Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

RSUP Sanglah Kirim Tim Medis Tahap II

Tim medis RSUP Sanglah saat menangani korban gempa di lokasi gempa Desa Santong, Lombok Utara.

BALI TRIBUNE - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar kembali memberangkatkan tim medis gelombang II ke lokasi bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (8/8) malam. Tim medis gelombang II ini menggantikan tim I yang telah bertugas di Lombok sejak Senin (6/8).  Kasubbag Humas RSUP Sanglah, I Dewa Ketut Kresna yang ikut dalam rombongan dikonfirmasi Bali Tribune via telepon kemarin sore menjelaskan, tim medis gelombang II ini terdiri dari 15 orang, diantaranya dokter spesialis bedah, dokter anestesi, perawat dan staf menegement. Dan mulai kemarin tim medis RSUP Sanglah telah melanjutkan pelayanan medis sampai Sabtu (14/8) besok. "Gelombang ke dua ini bertugas sampai hari Sabtu ini," ungkapnya. Dijelaskan Dewa Kresna, tim RSUP Sanglah sebagai pioneer di tempat terjauh dari kota, yaitu di pusat gempa di Desa Santong, Lombok Utara. Saat tim I datang, Puskesmas belum beroperasi karena hanya ada satu dokter umum dan beberapa perawat. Kemuadian datang tim medis RSUP Sanglah dengan kekuatan,  dokter spesialis bedah anastesi,  perawat, obat - obatan, tenda dan staf penunjang lainnya. Selanjutnya tim membangun Rumah Sakit (RS) lapangan dengan tenda. "Kemudian berangsur - angsur pelayanan kepada pasien dilakukan seperti reposisi fraktur, rawat luka dan jahit luka. Pasien dominan luka terbuka dan patah tulang. Ada sejumlah pasien yang mendapat perawaran awal kemudian dirujuk ke RS ppropinsi di Mataram karena kondisi mereka cukup parah," terangnya. 

wartawan
Redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.