Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Selain Pantai Kuta, Double Six Pilihan untuk Bersantai

Bali Tribune/ Suasana di Pantai Double Six
balitribune.co.id | Kuta - Selain Pantai Kuta, Pantai Double Six sangat cocok untuk melakukan aktivitas rekreasi seperti bersantai, bermain air hingga latihan surfing. Sebagai lokasi bersantai, di pantai ini terdapat banyak beach cafe yang menyediakan kursi pantai dan payung warna-warni.
 
Salah seorang pemilik usaha penyewaan payung pantai, Ngurah Widana beberapa waktu lalu mengatakan Pantai Double Six ini menjadi salah satu pantai yang sering dikunjungi oleh wisatawan asing. "Khususnya bagi wisatawan yang ingin suasana pantai yang tenang, karena Pantai Double Six jauh lebih tenang dibandingkan dengan Pantai Kuta," ucapnya. 
 
Menurut dia, bersantai di Pantai Double Six menjadi aktivitas favorit wisatawan saat siang hari. Biasanya wisatawan bersantai dengan cara berjemur sembari melakukan beberapa aktivitas, seperti membaca buku atau hanya tiduran.
 
Namun ketika sore hari diceritakan Widana, wisatawan akan melanjutkan aktivitasnya untuk melihat panorama sunset. "Karena pantai ini merupakan salah satu spot untuk menikmati panorama matahari terbenam," kata Widana. 
 
Selain nongkrong menikmati minuman dan makanan, berselancar ataupun hanya sekadar bermain-main pasir di pantai pun kerap dilakukan para pengunjung. "Karena ombak di pantai ini cukup besar, sehingga cocok untuk berselancar," terangnya. 
 
Dia mengatakan, untuk aktivitas surfing ini, wisatawan yang tidak membawa papan surfing tidak perlu khawatir karena di pantai ini juga terdapat penyewaan papan surfing. Bahkan di pantai ini juga ada tempat kursus surfing seperti di pantai-pantai lainnya di kawasan Kuta.
 
"Waktu terbaik untuk surfing adalah sekitar jam 8 pagi, karena ombaknya masih cukup tinggi dan bagus untuk berselancar. Selain itu, wisatawan yang menginap di sekitar Pantai Double Six ini juga sering menggunakan pantai ini sebagai lokasi jogging di pagi hari," jelasnya. 
 
Kemudian sore hari setelah pukul 14.00 juga merupakan waktu yang sangat nyaman untuk bermain surfing karena pada jam tersebut kondisi ombak sangat mendukung untuk aktivitas surfing. (u)
wartawan
Ayu Eka Agustini

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.