Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

RS Wangaya Tambah Daya Tampung

Bali Tribune/ TINJAU - Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara bersama Pj. Sekda Kota Denpasar I Made Toya saat meninjau RSUD Wangaya berkenaan dengan ketersediaan ruangan isolasI Covid-19 beberapa waktu lalu.



balitribune.co.id | Denpasar  - Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di beberapa wilayah Jawa dan Bali, termasuk Kota Denpasar juga berdampak pada ketersediaan ruangan di RS Rujukan Covid-19. Menyikapi kondisi tersebut RS Wangaya Kota Denpasar  melaksanakan penambahan ruang perawatan bagi pasien Covid-19.
 
Direktur RS Wangaya Kota Denpasar dr. AA Made Widiasa mengatakan, RS Wangaya melaksanakan langkah antisipasi mengingat kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih melonjak. Hal ini dilaksanakan dengan menambah ruang perawatan khusus Covid-19.
 
Dikatakan Widiasa, dari ruang perawatan yang ada saat ini  dilakukan penambahan sebanyak 50 tempat tidur. Sehingga saat ini jumlah daya tampung ruang rawat pasien Covid-19 di RSUD Wangaya menjadi 123 tempat tidur atau 68,33 persen dari total keseluruhan 180 tempat tidur. 
 
"Kami kembali melakukan konversi beberapa ruangan untuk menjadi ruangan isolasi khusus perawatan pasien Covid-19," jelasnya, Minggu (25/7).
 
Pun demikian lanjut Widiasa, meski beberapa ruangan dikoversi menjadi ruang isolasi, perawatan untuk pasien non Covid-19 masih tetap dilaksanakan dengan maksimal.
 
Pihaknya berharap dengan penambahan ruang isolasi khusus Covid-19 ini dapat mendukung penanganan maksimal bagi pasien Covid-19 di Kota Denpasar.
 
"Untuk kasus non Covid-19 masih tetap dilaksanakan, dan kami berharap dengan adanya penambahan ruangan ini mampu mendukung upaya penanganan Covid-19 di Kota Denpasar," harapnya.
wartawan
YAN
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.