Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Seluruh Pasien Covid-19 di RSU Klungkung Sembuh, Apa Rahasianya?

Bali Tribune / SEMBUH - pPasien Covid-19 nomor 7 asal Pesinggahan, Dawan dipulangkan karena sudah dinyatakan sembuh, Kamis (14/5)
balitribune.co.id | Klungkung - Seluruh pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum (RSU) Klungkung dinyatakan sembuh. Pasien terakhir yang dinyatakan sembuh yakni pasien Covid-19 nomor 7 dengan inisial KS (28) asal Pesinggahan, Dawan, Kamis (14/5). Pasien ini dipulangkan karena sudah dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan selama 6 hari sejak tanggal 8 Mei. Dari hasil pemeriksaan swab terakhir yaitu tanggal 10 dan 12 Mei dinyatakan negatif. 
 
Dirut RSUD Klungkung dr Nyoman Kesuma, Jumat (15/5) mengatakan,  saat ini RSU Klungkung tidak ada lagi merawat pasien Covid-19. “Saat ini semua pasien PDP dan positif Covid-19 sudah dipulangkan. Itu yang terakhir pasien asal Pesinggahan sudah sembuh berkat kerja keras dan kerja ikhlas dari semua pihak sehingga semua pasien di RSUD Klungkung bisa ditangani tuntas dan saat ini nihil pasien Covid-19,” ujarnya sumringah.
 
Dirinya berharap dengan tingkat kesembuhan yang tinggi dimana 100% pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUD Klungkung sembuh, pandemi Covid-19 ini bisa segera berlalu sehingga semuanya bisa kembali normal seperti sedia kala. "Saat ini semua pasien Covid- 19 di RSUD Klungkung berhasil disembuhkan. Selain merawat pasien positif Covid- 19, sebelumnya RSUD Klungkung juga merawat 72 PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang semuanya juga telah sembuh," ujarnya. 
 
Menurut dr Nyoman Kesuma, prestasi ini  berkat kerja keras dan kerja ikhlas dari semua pihak, sehingga semua pasien di RSUD Klungkung bisa ditangani dengan baik. Dengan tingkat kesembuhan pasien mencapai 100% ini, diharapkan pandemi Covid-19 bisa segera berlalu sehingga semuanya bisa kembali normal.
 
dr I Nyoman Kesuma juga mengungkapkan, pasien Covid-19 di RSUD Klungkung rata-rata menjalani perawatan selama 7 sampai 10 hari. Pasien akan dirawat di ruang isolasi khusus pasien Covid-19.
 
Setiap pasien yang baru masuk, diperciki tirta dari Pura Usadha Siddhi RSUD Klungkung yang dilakukan oleh petugas jaga. Jika kondisinya baik, terapinya sesuai standar dengan asupan gizi dan vitamin untuk meningkatkan imunitas disertai terapi supportif sesuai keluhan.
“Jika dipandang perlu, pasien juga diinfus dan terapi oksigen,” ungkap dr Nyoman Kesuma.
 
Semasa perawatan, pasien rutin diperiksa tanda-tanda vital selama 3 kali sehari, yakni pagi, siang, dan sore. Diberikan pula makanan dengan gizi tinggi dan air mineral yang cukup. Bagi pasien yang hasil swabnya belum keluar, dirawat sendiri dalam satu kamar. Sedangkan yang hasil swabnya sama, bisa digabung.
“Dokter spesialis juga melakukan visit minimal sekali sehari dan monitor perkembangan pasien melalui laporan dalam grup WA tim Covid-19. Sementara petugas medis selain APD lengkap, juga rutin dilakukan rapid test untuk memastikan tidak terpapar virus Covid 19 ini,” pungkasnya. 
 
Pasien KS asal Pesinggahan yang sempat ditanya terkait dengan kesannya selama dirawat di RSUD Klungkung menyampaikan rasa hormat dan trimakasihnya kepada petugas dalam menangani pasien khususnya Covid-19  dan dirinya.
wartawan
I Ketut Sugiana
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.