Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ritual Nyepi Segara, Laut Nusa Penida Sepi tanpa Aktifitas

Bali Tribune / SEPI - Pelabuhan Nusa Penida sepi aktifitas akibat adanya Nyepi Segara.

balitribune.co.id | SemarapuraSuasana tak seperti biasa terlihat Selasa (11/10) di seluruh pelabuhan yang ada di Nusa Penida, Klungkung. Pelabuhan yang biasanya dipenuhi pengunjung, kini terlihat sepi dan tanpa aktifitas.

“Sepi, tidak ada aktivitas sama sekali,” ujar Wadanramil Nusa Penida Kapten Inf I Gede Putra Yadnya saat melaksanakan pemantauan di seluruh akses keluar masuk Nusa Penida, Selasa (11/10).

Sepinya seluruh pelabuhan di Nusa Penida, kata Kapten Gede karena hari ini digelar Nyepi Segara yang merupakan tradisi yang dilaksanakan setiap setahun sekali. Sehubungan dengan kegiatan itu di perairan Nusa Penida seluruh aktifitas warga di laut dihentikan, termasuk lalu lintas penyeberangan.

“Pelaksanaan Nyepi Segara (laut) ini adalah bentuk penghormatan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manisfestasinya sebagai Dewa Baruna yang merupakan penguasa lautan serta  untuk menjaga hubungan antara manusia dengan alam,” terangnya.

Oleh karena itu pihaknya melaksanakan pemantauan untuk memastikan pelaksanaan tradisi Nyepi Segara ini berjalan dengan baik.

Dikonfirmasi melalui seluler, Dandim Klungkung Letkol Inf Suhendar Suryaningrat SH MSi pun membenarkan tentang pelaksanaan tradisi Nyepi Segara ini.

Dirinya menyampaikan bahwa pelaksanaan tradisi ini dimulai dari pukul 06.00 Wita dan berakhir pada esok hari.  “Semua aktifitas laut dihentikan, baik para nelayan maupun aktiftas penyeberangan,” jelasnya.

Dandim menambahkan, tradisi Nyepi Segara ini merupakan wujud syukur dan penghormatan kepada sang pencipta dan laut pada khususnya. Tradisi ini juga merupakan cara warga setempat menetralkan kembali perairan laut.

“Inilah salah satu tradisi di wilayah ini yang terus lestari. Tradisi sebagai wujud persahabatan dan keharmonisan manusia dengan alam, disamping dengan sesama dan sang Penciptanya,” pungkas Dandim. 

wartawan
SUG

Atasi Ancaman Limbah Rumah Tangga Berbahaya, Badung Luncurkan TPSSS-B3 di TPST Mengwitani

balitribune.co.id I Mangupura - Di tengah meningkatnya ancaman limbah berbahaya dari rumah tangga, Pemerintah Kabupaten Badung mengambil langkah konkret dengan meluncurkan Tempat Penampungan Sementara Sampah Spesifik B3 dan Limbah B3 (TPSSS-B3) di TPST Mengwitani, Rabu (3/6/2026). Fasilitas ini menjadi role model yang disiapkan secara khusus untuk menampung limbah rumah tangga berbahaya sebelum dikelola lebih lanjut oleh pihak berizin.

Baca Selengkapnya icon click

Bansos Rp2 Juta untuk Galungan Segera Cair, 82 Ribu KK Masuk Daftar Penerima

balitribune.co.id I Mangupura - Kabar gembira bagi warga Badung yang beragama Hindu. Pasalnya, bantuan sosial (Bansos) hari raya Galungan akan segera dicairkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung.

Saat ini Pemkab melalui Dinas Sosial tengah mempersiapkan penyaluran Bansos tersebut dengan jumlah penerima mencapai lebih dari 82 ribu orang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sungai di Denpasar Dipenuhi Sampah, Pemkot Segera Panggil Kades Lurah

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mengambil langkah cepat menyikapi maraknya fenomena warga membuang sampah ke alur sungai dan drainase. 

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengundang seluruh camat, perbekel (kepala desa), serta lurah dalam rapat koordinasi darurat pekan depan guna memetakan titik rawan pembuangan sampah.

Baca Selengkapnya icon click

Kurangi Kemacetan di Pecatu, Dishub Badung Mulai Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

balitribune.co.id | Mangupura - Guna mengurangi kemacetan di wilayah Desa Pecatu, Kuta Selatan dan sekitarnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Badung telah menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Perubahan arus ini pun berlaku pada pukul 14.00-22.00 Wita yang diterapkan sejak Selasa (2/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaringan Pipa Transmisi Hancur Diterjang Longsor, Perbaikan Menunggu Pipa dari Pabrik

balitribune.co.id I Bangli - Perbaikan jaringan pipa transmisi sumber mata air Gamongan I di Desa Kayubihi Bangli yang hancur akibat tergerus longsor beberapa hari yang lalu butuh waktu yang panjang. Pasalnya untuk pergantian pipa yang hancur masih menunggu datangnya pipa pengganti  dari pabrik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.