Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rossa Hibur Pengungsi di GOR Kubu

pengungsi
HIBUR - Rosa hibur warga pengungsi di Posko GOR Kubu Bangli, Senin (1/1).

BALI TRIBUNE - Penyanyi beken Sri Rossa Roslaina Handayani (39 th) meluangkan waktu untuk menghibur warga pengungsi bencana Gunung Agung di Gor Kubu, Kelurahan Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Senin (1/1).  Kedatangan pelantung tembang"Cerita Cinta” ini disambut antusias warga pengungsi. 

Penyanyi bertubuh munggil ini tiba di posko pengungsian Kubu Bangli sekitar pukul 16.00 wita bersama rombongan PT Patra Jasa. Setibanya di posko pengunsian, Rossa  bersama rombongan disambut dengan tarian sekar jagat, yang nota bene para penari adalah anak-anak di pengungsian. Rossa membuka penampilan dengan lagu Ayat-Ayat Cinta. Beberapa lagu Ia nyanyikan,  salah satu lagu Bali yakni ranger. Rossa dan anak-anak sempat menari bali bersama, diiringi lagu janger. Wajah ceria tampak dari warga pengungsi, dalam kesempatan itu Komandan Posko Komando penangaman bencana Gunung Agung Letkol Cpn Andy Pranoto sempat berduet dengan Rossa membawakan tembang ”Kemesraan”.

Komandan Posko Komando penangaman bencana Gunung Agung Letkol Cpn Andy Pranoto yang juga Dandim 1626/Bangli menyampaikan bila kehadiran Rossa bersama PT Patra Jasa, selain untuk menghibur juga menyerahkan bantuan bagi warga pengungsi.  Bantuan yang diserahkan berupa  bahan makanan dan kebutuhan lainya. Selain itu diserahkan secara simbolis dana sebesar Rp 400 Juta. "Dana tersebut tidak hanya untuk pengungsi di Kabupaten Bangli, namun jumlah tersebut akan dibagi untuk pengungsi dari sekitar 22 desa," sebutnya.

Ia menambahkan, untuk mekanisme pembagian, Letkol Andy masih akan melakukan koordinasi, agar tidak timbul persoalan ke depannya. Dana total Rp 400 juta yang akan dibagi-bagi berasal dari hasil konser amal Rossa dan juga revenue hotel selama kegiatan Konser Amal berlangsung. "Kami sebagai tuan rumah mengucapkan terima kasih, atas bantuan dan dukungan bagi warga pengungsi," kata Letkol Andy.

wartawan
Agung Samudra
Category

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mengenal Tradisi Mbed-Mbedan di Desa Adat Semate Badung, Layaknya Tarik Tambang Tapi Talinya 'Bun Kalot'

balitribune.co.id I Mangupura - Mengawali hari Ngembak Geni atau sehari setelah Hari Raya Nyepi, warga Desa Adat Semate, Kelurahan Abianbase, Kabupaten Badung, Bali, menggelar tradisi Mbed-Mbedan, Jumat (20/3/2026). Tradisi unik yang menyerupai permainan tarik tambang ini diikuti dengan antusias oleh puluhan warga dari berbagai kalangan usia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.