Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

RSUP Sanglah Siap Terima Pasien Korban Gempa

Dirut RSPU Sanglah, dr.I Wayan Sudana (kiri) dan Direktur Medik, Dr. dr. I Ketut Sudartana.

BALI TRIBUNE - Terkait terjadinya gempa di Lombok, Nusa Tengara Barat (NTB),  Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah sebagai Rumah Sakit terbesar dan sebagai pusat rujukan di Bali - Nusa Tenggara (Nusra) siap memberikan bantuan medis kepada para korban gempa. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama RSUP Sanglah, dr I Wayan Sudana,  M. Kes kemarin. "Kita sebagai tetangga terdekat dari Lombok, siap memberikan bantuan pelayanan medis bagi para korban gempa yang tidak bisa ditangani di Lombok. RSUP Sanglah siap menerima pasien rujukan dari Lombok dan siap pula mengirimkan tim medis bila diperlukan," ujar Sudana.   Sementara itu Direktur Medik dan keperawatan RSUP Sanglah, Dr. dr I Ketut Sudartana, Sp. B-KBD menjelaskan, kesiapan RSUP Sanglah mengantisipasi pasien yang dirujuk dari Lombok. RSUP Sanglah telah menyiapkan tim medis dan tim penunjang yang akan melayani bila ada rujukan pasien yang dikirim ke RSUP Sanglah. Mulai dari okter,  perawat, ruangan rawat inap, farmasi telah disiagakan untuk mengantisipasi rujukan pasien dari Lombok.  RSUP Sanglah juga telah menyiapkan Tim Disaster yang akan dikirim ke Lombok bila memang dibutuhkan. "Tim Disaster kita telah siap bila sewaktu waktu dibutuhkan. Tim ini terdiri dari dr bedah, anestesi, perawat dan tim penunjang lainnya. Tim ini telah berpengalaman menangani disaster di berbagai kejadian di Indonesia, mulai dari Tsunami Aceh,  Gunung Semeru dan gempa Yogya," terangnya. Dikatakan Sudartana, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Lombok namun belum ada korban yang akan dirujuk ke RSUP Sanglah atau permintaan tenaga medis. "Saat ini mereka sedang mendata korban. Kemungkinan besok (hari ini - red) akan dikabari, apakah kemungkinan ada tidaknya yang akan dirujuk ke RSUP Sanglah," ujarnya. 

wartawan
Redaksi
Category

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Melakukan Penyesatan Proses Peradilan, 12 Advokat PH Made Daging Dipolisikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak 12 advokat tim Penasehat Hukum (PH) eks Kepala Kanwil Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging dilaporkan ke Mapolda Bali atas dugaan Tindak Pidana Penyesatan Proses Peradilan dan/atau Tindak Pidana Sumpah Palsu dan/atau Tindak Pidana Pemalsuan Surat, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 278 dan/atau Pasal 291 dan/atau Pasal 391 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

3.197 Penumpang Gagal Terbang ke Timur Tengah, Imigrasi Layani Izin Tinggal Keadaan Terpaksa

balitribune.co.id I Kuta - Sebanyak 15 penerbangan rute internasional (8 keberangkatan dan 7 kedatangan) mengalami pembatalan atau penyesuaian jadwal penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, hingga Senin, 2 Maret 2026. Pembatalan ini dampak dari  penutupan ruang udara di sejumlah negara di Timur Tengah.

Baca Selengkapnya icon click

Tingkat Utamaning Utama, Palebon Ida Bhagawan Blebar Gunakan Sarana Naga Banda

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 78 Tahun pelebon langka kembali dipersembahkan di Puri Agung Gianyar atas berpulangnya Ida Bagawan Blebar Gianyar yang saat walaka bernama AA Gde Agung Bharata. Oleh pasemetonan Manggis Kuning, prosesi "Pelebon Raja Dewata" merupakan persembahan terakhir untuk Panglingsir yang juga seorang Dwijati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.