Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sehari, Bupati Suwirta Hadiri Belasan Piodalan

Bupati Suwirta bersama Nyonya nunas wangsuh pada Ida Bhatara saat hadir dalam pelaksanaan ritual Piodalan di salah satu Pura di Klungkung baru-baru ini.

BALI TRIBUNE - Seolah tak mengenal rasa lelah, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri pelaksanaan ritual di 13 Pura. Uniknya, kunjungan itu dilakukannya dalam satu hari. Didampingi Nyonya, Bupati Suwirta saat hadir pada pelaksanaan ritual Piodalan di Pura Puseh dan Baleagung Desa Pakraman Minci Klungkung,Selasa (15/1) malam lalu mengatakan, kehadirannya ke pelaksanaan ritual keagamaan merupakan wujud komitmennya selaku pimpinan wilayah. “Kegiatan ini adalah murni saya lakukan sebagai wujud bakti dan pengabdian saya selaku Kepala Pemerintah Daerah Kabupaten Klungkung sebagaimana komitmen yang pernah saya sampaikan saat melaksanakan simakrama beberapa waktu lalu,”tegasnya. Saat rahina Anggarkasih Medangsia itu, sedikitnya 13 lokasi upacara dikunjungi oleh Bupati Suwirta. Adapun lokasi dimaksud diantaranya, Pujawali di Pura Puseh dan Baleagung Desa Pakraman Minci, Pura Sad Kahyangan Goa Lawah, Pura Dalem Bugbugan Desa Pakraman Gelgel, Pura Dalem Tegal Besung Desa Besang, Pura Paibon di Desa Aan, Pura Dalem Desa Tegak Selat, Pura Pujut Gempel Ds Kusamba, Pura Dalem Desa Pakraman Gunung Rata Desa Getakan, Pura Dalem Penasan Desa Pakraman Penasan, Pura Dalem Gede serta 2 Merajan Dadia di Desa Pakraman Aan. Selain mengikuti persembahyangan, pada kehadirannya itu Bupati Suwirta juga berkesempatan mengukuhkan awig-awig Desa Pakraman Minci. Selama melaksanakan perjalanan spiritual hingga larut malam itu, Bupati Suwirta menyaksikan berbagai tradisi unik serta tarian-tarian sakral. Salah satunya adalah, tradisi berkesenian di Pura Dalem Desa Adat Tegak. “Saya tidak menyangka dapat melihat berbagai atraksi tarian sakral dan cukup unik dan, ini adalah yang pertama kalinya saya lihat,” ucapnya. Atas kondisi tersebut, Bupati Suwirta menyatakan akan melakukan inventarisasi guna pelestarian tradisi serta kesenian sakral dimaksud. “Akan segera saya perintahkan Dinas Kebudayaan untuk melakukan inventarisasi sejumlah tarian sakral ini sehingga kita akan tahu kekayaan budaya yang Klungkung miliki,” terangnya. “Ini belum semua desa yang saya kunjungi, kedepan pasti makin banyak lagi tradisi dan kesenian unik yang akan saya temui,”imbuh Suwirta.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.