisional Bali dalam balutan kemewahan kontemporer. Setiap detil dan aspek dari tiap pengalaman yang ditawarkan kepada tamu dikurasi secara cermat agar berkesan. "Selain mengutamakan kemewahan, menjadi contoh penerapan responsible tourism secara harmonis yang menyeimbangkan kesejahteraan masyarakat lokal, pelestarian alam, dan penghormatan spiritual. Pendekatan holistik ini mewujudkan sebuah perpaduan antara pelayanan terbaik berstandar tinggi tanpa melupakan tanggung jawab untuk memastikan keselarasan dengan alam sekitar, warisan budaya, dan kehidupan masyarakat sekitar," jelasnya dalam siaran persnya, Rabu (10/7).

Ia menambahkan, selain mendapatkan pengakuan atas pelayanan dan fasilitas yang ditawarkan, komitmen terhadap berkelanjutan juga diakui secara domestik. Diselenggarakan oleh salah satu media pemasaran dan bisnis terkemuka di Indonesia, diikuti oleh puluhan perusahaan dari berbagai sektor yang berpartisipasi dalam 25 kategori berbeda. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan, lembaga atau organisasi yang berhasil menerapkan prinsip-prinsip berkelanjutan dalam strategi pemasaran serta berdampak nyata bagi masyarakat luas. "Masing-masing penghargaan (internasional dan domestik) mewakili kualitas layanan yang dihadirkan dan komitmen dalam menerapkan praktik pariwisata berkelanjutan," ujarnya.

Setelah melalui proses penjurian yang ketat, resor ini dianugerahi penghargaan Local Community Empowerment Program of the Year atas komitmennya dalam memberdayakan masyarakat lokal. Pengalaman yang dihadirkan di resor yang berada di Bali ini berakar pada filosofi lokal Bali, Tri Hita Karana yang menekankan hubungan dengan Ketuhanan (Parahyangan), hubungan dengan sesama (Pawongan), dan hubungan dengan alam (Palemahan). 

"Hal ini pula yang menjadi landasan nilai resor ini dalam usahanya untuk memberdayakan masyarakat lokal. Kami memprioritaskan komunitas lokal dan lingkungan melalui kemitraan yang dijalin dengan perajin lokal yang terampil untuk menciptakan sebuah suaka dimana kemewahan bertemu dengan tanggung jawab. Melalui kemitraan ini, resor telah menghasilkan karya seni yang unik, menggunakan bahan-bahan lokal seperti marbel Jawa dan rotan yang indah, dan mengembangkan amenities yang ramah lingkungan termasuk perlengkapan rias yang terbuat dari lembar daun pisang yang didaur ulang, kotak dari tempurung kelapa, dan sandal alami yang terbuat dari serat pandan dan mendong. Selain itu, turut membantu kesejahteraan masyarakat sekitar melalui pengadaan lapangan pekerjaan bagi mereka. Tercatat, sekitar 40% anggota tim di resor ini merupakan penduduk Ungasan yang bekerja secara full time dan harian," bebernya. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, hal yang sama juga berlaku pada cara dalam memproduksi setiap sajian makanannya dengan mengutamakan bahan-bahan yang diambil dengan praktik yang etis. Mulai dari telur ayam kampung berkualitas tinggi dan dipastikan lolos standar keamanan bersertifikasi hazard analysis and critical control points (HACCP), dan hasil tangkapan laut seperti ikan salmon yang ditangkap sesuai praktik sustainable fishing bersertifikasi marine stewardship council (MSC). Seluruh makanan yang disajikan mematuhi prinsip zero-waste untuk memastikan makanan yang diproduksi dapat dinikmati secara efektif. 

"Limbah yang terkumpul dari sisa makanan yang ada akan diolah menjadi pupuk atau didaur ulang oleh komunitas setempat. Serupa dengan hal tersebut, juga menjalankan inisiatif dalam meminimalisir penggunaan air, dengan memanfaatkan air hujan yang ditampung, gray water (air daur ulang yang diproses dari air limbah bak mandi, wastafel, toilet, dan pemakaian sehari-hari), dan air kondensasi AC untuk menjadi sumber air yang digunakan untuk merawat taman dan kebun di lingkungan resor," imbuhnya.