Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Selama Latihan PKD di Ngurah Rai Akan Terjadi Delay 20 Menit

Arie Ahsanurrohim

 BALI TRIBUNE - Selama pelaksanaan latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Dirgantara Raharja PT. Angkasa Pura I (Persero) ke-101 ini akan sedikit berdampak pada penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. "Kita sudah mengajukan Notam untuk bandara Aerodrome Close itu pukul 10.10 sampai 10.30 Wita. Itu tidak akan mengganggu operasional penerbangan secara umum. Tapi pasti akan berdampak delay 2 sampai 3 pesawat saja pada Kamis 13 Desember 2018," ucap Communication & Legal Section Head Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim saat konferensi pers di bandara setempat, Tuban, Badung, Senin (10/12). Hal ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2001 tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan, Surat Direktur Operasi PT. Angkasa Pura I (Persero) Nomor AP.I.4441/OB.03.04/2018-B tanggal 22 Agustus perihal Penetapan Pelaksanaan PKD, serta Airport Security Program PT. Angkasa Pura I (Persero). Pelaksanaan latihan PKD ini ditujukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dan fasilitas bandar udara (bandara) terhadap segala jenis situasi darurat yang dapat terjadi dan mengancam kegiatan operasional penerbangan dan pelayanan terhadap pengguna jasa. General Manager PT. Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi memaparkan, pelaksanaan latihan PKD akan dimulai pada Rabu 12 Desember 2018 dengan dilaksanakan latihan simulasi table top. Simulasi latihan yang dilaksanakan dalam table top adalah miniatur dari latihan PKD yang akan dilaksanakan keesokan harinya. Setelah dilaksanakan simulasi latihan table top, akan dilaksanakan latihan PKD pada Kamis, 13 Desember 2018 yang akan mengambil tempat di beberapa lokasi di kompleks bandara. Adapun teknis pelaksanaan akan menggunakan beberapa skenario latihan yang akan melibatkan simulasi aksi penanggulangan situasi darurat yang mengancam keamanan bandara dan keselamatan penerbangan.  "elaksanaan kegiatan ini dimaksudkan bukan untuk melihat kelebihan. Justru, dengan adanya latihan ini, akan terlihat celah dan kelemahan dalam SOP, sehingga dapat disempurnakan lagi," terang Yanus. Pelaksanaan latihan ini juga akan melibatkan berbagai instansi, berkisar dari instansi komunitas bandara, antara lain airline, Airnav, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan serta beberapa instansi eksternal dalam bidang keamanan, meliputi TNI Angkatan Udara dan Tim Gegana Polda Bali. Latihan PKD juga turut ditujukan untuk menguji response time koordinasi yang tertuang dalam standard operating procedure (SOP) dalam Airport Emergency Plan (AEP) antara personel bandara dengan instansi eksternal yang tergabung dalam Airport Emergency Committee (AEC) jika terjadi keadaan darurat. Kegiatan tersebut ditegaskan tidak mengganggu operasional penerbangan. "Operasional penerbangan tetap berjalan. Latihan yang akan kami laksanakan Kamis depan tidak akan mengganggu kegiatan operasional bandara. Latihan hanya akan sedikit berdampak pada operasional, tetapi tidak sampai menimbulkan gangguan terhadap waktu penerbangan pesawat," tegas Yanus. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Airnav, melalui penerbitan NOTAM terkait penutupan sementara runway untuk kegiatan ini. "Penutupan runway yang dilaksanakan mulai pukul 10.10 Wita sampai dengan 10.30 Wita ini dipilih karena pada jam ini, operasional pesawat udara adalah yang paling sedikit. Sehingga tidak akan mengganggu operasional penerbangan,” bebernya.  Penyelenggaraan PKD ke-101 itu merupakan penutup dari rangkaian penyelenggaraan latihan PKD yang diselenggarakan di tahun 2018. Selama tahun 2018, dilaksanakan sebanyak tujuh latihan PKD di bandara yang dikelola oleh PT. Angkasa Pura I (Persero). Dimulai dengan PKD ke-95 pada Maret di Bandar Udara Internasional Juanda - Surabaya, dan dilanjutkan dengan PKD ke-96 di Bandar Udara SAMS Sepinggan - Balikpapan pada bulan April. Berturut-turut dari bulan Agustus hingga November, pelaksanaan dilaksanakan berurutan di Bandar Udara Sam Ratulangi - Manado, Bandar Udara Ahmad Yani - Semarang, Bandar Udara Adi Soemarmo - Surakarta, dan Bandar Udara El Tari - Kupang.   Dalam lingkup bandara yang dikelola oleh PT. Angkasa Pura I (Persero), latihan tersebut diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Terakhir kali dilaksanakan pada tahun 2016 lalu, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai dinilai sukses dalam menyelenggarakan latihan PKD. Sebagai bandara terbesar yang dikelola oleh PT. Angkasa Pura I (Persero), dan salah satu tersibuk serta terbesar di Indonesia, diperlukan personel yang cakap dan tangkas dalam menjalankan tanggung jawab penyelenggaraan situasi keamanan dan keselamatan penerbangan.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Honda Racing Team Unjuk Gigi di Sirkuit Chang

balitribune.co.id | Jakarta - Astra Honda Racing Team (AHRT) konsisten tampil kencang dan kompetitif di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Menghadapi tantangan yang semakin berat di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, pada 9–10 Mei 2026, para pebalap AHRT mampu menunjukkan performa impresif di tiga kelas yang diikuti.

Baca Selengkapnya icon click

Ni Luh Made Pradnya Dewi, Siswi SMK dari Tabanan Wakili Bali ke Paskibraka Nasional

balitribune.co.id | Tabanan - Kabupaten Tabanan kembali menorehkan prestasi dalam seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Dari 10 peserta yang mengikuti seleksi tingkat Provinsi Bali dan pusat, satu orang berhasil lolos seleksi ke tingkat nasional, sementara peserta lainnya bertugas di tingkat provinsi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Asah Skill Siber, SMKN 2 Tabanan Menang Seleksi Junior Sentinel Challenge

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Pemerintah Provinsi Bali menggelar kegiatan seleksi finalis Junior Sentinel Challenge (JSC) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Tabanan pada Senin, (11/5/2026) bertempat di Ruang Rapat Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dampingi TP Pembina Posyandu Prov. Bali Lakukan Aksi Nyata dari Desa untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Tabanan - Energi kolaborasi kembali digaungkan dari pelosok desa. Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, mengawal langsung pelaksanaan Aksi Sosial “Membina dan Berbagi” ke-9 tahun 2026 Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali yang digelar secara roadshow di dua desa di Kabupaten Tabanan, Senin (11/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.