Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Satu Petinju Didegradasi

petinju
Maryoto Subekti

Denpasar, Bali Tribune

Tio Pilo Bahari didegradasi dari skuat tinju PON Bali lantaran berbagai tindakan indispliner selama TC Desentralisasi. Hal ini disampaikan Sekum Pengprov Pertina Bali Made Subagiadnya seusai bertemu Waketum KONI Bali, Maryoto Subekti, Selasa (19/7) di KONI Bali.

“Nasib Tio berada di tangan KONI Bali, ini semua (degradasi) tidak lepas dari hasil rekam jejak Tio yang buruk. Mulai dari ia yang hanya sekali mengikuti tes fisik, latihan pengembangan karakter yang dilakukan oleh KONI Bali yang tidak pernah hadir, sampai dengan latihan yang tidak ada bersama tim,” ujar Subagiadnya.

Pengprov Pertina Bali, sebut dia, menyerahkan sepenuhnya masalah adik kandung petinju kondang Pino Bahari ini kepada KONI Bali. “Apa mungkin seorang atlet bisa juara jika dia tidak pernah latihan,” bebernya dengan nada tanya.

Ia menjelaskan, tim pelatih sudah sempat bertanya kepada sang kakak (Pino Bahari) mengenai adiknya tersebut, tetapi Pino tidak bisa memberikan komentar apapun.”Artinya kan sudah tidak ada keseriusan dan kami sudah tidak bisa menangani dia. Namanya desentralisasi, pasti berlatih bersama dengan tim. Tapi ini kok tidak,” ungkap Subagiadnya.

Untuk itu, KONI Bali memutuskan untuk mendegradasi petinju tersebut dari kontingen PON Bali. Itu artinya, Tio sudah tidak bisa membela Bali di PON mendatang. “Saya garis bawahi, ini bukan pencoretan atau pemecetan,” ungkapnya.

Selain itu, ada satu cabor lagi yang dipanggil KONI Bali yaitu catur. Cabor catur dalam catatan KONI Bali, hampir seluruh atletnya tidak pernah mengikuti tes fisik dan mengikuti pengembangan karakter. Bahkan, di tes fisik ketiga akhir Juni lalu, seluruh atletnya tidak hadir. Kemarin pun, 11 atlet catur juga turut dipanggil KONI Bali.

Mereka adalah Suyud Hartoyo, Maya Audia, Elizabeth Musung, Pafdi Kusnan, Laksana Agusta, Hana Apriliana, Era Susanti, Katherine Venica Anthony, Gracelia Pamesthi Samekto, dan Octo Dami.

Menurut Suyud Hartoyo, tidak hadirnya beberapa atlet catur dalam agenda KONI Bali disebabkan karena para atlet tidak berdomisili di Bali. “Ada dua di Jakarta dan empat di Surabaya. Jadi kalau ke Bali kan terbentur anggaran juga,” ungkapnya saat mediasi dengan Maryoto Subekti.

Alasan ini dirasa cukup aneh karena para atlet catur tidak melakukan pemusatan latihan. Bahkan, KONI Bali tidak mengetahui metode latihannya seperti apa. Alasan lainnya adalah para atlet tidak mendapatkan pemberitahuan terkait adanya tes fisik dan pengembangan karakter selama ini.

Waketum KONI Bali, Maryoto Subekti menjelaskan, jika memang latihan tidak dilakukan di Bali, sebaiknya para atlet melalui tim pelatih atau pengurus untuk memberitahukan hasil latihan seperti apa dan metode yang dilakukan seperti apa.

“Kami menginginkan data-data yang akurat. Kami tidak ingin juga mendegradasi atlet tanpa sebab. Kami tidak ingin seperti itu. Dan juga jangan sampai hilang komunikasi,” ungkapnya.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

9 Pelanggar Perda Disidang, PKL dan Pembuang Sampah Kena Denda

balitribune.co.id I Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menggelar sidang tindak pidana ringan (Tipiring) terhadap sembilan pelanggar Peraturan Daerah (Perda) di Kantor Camat Kuta, Senin (11/5/2026).

Kepala Satpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan, mayoritas pelanggar yang disidangkan merupakan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar.

Baca Selengkapnya icon click

Kunjungan Wisatawan ke Badung Naik, Adi Arnawa Warning Ancaman Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - Lonjakan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Badung di awal 2026 menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Di tengah tren positif pariwisata, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa justru mewanti-wanti ancaman sampah yang dinilai bisa merusak citra destinasi wisata Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Kukuhkan Pengurus Badung Peduli Kecamatan Mengwi

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri acara pengukuhan pengurus Badung Peduli Kecamatan Mengwi. Kegiatan ini merupakan langkah resmi jajaran Pengurus Badung Peduli dalam memperluas jangkauan gerakan sosial di wilayah Kecamatan Mengwi. Acara ini berlangsung di Wisata Kuliner Payuk Jakan, Jl.

Baca Selengkapnya icon click

Tips Kelola Sampah ala Ketut Widastra: Jangan Persulit Diri, Mulai dari Rumah

balitribune.co.id | Tabanan - Penerapan Surat Edaran (SE) Bupati Tabanan Nomor 07/DLH/2026 tentang Percepatan Pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Tabanan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari warga Banjar Bengkel Gede, Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, I Ketut Widastra, yang menilai pengelolaan sampah harus dimulai dari perubahan pola pikir masyarakat terhadap sampah itu sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.