Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Semeton GMT Kembali Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Di Lereng Gunung Agung

Bali Tribune/ BANTUAN - Semeton GMT serahkan bantuan sembako kepada warga tiga dadia di lereng Gunung Agung.
Balitribune.co.id | Amlapura - Merespon kesulitan yang tengah dialami oleh warga yang tinggal di lereng Gunung Agung, para relawan Semeton GMT kembali turun guna menyerahkan bantuan ratusan paket sembako kepada warga tiga dadia yang tinggal di lereng Gunung Agung. Bantuan sembako yang disalurkan oleh keluarga besar GMT kali ini, untuk melanjutkan penyaluran bantuan yangtelah dilaksanakan sebelumnya, dimana masih ada sejumlah dadia yang belum tersaluri bantuan GMT.
 
“Tadi kami bersama relawan kembali bergerak untuk membagikan bantuan sembako kepada warga di tiga dadia yang tinggal di lereng Gunung Agung. Ini untuk melanjutkan penyaluran bantuan yang telah kita lakukan sebelumnya. karena ada beberapa dadia yang belum menerima bantuan, dan kami upayakan agar semua bisa tersaluri bantuan sembako dari GMT,” ujar Koordinator Lapangan Semeton GMT, I Gusti Ngurah Gede Subagiartha, Rabu (12/8).
 
Bantuan kali ini disalurkan kepada Dadia Tangkas dan Dadia Pasek di Banjar Dinas Tanah Aron serta Dadia Pasek Tohjiwa di Banjar Dinas Komala, Desa Buana Giri, Kecamatan Bebandem, Karangasem. Guna mengindari kerumunan warga, bantuan diserahkan secara simbolis oleh I Gusti Ngurah Gede Subagiartha bersama I Ketut Susinta yang juga anggota DPRD Karangasem dari Fraksi Nasdem, dan diterima oleh perwakilan dari masing-masing dadia.
 
“Pandemi Covid 19 yang terjadi hingga saat ini, memang cukup menyulitkan warga dari sisi ekonomi, karena belum banyak warga yang bisa bekerja utamanya para tukang dan buruh bangunan, karena proyek saat ini masih sepi,” ungkap I Gusti Ngurah Gede Subagiartha yang juga Ketua Fraksi Nasdem DPRD Karangasem ini.
 
Pihaknya berharap, bantuan yang disalurkan ini bisa bermanfaat dan bisa membantu meringankan beban ekonomi yang tengah dihadapi oleeh warga utamanya yang tinggal dilereng Gunung Agung. Paling tidak bisa untuk memenuhi kebutuhan pangan selama beberapa hari kedepan. Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mempersilahkan kepada warga atau dadia yang belum menerma bantuan Sembako  dari GMT untuk segera menyampaikan usulan bantuan tersebut ke Sekretariat GMT.
 
Sebelumnya, pada 2 Agustus lalu, Semeton GMT juga telah menyalurkan sebanyak 747 paket bantuan sembako untuk disalurkan kepada warga 21 Dadia di Banjar Komala, banjar Linggasana dan Banjar Tanah Aron, Desa Buana Giri, Kecamatan Bebandem. 
wartawan
Husaen
Category

Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali, Perkuat Sinergi Aksi Berbelanja dan Berbagi untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Bangli - Komitmen TP PKK Kabupaten Tabanan dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang digagas TP PKK Provinsi Bali kembali ditunjukkan melalui kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click

Video Syur Guru PPPK Viral, Polisi Buru Mantan Suami

balitribune.co.id I Negara - Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan rekaman video pribadi seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Jembrana mendadak viral dan menjadi perbincangan publik. Dalam hitungan jam, video berdurasi sekitar empat menit lebih itu menyebar luas, memicu beragam reaksi dari warganet.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Hadiri Tiga Pujawali di Darmasaba, Tegaskan Penguatan Infrastruktur dan Keamanan Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rangkaian tiga kegiatan Pujawali di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (7/7/2026). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam melestarikan adat sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Pekerjakan LC Dibawah Umur, Pemilik Kafe Terancam 15 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Negara - Di balik gemerlap lampu dan hingar-bingar musik tempat hiburan malam, tersimpan kisah yang seharusnya tidak dialami seorang remaja berusia 16 tahun. Jauh dari kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, gadis berinisial TW justru berakhir menjadi Lady Companion (LC) atau pemandu lagu di sebuah kafe di Kabupaten Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.