Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sambut Natal, Telkomsel Berbagi Bersama 5.000 Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di 4 Kota

bersama Jajaran Manajemen Telkomsel ketika memberikan paket sembako murah untuk kaum dhuafa di GKPB Jemaat Widhi Satya Bali, Kamis (20/12). Telkomsel berbahagia dapat berbagi kasih dan sukacita bersama masyarakat khususnya bagi umat Kristiani yang merayakan. Kegiatan ini merupakan wujud syukur Telkomsel atas pencapaian perusahaan dan kami berharap bantuan tersebut memberikan manfaat bagi anak-anak dan yayasan yang menaunginya, serta bagi masyarakat luas.

BALI TRIBUNE - Menyambut Hari Raya Natal 2018, Telkomsel menggelar rangkaian kegiatan kepedulian sosial di empat kota, yakni Tangerang Selatan (6 Desember 2018), Palangkaraya (10 Desember 2018), Lampung (13 Desember 2018), dan Denpasar (20 Desember 2018). Dalam kegiatan tersebut, Telkomsel menyerahkan perlengkapan kebutuhan anak kepada 2.500 anak yatim/piatu atau kurang mampu melalui berbagai yayasan sosial, bantuan sosial untuk yayasan/panti asuhan, memberikan paket sembako murah untuk 2.500 kaum dhuafa, serta melaksanakan kegiatan bersih-bersih bersama di yayasan dan gereja yang berada di sekitar lokasi operasional Telkomsel. Direktur Sales Telkomsel Sukardi Silalahi mengatakan, “Telkomsel selalu berupaya untuk menghadirkan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi masyarakat seluas-luasnya. Oleh karenanya, dalam menyambut momentum hari raya Natal 2018 ini,  kami berbahagia dapat berbagi kasih dan sukacita bersama masyarakat khususnya bagi umat Kristiani yang merayakan. Kegiatan ini merupakan wujud syukur kami atas pencapaian perusahaan dan kami berharap bantuan tersebut memberikan manfaat bagi anak-anak dan yayasan yang menaunginya, serta bagi masyarakat luas.” Lebih lanjut Sukardi menambahkan, kegiatan kepedulian sosial ini merupakan bagian dari komitmen Telkomsel dalam mewujudkan good corporate citizenship sebagai perusahaan yang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. “Seiring dengan kepedulian melayani pelanggan dan industri telekomunikasi sebagai bisnis utama, Telkomsel berkomitmen untuk memberi nilai tambah pada masyarakat dan lingkungan yang selalu menjadi bagian dari kemajuan Telkomsel,” jelas Sukardi. Dalam kegiatan sosial tersebut, jajaran direksi dan manajemen Telkomsel turun langsung untuk menyerahkan santunan kepada masyarakat di Panti Asuhan Pintu Elok Tangerang Selatan, Gedung Palampang Tarung Palangkaraya, Rumah Retret Laverna Lampung, dan Panti Asuhan Sidhi Astu Bali. Selain menyerahkan bantuan sosial, karyawan Telkomsel juga turun tangan dalam melakukan edukasi pemanfaatan internet secara bijak, aman, inspiratif, dan kreatif (#internetBAIK) di empat lokasi dan melakukan kerja bakti untuk membersihkan yayasan atau gereja bersama komunitas masyarakat di 4 area di Indonesia. Momen kegiatan kepedulian sosial tersebut juga dimanfaatkan jajaran direksi dan manajemen Telkomsel untuk memastikan kesiapan jaringan dan pelayanan Telkomsel. Kegiatan ini dilakukan untuk menjamin kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi pada periode Natal dan Tahun Baru, di mana umumnya terjadi lonjakan trafik layanan dibandingkan hari biasa. Saat ini Telkomsel telah melayani lebih dari 168 juta pelanggan secara nasional. Layanan Telkomsel didukung 184.000 base transceiver station (BTS), termasuk di antaranya lebih dari 132.000 BTS broadband (3G/4G) untuk menghadirkan kenyamanan dalam menggunakan layanan data. Adapun jumlah pelanggan Telkomsel di Area Jawa Bali lebih dari 40 juta pelanggan dan didukung oleh lebih dari 30.000 BTS broadband (3G/4G). Sementara jumlah pelanggan Telkomsel di wilayah Bali dan Nusa Tenggara lebih dari 8 juta pelanggan dan didukung oleh lebih dari 7.000 BTS broadband (3G/4G). 

wartawan
redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.